5 Manfaat Akuntansi Pajak Bagi Perusahaan

Dalam dunia ekonomi, terutama pada bidang akuntansi, pasti tidak asing dengan istilah akuntansi pajak. Akuntansi pajak merupakan suatu akitivitas mencatat, menggolongkan, dan menafsirkan transaksi-transaksi finansial yang dilakukan oleh suatu perusahaan yang memiliki tujuan untuk menentukan jumlah penghasilan kena pajak. Secara sederhana akuntansi pajak bisa diartikan sebagai sebuah sistem akuntansi yang mengkalkulasi, mencatat, menganalisis bahkan membuat suatu rancangan atau stategi perpajakan yang berhubungan dengan kejadian-kejadian perekonomian perusahaan (transaksi).

Seperti yang dijelaskan diatas, akuntansi pajak adalah akuntansi yang berkaitan dengan perhitungan perpajakan yang mengacu pada peraturan dan perundang-undangan perpajakan beserta aturan pelaksanaannya, atau yang sering kita dengar dengan wajib pajak. Wajib pajak meliputi wajib pajak badan untuk perusahaan dan wajib pajak pribadi untuk penghasilan setiap orang. (Baca juga : manfaat otonomi daerah)

Akutansi pajak memiliki beberapa prinsip, diantaranya :

  • Kesatuan akutansi
  • Kesinambungan
  • Harga pertukaran yang objektif
  • Konsistensi
  • Konservatif

Selain beberapa prinsip diatas, akuntansi pajak juga memiliki sebuah teori yang digunakan sebagai landasan atau acuan dalam mengambil keputusan, yaitu teori akuntansi pajak, teori ini adalah suatu penalaran logis dengan bentuk seperangkat asas atau prinsip yang diakui dalam ketentuan peraturan perpajakan yang merupakan :

  • Kerangka acuan umum untuk menilai praktek-praktek akuntansi
  • Pedoman bagi pengembangan praktek-praktek dan prosedur baru.
  • Dapat digunakan untuk menjelaskan praktik-praktik yang sedang terjadi dan yang akan datang, namun tujuan utamanya adalah menyediakan suatu kerangka acuan untuk menilai dan mengembangkan praktik akuntansi yang sehat.

Perlu anda ketahui, bahwa dalam menyusun atau membuat akuntansi perpajakan, ada beberapa hal atau syarat yang harus dipenuhi sebelum perhitungan di dalamnya dianggap benar dan layak untuk diterbitkan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi antara lain :

  • Relevan dengan kondisi yang ada, baik dari segi waktu ataupun fakta yang ada.
  • Dapat dimengerti, hal ini merupakan kewajiban karena jika pembuatan akuntansi pajak tidak jelas, maka hal ini akan mempengaruhi pengambilan keputusan dalam penerapan wajib pajak.
  • Dapat diuji keaslian, keabsahan dan kualitasnya.
  • Netral, pembuatan akutansi harus adil dan tidak memihak pada siapapun.
  • Tepat waktu, akutansi pajak dibutuhkan tiap tahunnya untuk mengatahui kisaran atau besarnya pajak yang harus dibayar, apabila pembuatannya telat maka akan merugiakn negara.
  • Dapat dibandingkan baik dengan laporan akutansi pajak tahun sebelumnya ataupun laporan yang lain yang memiliki asas dan dasar yang sama.
  • Lengkap dan terperinci, tidak ada satupun yang terselip atau tidak dimasukkan ke dalam akutansi pajak.

Itulah beberapa hal yang harus anda ketahui dahulu tentang akuntansi pajak sebelum kita membahas tentang perlunya atau manfaat akuntansi pajak. Akuntansi pajak memiliki beberapa manfaat diantaranya :

  1. Membuat perencanaan dan strategi perpajakan

Dengan menggunakan akuntansi pajak kita bisa menyusun perencanaan atau strategi dalam hal yang mengenai perpajakan, bisa tentang bagaimana kita menyiapkan dana untuk membayar pajak, bisa juga tentang bagaimana kita bisa menekan pajak yang wajib kita bayarkan dengan merubah beberapa sistem atau aturan yang menghasilkan banyak ruang untuk membayar pajak. Dengan begitu perusahaan kita tidak akan bingung atau khawatir dengan pajak.

Baca juga artikel terkait strategi :

  1. Menyajikan analisa dan prediksi mengenai potensi pajak perusahaan di masa mendatang.

Dengan menyusun akuntansi pajak kita bisa memprediksikan berapa besar pajak yang wajib kita bayarkan. Dengan demikian kita mampu mempersiapkannya lebih awal sehingga saat hari H atau saat pembayaran kita tidak bingung dan kesulitan dalam mencari dana untuk membayarkan pajak kita. (Baca juga : manfaat penghitungan pendapatan nasional dan manfaat uang)

  1. Mampu menerapkan perlakuan atau perilaku akutansi atas kejadian perpajakan.

Dengan kehadiran akuntansi pajak, diharapkan perusahaan mampu menerapkan praktik akuntansi yang baik atas permasalahan pajak, yang meliputi penilaian/perhitungan, pencatatan atau pengakuan atas pajak, dan dapat menyajikan di dalamnya laporan komersial maupun fiskal pada suatu perusahaan.

  1. Sebagai bahan evaluasi

Penyusunan akuntansi pajak digunakan sebagai arsip atau dokumentasi yang bisa setiap saat dibuka dan dipelajari. Dengan tujuan membandingkan dengan tahun-tahun berikutnya, apabila ada kemajuan bisa dilanjutkan dan dipertahankan, apabila ada kemrosoton bisa segera diatasi dan dicarikan solusi yang tepat. Inilah bentuk dari evaluasi dari akutansi pajak.

Artikel terkait evaluasi :

  1. Meningkatkan sadar pajak bagi wajib pajak

Kehadiran akuntansi pajak adalah untuk menyadarkan wajib pajak untuk menunaikan kewajibannya dalam membayar pajak. Manfaat akuntansi pajak menyediakan perhitungan yang mudah dan riil bagi wajib pajak, sehingga wajib pajak mampu menyiapkan dan membayarkan kewajiban pajaknya dengan kesadaran sendiri. (Baca juga : manfaat koperasi)

Yang terakhir adalah rumus perhitungan pajak menurut akuntansi pajak adalah sebagai berikut :

AKTIVA = HUTANG (Kewajiban) + MODAL

Ket :

  • Aktiva : harta yang dimiliki oleh perusahaan/perorangan
  • Hutang : hak atau klaim atas harta tersebut (kewajiban)
  • Modal : modal yang digunakan

Itulah ulasan singkat tentang akutansi pajak. Mulai dari pengertian, manfaat sampai cara menghitungnya. Semoga hal tersebut bisa bermanfaat bagi anda. (Baca juga artikel terkait pajak : manfaat pajak dan manfaat NPWP)