Manfaat Gas CFC (Cloro Fluoro Carbon) Bagi Manusia

CFC merupakan senyawa-senyawa yang mengandung atom karbon dengan klorin dan fluorin yang terikat padanya. Dua CFC yang umum adalah CFC-11 (Trichloromonofluoromethane atau freon 11) dan CFC-12 (Dichlorodifluoromethane). CFC merupakan zat-zat yang tidak mudah terbakar dan tidak terlalu beracun. Satu buah molekul CFC memiliki masa hidup 50 hingga 100 tahun dalam atmosfer.

Manfaat Gas CFC (Cloro Fluoro Carbon) yaitu :

  • Pembuatan plastik

Pada zaman sekarang, banyak sekali kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi, barang yang dibutuhkan oleh masyarakat sekarang banyak sekali yang menggunakan CFC. Sebagian dari mereka menggunakan CFC dengan cara yang begitu banyak. Selama bertahun-tahun, senyawa-senyawa kimia tersebut secara luas dipakai untuk pendingin ruangan (AC), media pendingin pada lemari es (kulkas), bahan pelarut, bahan dorong, dan proses pembuatan plastik.

  • Digunakan berbagai industri

Selain itu CFC juga banyak digunakan sebagai blowing agent dalam proses pembuatan foam (busa), sebagai cairan pembersih (solvent), bahan aktif untuk pemadam kebakaran, bahan aktif untuk fumigasi di pergudangan, pra-pengapalan, dan produk-produk pertanian dan kehutanan. CFC alias Chlorofluorocarbon adalah senyawa organik yang mengandung karbon, klorin dan fluor, diproduksi sebagai turunan dari metana dan etana. CFC juga biasa dikenal dengan nama dagang Freon. Paling umum ditemukan adalah dichlorodifluoromethane (R-12 atau Freon-12). CFC banyak telah banyak digunakan sebagai pendingin, propelan (dalam semprotan aerosol), dan pelarut.

  • Aman dalam penggunaan

Sifat kimiawi CFC umumnya toksisitas rendah (tidak beracun), reaktivitas rendah (sulit bereaksi) dan tidak mudah terbakar. Singkatnya CFC itu sangat stabil bahkan aman untuk dihirup, karena itu CFC banyak digunakan karena kestabilan yang dianggap “aman” tersebut. Tetapi ini menimbulkan masalah lain. Saking stabilnya CFC itu sehingga CFC sulit terurai. Dibanding gas-gas lain yang dapat merusak ozon CFC itu sangat stabil, jika senyawa-senyawa lain yang naik ke atmosfer terurai karena bereaksi di lapisan troposfer. CFC karena kestabilan senyawanya bisa naik ke lapisan ozon dan bereaksi dengan ozon. Inilah sebab utama CFC menjadi senyawa yang dianggap berbahaya.

Dampak dan Penanggulangan Gas CFC

CFC dapat merusak lapisan ozon. Pada lapisan atmosfer yang tinggi, ikatan C-Cl akan terputus menghasilkan radikal-radikal bebas klorin. Radikal-radikal inilah yang merusak ozon. CFC sekarang ini telah digantikan oleh senyawa-senyawa yang lebih ramah lingkungan.

CFC juga bisa menyebabkan pemanasan global. Satu molekul CFC-11 misalnya, memiliki potensi pemanasan global sekitar 5.000 kali lebih besar dibandingkan sebuah molekul karbondioksida. Di Indonesia, manifestasi pemanasan global, antara lain, terganggunya siklus hidro-orologis yang telah merusak sebagian besar Sumber Daya Air (SDA) di Indonesia.

Jika bumi masih terus memanas, pada tahun 2050 akan terjadi kekurangan air tawar, sehingga kelaparan pun akan meluas di bumi ini. Udara akan sangat panas, jutaan orang berebut air dan makanan. Napas tersenggal oleh asap dan debu. Rumah-rumah di pesisir terendam air laut. Luapan air laut makin lama makin luas, sehingga akhirnya menelan seluruh pulau. Harta benda akan lenyap, begitu pula nyawa manusia.

Walaupun begitu, tetap saja penggunaan CFC tidak akan mudah lepas begitu saja dari kehidupan manusia. Penghapusan penggunaan CFC di Indonesia, tampaknya tidak mudah dilakukan. Terutama karena alat-alat pendingin yang ada sekarang, misalnya kulkas dan AC, mayoritas masih menggunakan teknologi berbasis CFC. Untuk mengantisipasi penggunaan CFC berlebihan, telah ditemukan cara yang dinilai sangat bermanfaat. Yaitu melakukan daur ulang CFC dan mencari bahan alternatif pengganti.

Mendaur ulang CFC, dibutuhkan alat yang disebut recovery CFC. Alat canggih seharga 60 juta rupiah ini, dinilai sangat membantu mengurangi kebocoran molekul CFC ke udara. Cara kerja alat recovery CFC, sangat sederhana. CFC lama di dalam alat pendingin, tidak perlu lagi diganti. Cukup mendaur ulangnya, sehingga menghasilkan CFC baru. Dalam mengurangi dampak penggunaan CFC, tidak hanya dilakukan dengan cara daur ulang. Dapat juga melalui penggunaan bahan alternatif pengganti. Salah satu bahan penggantinya adalah Hydro Fluoro Carbon atau HFC.

Manfaat jenis gas lainnay dalam kehidupan manusia :