Sponsors Link

Manfaat Yakult untuk Mencegah Keputihan

Sponsors Link

Rasanya tidak ada wanita yang tidak pernah mengalami keputihan. Hampir semua wanita pernah merasakannya karena pada dasarnya keputihan merupakan hal yang normal pada waktu-waktu tertentu. Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai keputihan, apa sih sebenarnya keputihan itu? Keputihan merupakan sekresi atau apa-apa yang dikeluarkan oleh vagina, biasanya dalam bentuk cairan. Pada masa-masa tertentu seperti sebelum dan sesudah menstruasi serta ketika masa subur para wanita memang mengalami keputihan dan ini hal yang normal. Karakteristik cairan yang dikeluarkan biasanya bening, encer, dan tidak lengket. Kemudian tidak berbau dan tidak menimbulkan rasa gatal.

ads

Jika anda mengalami keputihan di luar waktu-waktu tersebut dan karakteristiknya bertolak belakang dengan yang disebutkan di atas maka patut dicurigai anda mengalami keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, virus, atau parasit. Hal ini dapat ditandai dari cairan yang keluar berwarna putih susu, putih kehijauan, atau putih kekuningan. Selain itu baunya menyengat, lengket, terkadang disertai rasa gatal, serta teksturnya bisa encer ataupun kental. Keputihan jenis ini yang mesti diwaspadai karena selain menimbulkan ketidaknyaman juga merupakan indikasi bahwa tubuh anda sedang mengalami gangguan.

Penyebab Keputihan

Lantas apa penyebab timbulnya keputihan yang tidak normal ini? Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan keputihan abnormal ini yaitu:

1. Kondisi tubuh yang kurang sehat

Hal ini dapat dipengaruhi oleh ketidakseimbangan hormon, sebagai gejala dari penyakit-penyakit tertentu, stres, kelelahan berat, gaya hidup yang tidak sehat seperti kurang tidur, jarang berolahraga, dan mengonsumsi makanan yang tidak sehat, serta kadar gula darah yang tinggi.

Baca juga: 18 manfaat tertawa bagi kesehatan – manfaat buah naga untuk diabetes

2. Infeksi dari bakteri, virus, jamur, atau parasit

Biasanya hal ini terjadi karena kurang terjaganya kebersihan seperti menggunakan toilet umum yang tidak bersih, jarang mengganti pembalut atau panty liner, keliru cara membasuh vagina yaitu dari arah belakang ke depan sehingga kuman pada anus terbawa ke vagi@°h%>G࠹_’ Un`2)nӢMR K9U[#?Zզ_’έina, suka menggaruk vagina, menggunakan celana dalam yang terlalu ketat sehingga vagina menjadi lembfEBwU)LsUjVĘ6 berganti-ganti pasangan.

Baca juga: manfaat ion perak – manfaat probiotik

3. Berlebihan membersihkan vagina

Terlalu bersih namun tidak paham mengenai vagina juga dapat menyebabkan keputihan. Seperti terlalu sering membersihkan vagina dengan cairan khusus pembersih vagina, atau yang lebih parah lagi dengan menggunakan sabun biasa yang pH-nya belum tentu cocok dan mengandung parfum yang tidak cocok bagi vagina. Hal ini memang dapat membunuh bakteri-bakteri pada vagina namun bakteri baik pun bisa ikut mati. Padahal bakteri-bakteri baik ini sangat diperlukan untuk melindungi vagina dari bakteri-bakteri jahat serta menjaga keseimbangan pH vagina.

Baca juga: manfaat ratus – manfaat albothyl

Sponsors Link

Lalu bagaimana mengatasinya? Ada banyak pilihan untuk mengobati keputihan. Bisa dengan menggunakan cairan pembersih vagina yang banyak dijual di pasaran. Bisa juga dengan menggunakan ramuan tradisional seperti:

Yakult untuk Mengatasi Keputihan

Selain berbagai ramuan tradisional di atas ternyata ada satu lagi yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi keputihan yaitu yakult. Yakult? Produk minuman kesehatan? Ya, sebagian dari kita mungkin akan mengernyitkan dahi karena memang selama ini yakult dikenal sebagai minuman kesehatan yang kaya manfaat salah satunya untuk melancarkan pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Berdasarkan pengalaman orang-orang yang telah mencobanya mereka mengakui bahwa penggunaan yakult baik diminum atau dijadikan cairan pencuci vagina mampu membantu mengatasi keputihan dan dalam beberapa minggu keputihan dapat teratasi.

Baca juga: manfaat yakult – manfaat yakult untuk diare

ads

Mengapa yakult? Karena produk minuman ini mengandung banyak bakteri baik yaitu lactobacillus casei. Dan seperti yang diketahui, normalnya vagina memiliki dan membutuhkan banyak bakteri baik untuk melindunginya dari serangan bakteri jahat dan menjaga keseimbangan pH pada vagina. Sehingga dengan penggunaan yakult baik dikonsumsi atau dijadikan cairan pembasuh dapat menambah jumlah bakteri baik pada vagina.

Baca juga:

Bagaimana cara menggunakannya sebagai cairan pembersih? Caranya lebih kurang sama dengan pemakaian cairan pembersih vagina lainnya yaitu:

  1. Ketika mandi bersihkan dahulu miss v dengan air bersih.
  2. Kemudian aplikasikan cairan yakult pada miss v.
  3. Tunggu lebih kurang 1 menit dan bilas dengan air bersih.

Ada juga yang mengaplikasikannya dalam dua cara sekaligus yaitu dengan cara diminum seperti biasa dan sebagai cairan pembersih. Dan hasilnya miss v terasa kering seharian dan terbebas dari keputihan yang sangat mengganggu. Hal ini efektif untuk keputihan yang masih tergolong wajar. Jika masalah keputihan anda sudah sangat parah sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya sehingga dapat diberikan pengobatan yang tepat. Karena seperti yang diketahui ada banyak faktor yang menyebabkan keputihan sehingga pengobatannya juga berbeda-beda tergantung faktor penyebabnya.

Dalam dunia kedokteran penggunaan yakult untuk mengatasi keputihan bukanlah hal yang tepat karena yakult dipandang tidak memiliki kandungan yang mampu mengatasi dan melawan bakteri, virus, jamur, atau parasit yang bersarang di vagina. Yakult dipandang baik dikonsumsi untuk mencegah keputihan bukan mengobatinya karena bermanfaat menjaga keseimbangan lingkungan vagina agar tetap normal. Untuk mengobati keputihan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab pastinya dan pengobatan yang tepat.P] 54wЋW}EO6㵪u%58ΉafU’>]Ox(H6p2o9^wWzsgah daripada mengobati. Kalimat ini sangat tepat diamalkan salah satunya dalam menjaga kesehatan miss v. Daripada kita harus repot-repot mengobati keputihan lebih baik mencegahnya. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah timbulnya keputihan:

  1. Pastikan cuci tangan sebelum ataupun sesudah menyentuh miss v.
  2. Pilih pakaian dalam yang bahannya dingin dan mudah menyerap keringat, tidak terlalu ketat, serta rajinlah menggantinya secara teratur.
  3. Saat menstruasi rajin-rajinlah mengganti pembalut karena pembalut yang terlalu lama digunakan dapat menjadi sarang kuman penyakit.
  4. Bersihkan dan keringkan miss v dari arah depan ke belakang sehingga kuman yang terdapat di anus tidak terbawa ke vagina.
  5. Gunakan cairan pembersih vagina seperlunya saja dan jangan terlalu sering karena dapat membunuh bakteri baik pada vagina.

Baca juga: manfaat kiranti – manfaat asam jawa saat haid

Dengan mengamalkan tips-tips di atas dapat membantu anda mencegah timbulnya keputihan dan menjaga kesehatan vagina. Mari kita jaga kebersihan dan kesehatan.

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Thursday 22nd, June 2017 / 22:30 Oleh :
Kategori : Minuman