10 Manfaat Buah Pepaya Untuk Kesehatan dan Kecantikan

Pepaya adalah jenis tanaman buah ini sangat banyak dipelihara. Pohon pepaya sering sekali kita jumpai disetiap pekarangan rumah warga di Indonesia. Buah pepaya yang enak dinikmati dalam suasana apapun. Dari pepaya yang masih muda sampai yang sudah matang, dapat dinikmati sebagai kuliner yang sangat menggugah selera. Dibalik itu semua, pepaya memang baik dikonsumsi karena khasiatnya juga berlimpah.

Kandungan Gizi Pepaya

Satu buah pepaya dengan ukuran sedang, mengandung sekitar 120 kalori, 30 gram karbohidrat (di dalamnya terdapat 5 gram serat dan 18 gram gula) dan 2 gram protein. Pepaya merupakan sumber yang sangat baik dari vitamin C dan satu buah pepaya, memberikan 224% dari kebutuhan harian. Kandungan pepaya lainnya terdiri dari :

manfaat pepaya

  • folat
  • vitamin A
  • magnesium
  • tembaga
  • asam pantotenat
  • fiber.3
  • vitamin B
  • alfa
  • beta karoten
  • lutein
  • zeaxanthan
  • vitamin E
  • kalsium
  • kalium
  • vitamin K
  • lycopene (antioksidan yang paling sering dikaitkan dengan manfaat tomat)

Mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran dari berbagai jenis, telah lama dikaitkan dengan penurunan risiko berbagai kondisi kesehatan yang berkaitan dengan gaya hidup. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi makanan nabati seperti pepaya, mengurangi risiko kesehatan, bahkan mendukung kecantikan kulit seperti berikut :

1. Anti inflamasi

Manfaat papaya bagi penderita arthritis, osteoporosis, edama dapat menghilangkan rasa sakit karena enzim anti inflamasi yang terkandung pada pepaya. Enzim tersebut juga memiliki sifat mencegah kanker.

2. Menguatkan sistem imun

Vitamin C dan vitamin A yang diproduksi dalam tubuh. Senyawa beta karoten yang terdapat dalam pepaya, diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari dalam. Oleh karena itu, pepaya mungkin menjadi pilihan buah yang sehat untuk mencegah penyakit seperti infeksi, pilek, flu dan meredakan demam.

3. Menyehatkan tulang

Kekurangan asupan vitamin K banyak dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi, pada masalah patah tulang. Penting untuk mengkonsumsi buah pepaya, untuk mencukupi kebutuhan vitamin K untuk kesehatan tulang yang baik. Karena melakukan tindakan dalam mengubah protein matriks tulang, meningkatkan penyerapan kalsium dan dapat mengurangi ekskresi ekskresi kalsium.

4. Baik Untuk Penderita Diabetes

Pada sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa penderita diabetes tipe 1 yang mengonsumsi diet tinggi serat memiliki kadar glukosa darah dan penderita diabetes tipe 2 mungkin meningkatkan gula darah, lipid dan insulin. Dengan 1 buah pepaya ukuran sedang, menyediakan sekitar 4,7 gram serat.

5. Mencegah Penyakit jantung

Kandungan serat, kalium dan vitamin dalam pepaya membantu tubuh dalam mencegah penyakit jantung. Peningkatan asupan kalium, yang dilakukan bersamaan dengan penurunan asupan natrium , merupakan perubahan pola makan yang paling penting, yang dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Kandungan enzim pada pepaya juga dapat membantu mencegah oksidasi kolesterol yang dapat menekan kadar kolesterol dan membantu mencegah gejala penyakit jantung.

6. Pencernaan

Di dalam pepaya terdapat enzim pencernaan yaitu papain, yang berguna dalam membantu pencernaan. Selain itu, juga dapat berguna untuk melunakkan daging. Pepaya juga mengandung serat dan kadar air yang tinggi. Kedua nutrisi tersebut, sangat baik dalam pencegahan sembelit dan mempromosikan keteraturan buang air besar, sehingga menyehatkan saluran pencernaan.

7. Mencegah Degenerasi Makula

Senyawa eaxanthin antioksidan yang ditemukan dalam pepaya, menyaring sinar cahaya biru berbahaya yang diperkirakan, akan berperan protektif dalam kesehatan mata untuk menangkal kerusakan degenerasi.

8. Mempercepat Penyembuhan Luka

Ketika pepaya digunakan secara topikal dengan menumbuk buahnya, terlihat bermanfaat untuk mempromosikan penyembuhan luka dan mencegah infeksi daerah kulit yang terbakar. Para peneliti percaya bahwa enzim proteolitik chymopapain dan papain dalam pepaya berfungsi seperti salep. Salep yang mengandung enzim papain juga telah digunakan untuk mengobati ulkus dekubitus atau luka baring.

9. Pencegahan Asma

Risiko untuk mengembangkan asma, akan lebih rendah pada orang yang mengkonsumsi sejumlah tinggi nutrisi tertentu. Salah satu nutrisi ini adalah beta karoten, yang banyak terkandung dalam pepaya. Seperti yang juga terdapat pada manfaat brokoli, manfaat melon, labu dan manfaat wortel.

10. Mengurangi Berat Badan – Penelitian para ahli menunjukkan di dalam pepaya muda terdapat lebih banyak enzim dibandingkan dengan pepaya matang. Enzim pada pepaya memberikan dampak pada pengurangan protein, karbohidrat dan lemak pada tubuh. Sistem metabolisme menjadi lebih optimal dan juga menjadikan pembakaran lemak menjadi energi berlangsung dengan baik.


Selain memberikan efek yang baik terhadap kesehatan fungsi tubuh, terdapat beberapa manfaat buah pepaya untuk kecantikan seperti berikut :

  • Daging buah pepaya yang berfermentasi, membantu melarutkan sel-sel kulit mati dan memberikan kesegaran dan kecerahan kulit. Hal ini dapat membantu membuka pori-pori yang tersumbat dan mencegah timbulnya jerawat.
  • Penelitian membuktikan bahwa, pepaya muda menghasilkan enzim yang juga merangsang pertumbuhan payudara. Selain itu, kandungan vitamin A yang melimpah pada pepaya muda, mampu memberi rangsangan kepada indung telur untuk memproduksi hormon kewanitaan sehingga kelenjar dan otot-otot sekitar payudara menjadi kencang.


Potensi Resiko Kesehatan di Dalam Buah Pepaya

Meskipun manfaat bauah pepaya ini cukup melimpah, namun terdapat resiko kesehatan yang harus diwaspadai. Seseorang yang alergi terhadap bahan lateks, mungkin akan alergi terhadap pepaya karena pepaya mengandung chitanases, yang sering menyebabkan reaksi silang terhadap lateks atau pada makanan yang mengandung zat tersebut

Asupan diet keseluruhan atau pola makan secara keseluruhan adalah hal yang paling penting dalam pencegahan penyakit dan mencapai kesehatan yang baik. Tentu saja, mengkonsumsi bahan makanan yang beragam, akan lebih baik daripada berkonsentrasi pada jenis makanan tertentu, sebagai kunci kesehatan yang seimbang.

, , , , , ,
Post Date: Monday 04th, August 2014 / 12:19 Oleh :
Kategori : Buah Buahan