11 Manfaat Biaya Standar Sebagai Alat Bantu Manajemen

Biaya standar merupakan biaya yang sudah dianggarkan atau ditetapkan dari pihak perusahaan sebelumnya yang kemudian akan dijadikan pedoman dalam melaksanakan sebuah produksi. Biaya standar juga mengartikan biaya yang sudah ditentukan di awal atau di muka dan menjadi jumlah biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk sebuah satuan produk atau untuk membiayai dari sebuah kegiatan tertentu di bawa kondisi ekonomi, efisien dan juga beberapa faktor lainnya. Biaya standar dikelompokkan berdasarkan tingkat keketatan atau kelonggaran yang dibagi menjadi 4 yakni standar teoritis, rata rata biaya waktu yang lalu, standar lama dan juga pelaksanaan terbaik yang bisa dicapai atau attainable high performance. Manfaat biaya standar ini tentunya akan memberikan banyak keuntungan pada perusahaan seperti yang akan kami jelaskan berikut ini.

  1. Menetapkan Anggaran

Proses anggaran nantinya akan berjalan lebih cepat dan reliable jika memakai biaya standar yang berbeda dengan manfaat biaya peluang. Dikatakan cepat karena menentukan volume akan lebih terperinci dan harga yang lebih akurat juga sudah tersedia. Sedangkan reliable dikarenakan anggaran sudah disusun dengan sangat terperinci dengan memakai hasil dari analisis dari biaya yang sudah terjadi dan menunjukkan efesiensi serta penyebab mengapa selisih bisa terjadi.

  1. Mengendalikan Biaya

Sistem biaya standar juga bisa memberikan motivasi untuk setiap pekerja sebab tingkat efisiensi nantinya bisa diukur dan bisa ditetapkan mengenai tingkat kinerja yang baik. Dari analisis selisih ini, biaya nantinya akan dihitung sekaligus diukur menurut tingkat efisiensi tersebut sehingga bisa ditemukan efektifitas tenaga kerja yang mana yang lebih memperhatikan sasaran pembiayaan dan mana yang tidak. Dari sini nantinya sistem biaya standar bisa dijadikan alat untuk memicu tenaga kerja agar bisa melakukan semua yang terbaik dan efesiensi biaya dengan tetap untuk mendapatkan tingkat efektivitas yang juga tinggi.

  1. Menyederhanakan Prosedur dan Laporan Biaya

Sistem biaya standar juga berguna untuk mengurangi pekerjaan klerikal seperti manfaat laporan keuangan. Kalkulasi biaya bisa dilakukan dengan otomatis dan lebih cepat untuk memperoleh data sehingga laporannya juga bisa dibuat secepatnya dan akhirnya ekspedisi juga bisa dilakukan secepat mungkin. Dari sini, maka kebijakan manajerial juga bisa segera diambil jika terjadi penyimpangan. Standarisasi prosedur kalkulasi harga pokok dan juga sistem pelaporan biaya juga bisa dengan mudah dikembangkan kembali.

  1. Menetapkan Harga Pokok

Biasanya sebuah perusahaan tidak akan memakai biaya standar untuk menentukan harga pokok dari beberapa persediaan. Namun sistem biaya standar sebenarnya bisa memberikan panduan agar bisa lebih meningkatkan efesiensi dan juga akurasi dalam pekerjaan kelrikal manfaat akuntansi untuk menetapkan harga pokok dari bahan dan juga barang dalam proses serta barang jadi.

  1. Dasar Kontrak dan Penetapan Harga

Dengan biaya standar, nantinya kontrak yang akan dilakukan dan juga penentuan harga juga semakin cepat khususnya karena harga pasar tidak bisa diprediksi dan sangat sulit untuk ditemukan. Untuk itu, biaya standar menjadi alat yang sangat efektif dan tepat untuk dijadikan landasan dan bisa dipakai untuk membuat perbandingan dengan harga yang sudah diberikan pihak kompetitor sehingga manfaat etika bisnis bisa berjalan dengan baik.

Manfaat Biaya Standar Lainnya

Selain kegunaan biaya standar yang sudah kami sebutkan diatas, sebenarnya masih banyak lagi manfaat biaya standar bagi sebuah perusahaan lainnya, seperti:

  • Untuk menilai hasil pelaksanaan
  • Meningkatkan kesadaran tentang betapa pentingnya untuk menghemat biaya di dalam manfaat lingkungan kerja
  • Menerapkan manajemen by objective atau MBO
  • Memberi perbedaan biaya yang sudah dikeluarkan untuk produksi selesai, persediaan produksi dalam proses dan juga lainnya
  • Menekan biaya administrasi
  • Memberikan laporan dengan lebih cepat.

Dibalik beberapa manfaat biaya standar, ada juga beberapa kelemahan yang dihasilkan dari biaya standar seperti sulit untuk menentukan masa selisih yang signifikan dan apabila evaluasi kerja dari para karyawan dilakukan atas dasar analia variance atau prinsip penyimpanang, maka karyawan bisa menutupi kemungkinan selisih yang tidak menguntungkan agar kinerja mereka bisa dinilai lebih baik.