Manfaat Musik Dangdut Untuk Pribadi dan Sosial

Untuk masyarakat Indonesia, genre musik dangdut sudah sangat akrab untuk seluruh masyarakat dan sering dianggap sebagai musik kelas menengah ke bawah. Musik dangdut sendiri merupakan gabungan dari musik Melayu dengan musik india yang kemudian dikembangkan sehingga menghasilkan ciri khas yang berbeda dengan musik Melayu. Setiap musik dangdut terkenal dengan alat musik tabla yakni sejenis alat musik perkusi yang menghasilkan suara ndut. Jenis musik ini memiliki irama yang ringan sehingga membuat penyanyi dan para pendengarnya bisa menggoyangkan anggota tubuhnya mengikuti alunan musik tersebut. Musik dangdut juga merupakan seni kontemporer yang semakin dikenal masyarakat seiring berjalannya waktu. Sedangkan di awal tahun 200, kejenuhan dari musik dangdut asli membuat para musisi dangdut asal Jawa Timur kemudian berinovasi untuk memberikan musik dangdut yang lebih segar yakni dangdut koplo yang kini semakin dikenal luas di masyarakat. Semakin terkenalnya musik dangdut bahkan juga diikuti dengan berbagai kompetisi yang sering ditayangkan di televisi yang membuktikan jika musik rakyat ini semakin mudah diterima masyarakat Indonesia meski ada banyak aliran musik baru yang terus bermunculan dan masuk ke Indonesia. Lalu, apa saja sebenarnya manfaat musik dangdut?, berikut penjelasannya untuk anda.

  1. Sarana Berdakwah

Tidak hanya sebatas hiburan, akan tetapi musik dangdut juga bisa digunakan sebagai sarana dakwah. Hal ini sudah dilakukan oleh penyanyi dangdut terkenal bersama Rhoma Irama dimana musik dangdut ia gunakan sebagai alat untuk berdakwah yang sekaligus juga merilis album bernuansa dakwah. Ia berkata jika lagu tidak hanya dijadikan sarana untuk hura hura, akan tetapi juga bisa memberi kekuatan untuk mengubah karakter seseorang bahkan untuk bangsa.

  1. Mengumpulkan Massa

Musik dangdut yang sudah sangat akrab untuk kehidupan sehari hari masyarakat Indonesia juga sangat efektif digunakan untuk mengumpulkan massa seperti yang dilakukan partai politik ketika ingin melakukan kampanye khususnya pilkada atau pemilu yang tidak ada dalam 16 manfaat musik klasik dalam kehidupan. Seniman dangdut dijadikan target mereka untuk membantu kesuksesan kampanye khususnya bagi penyanyi yang sudah terkenal dan disukai masyarakat.

  1. Hiburan Rakyat

Sebetulnya, musik dangdut pada awalnya diciptakan untuk semua kelas dan kalangan. Akan tetapi dengan berjalannya waktu, musik ini lebih terkenal untuk masyarakat kelas bawah yang disukai karena musiknya ringan dan lirik yang digunakan juga dekat dengan kehidupan sehari hari masyarakat. Apabila dulu musik dangdut dianggap sebagai musik pinggiran, akan tetapi untuk beberapa tahun terakhir sudah mulai meningkat dan tampil di berbagai televisi swasta. Selain itu, musik dangdut yang sangat fleksibel membuat jenis musik ini juga mendapatkan banyak pengaruh dari genre musik lainnya sehingga dijadikan sarana hiburan rakyat yang bersifat universal seperti manfaat televisi bagi masyarakat.

  1. Sarana Mencari Popularitas

Tidak bisa dipungkiri jika musik dangdut saat ini juga sering disertai dengan berbagai goyangan dangdut yang sangat khas seperti Inul Daratista dengan goyang ngebor yang dimiliki dan berhasil membuatnya langsung terkenal dalam waktu yang cepat. Kepopuleran Inul tersebut juga diikuti dengan banyak penyanyi dangdut baru yang juga menampilkan goyangan khas yang mereka miliki. Untuk itu, musik dangdut juga bisa digunakan sebagai sarana mencari popularitas dalam waktu yang cepat.

  1. Ungkapan Isi Hati Masyarakat

Hal yang membuat musik dangdut sangat mudah mengena di hati masyarakat adalah karena liriknya yang dekat dengan situasi kehidupan saat ini. Meski terkadang mendapat cap negatif namun pada kenyataannya musik ini memang bisa mengungkapkan isi hati dari masyarakat kalangan menengah ke bawah selain bisa memberikan manfaat rekreasi. Dari mulai tema cinta, rumah tangga, perselingkuhan dan masih banyak lagi membuat musik dangdut sering digunakan masyarakat untuk mengungkapkan isi hati yang sedang mereka rasakan.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Sosial