8 Manfaat Makan Granola Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat makan granola bagi kesehatan telah banyak dirasakan sebagian masyarakat. Granola biasa dikonsumsi saat sarapan maupun sebagai makanan ringan. granola terdiri dari oats, buah-buhan kering, kacang-kacangan seperti mete, kismis kering yang dibakar dengan wangi-wangian kayu manis. Setiap granola memiliki bahan yang berbeda-beda sesuai dengan merk tertentu dan menyebabkan granola memiliki kandungan gizi yang berbeda disetiap kemasannya.


Meskipun memiliki kandungan yang berbeda secara umum granola tinggi akan serat, protein, gandum, lemak sehat.  Granola juga mengandung vitamin dan mineral penting untuk tubuh. Beberapa jenis vitamin dan mineral penting yang terkandung dalam granola adalah vitamin E,Vitamin B1,  tiamin, asam folat, magnesium, fosfor, seng, tembaga, mangan, selenium, asam lemak omega 3 dimana granola merupakan bahan yang berasal dari alam. Granola di Indonesia sebagian besar ditanam oleh petani lokal di daerah Bali.

Beberapa manfaat mengkonsumsi granola, diantaranya:

1. Mengatasi Masalah Pencernaan

Kandungan utama pada granola yang berupa kacang-kacangan mengandung serat yang tinggi, hal ini mampu memberikan efek yang baik bagi kesehatan pencernaanberbeda jika melihat manfaat kayu manis untuk diabetes. Konsumsi granola sebagai sarapan dengan mengcampurkannya dengan susu atau yogurt serta tambahan buah-buahan agar menyeimbangkan nilai gizi nya, Usahakan jangan terlalu berlebihan dalam mengkonsumsinya agar jumlah kalori dalam tubuh tetap seimbang.

2. Mengatasi Sembelit

Kurang mengkonsumsi serat dan beberapa penyakit seperti diabetes dapat mengakibatkan sembelit, manfaat serat yang tinggi pada granola mampu membantu mengatasi sembelit.

3. Mengontrol Kadar Gula Darah

Konsumsi kalori dan karbohidrat berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah, mengkonsumsi granola dapat mengontrol kadar gula darah dapat menyebabkan anda merasa kenyang tanpa mengkonsumsi terlalu banyak makanan tetapi tubuh tetap mendapatkan gizi yang seimbang.

4. Menurunkan Kolesterol Tinggi

Bahan kacang-kacangan dalam granola juga membuat granola mengandung lemak sehat. Satu porsi granola dapat memberikan Anda 4 gram asam lemak tidak jenuh tunggal dan 4 gram asam lemak tidak jenuh ganda. Seperti manfaat daun gambas kedua jenis lemak tersebut dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam darah , menurunkan tekanan darah tinggi dan mengurangi peradangan.

5. Membantu Program Diet

Mengkonsumsi granola dapat mendukung program diet anda, kandungan serat yang tinggi mampu membuat anda kenyang lebih lama. Tetapi dengan syarat jumlah yang dimakan tidak berlebihan, kombinasikan granola dengan buah-buahan segar agar tidak mengkonsumsi kalori secara berlebihan.

6. Melindungi Sistem Saraf

Selain melindungi sistem saraf berbeda dengan manfaat bunga air mata ibu, kandungan asam folat, mineral dan vitamin B1 dalam granola  memiliki fungsi yang baik untuk metabolisme dan pertumbuhan sel, serta mencegah cacat tabung saraf ( neural tube defect) pada bayi baru lahir.

7. Kekuatan Tulang

Kandungan mineral yang terdapat dalam granola seperti fosfor, magnesium, selenium, besi, dan tembaga memiliki fungsi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Magnesium memiliki banyak fungsi yang baik untuk tubuh Anda. Fosfor membantu menjaga keseimbangan tubuh. Selenium, tembaga, dan besi penting untuk memelihara kekuatan dan perkembangan tulang.

8. Kesehatan Otak

Lemak Omega 3 yang terkandung pada granola memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan otak.

Granola memiliki banyak manfaat jika dikonsumsi sesuai kebutuhan kalori anda. Granola merupakan karbohidrat yang dimasak dalam lemak. Kalori padat yang terkandung dalam granola membuat kenyang lebih lama. Perhatikan setiap kandungan gizi dan komposisi yang terkandung dalam granola sebab bisa jadi justru anda mengkonsumsi granola melebihi asupan kalori yang diharapkan.

, ,
Oleh :
Kategori : Makanan
Doctors Talks

Gigi berlubang bagian atas bisa menyebabkan Penyakit meningitis, Gigi berlubang bagian bawah bisa menyebabkan penyakit yang menyebabkan kematian mendadak, apa itu ? Simak penjelasan Drg. Albertus Andika berikut ini.