7 Manfaat Bunga Air Mata Ibu untuk Kesehatan

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Siapa yang tak kenal dengan “Euphorbia” bunga ini memiliki nama lain yakni “Bunga Air Mata Ibu”. Berbagai manfaat bunga air mata ibu dibuktikan dengan sudah sering digunakan sebagai obat tradisional dan terus berkembang hingga pengobatan modern.

Bunga air mata ibu atau euphorbia merupakan genus tanaman bunga yang sangat besar dan beragam, lebih dari 2000 jenis bunga ini yang tersebar di dunia dan salah satu jenis euphorbia yabg dikenal juga dengan istilah air mata ibu yang berkembang di indonesia ialah euphorbia milii. Banyak kandungan zat yang terdapat pada bunga air mata ibu diantaranya asam amino, karbohidrat, asam sitrat, asam malat,  progesteron, sterol, taraxerol.

Berikut ini  manfaat bunga air mata ibu, diantaranya:

1. Mengatasi Luka Bakar

Bunga air mata ibu dapat digunakan untuk mengatasi luka bakar seperti manfaat terigu  dan manfaat nanas sebagai pengobatan tradisional yang yang juga dapat menjadi solusi mengatasi pada luka bakar. Ambil tangkai bunga secukupnya. Penggunaannya ialah dengan cara merebus tangkai bunga. Rebus dengan air hingga mendidih. Kemudian diamkan beberapa saat hingga hangat dan kompreskan ke bagian yang terkena luka bakar . Lakukan secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

2. Mengatasi Pendarahan Pada Uterus

Bunga air mata ibu dapat digunakan untuk pencegahan pendarahan pada uterus. Cara pemakaiannya dengan menggunakan bunga air mata ibu. Ambil sebanyak 13-15 lembar lalu rebus dengan daging yang sudah disiapkan sebagai sup. Kemudian makan selagi masih hangat.

3. Menghambat Aspergillus

Aflatoksin merupakan zat beracun yang dihasilkan oleh Jamur dari genus Aspergillus. Jamur ini menimbulkan penyakit pada tanaman jagung dan kacang tanah dan dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Kanker hati salah satunya disebabkan oleh aflatoksin.  Bunga air mata ibu dapat diolah sebagai bedak dengan cara dikeringkan terlebih dahulu untuk menghambat pertumbuhan aspergillus.

4. Mencegah Schistosomiasis

Bunga air mata ibu dapat menghambat dan mencegah schistosomiasis. Schistosomiasis merupakan penyakit hati. Manfaat sayur terong hijau salah satunya memiliki manfaat untuk memperbaiki fungsi hati. Penyebab penyakit ini ialah vektor (host alternatif) cacing pipih  yang berasal dari siput dari genera Indoplanorbis dan Biomphalaria yang dapat dibunuh dengan lateks pada bunga air mata ibu.

5. Menghasilkan Milin

Ekstrak lateks yang dihasilkan oleh bunga air mata ibu disebut milin. Milin adalah protease serin glikosilasi (enzim yang memecah protein dan memiliki gula yang menyertainya. Karena lebih stabil daripada kebanyakan protease, akan bermanfaat bagi pengolah makanan dan pembuat deterjen yang telah menggunakan protease dalam pembuatannya. Milin juga akan berguna untuk meneliti ilmuwan yang menggunakan protease serin untuk menyingkirkan protein yang tidak diinginkan. Berbagai manfaat ikan jelawat diantaranya juga sebagai sumber protein dan omega 3 yang juga sangat bermanfaat bagi tubuh.

6. Mengatasi Hepatitis

Bunga air mata ibu dapat digunakan untuk mengatasi hepatitis.. Cara membuat ramuannya yaitu dengan mengambil kuncup batang segar bunga air mata ibu kemudian diiris tipis lalu rebus dengan 3 gelas air hingga menjadi 1 gelas kemudian masukkan madu. Selain menggunakan bunga air mata ibu, manfaat daun sukun juga dapat mengatasi hepatitis.

7. Mengatasi Borok

Bunga air mata ibu dapat mengatasi borok (luka Berlebihan)  cara menggunakannya ambil batang nya secukupnya kemudian iris tipis lalu rebus hingga mengering kemudian letakkan pada bekas luka (borok) tersebut.

Akan tetapi selain memiliki berbagai manfaat bunga air mata ibu merupakan bunga yang cukup beracun, racun tersebut terletak pada getah bunga, tangkai dan daun yang apabila getahnya bercampur dengan darah akan menyebabkan pertumbuhan sel abnormal. Disarankan untuk berhati-hati dalam menggunakan bunga air mata ibu.

fbWhatsappTwitterLinkedIn