Manfaat Atmosfer Bagi Kehidupan di Bumi

Lapisan atmosfer adalah lapisan gas yang menyelimuti masing-masing planet, termasuk planet yang kita huni, bumi. Lapisan atmosfer adalah sekumpulan dari lapisan-lapisan gas yang menyusun atmosfer berurutan dari permukaan bumi sampai jauh ke luar angkasa meliputi lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer dan eksosfer. Batasan antar lapisan gas tidak terlalu jelas, namun secara pasti.

Gas-gas yang terkandung dalam atmosfer

Atmosfer kita memiliki banyak sekali kumpulan-kumpulan unsur dalam bentuk gas. Sifatnya tentu kasat mata, namun memiliki peranan yang luar biasa bagi kehidupan kita. Inilah gas-gas yang ada di atmosmer yang mana mempunyai peran masing-masing:

  1. Neon untuk lampu neon, sebagai indikator tegangan tinggi dan untuk membantu melihat hasil rontgen.
  2. Oksigen untuk pernapasan makhluk hidup. Komposisi oksigen sekitar 20,95% dari total gas penyusun atmosfer. Banyak terdapat di perairan dangkal dan dataran rendah. Semakin tinggi suatu wilayah dari permukaan air laut, maka kadar oksigennya semakin sedikit
  3. Karbondioksida (gas asam ringan) untuk fotosintesis. Zat ini tidak berwarna, tidak berbau, dan merupakan gas asam ringan. Manfaatnya: dibutuhkan dalam proses fotosintesis tumbuhan, untuk pengisi tabung pemadam kebakaran, memproduksi sodium karbonat, sodium bikarbonat, dan bahan kimia lainnya. Kadar karbondioksida yang terlalu banyak akan mengganggu pernapasan manusia.
  4. Nitrogen untuk pertumbuhan tanaman, persentasenya paling banyak sebagai penyusun atmosfer bumi. Bermanfaat sebagai bahan makanan untuk tumbuhan
  5. Ozon, berfungsi untuk menyerap sebagian radiasi matahari.
  6. Argon digunakan bersamaan dengan gas neon dalam industri listrik untuk mengisi lampu neon. Dengan memakai argon maka lampu lebih hemat listrik.
  7. Metana merupakan gas yang tidak berbau, tidak berwarna dan mudah terbakar lebih ringan dari udara biasa. Methan sering digunakan untuk bahan bakar.
  8. Helium dan hidrogen. Kedua gas ini adalah gas ringan, biasanya kedua gas ini digunakan untuk mengisi balon meteorology dan balon reklame. Helium digunakan untuk bahan bakar penggerak roket. Sementara hydrogen digunakan dalam industri pupuk untuk membuat amonia.

Manfaat lapisan Atmosfer

atmosferJika sedikit yang sudah ulas diawal menunjukkan bahwa begitu banyak manfaat gas-gas yang menyusun lapisan atmosfer, tentunya apabila terjadi ketidakseimbangan akan berpengaruh buruk bagi kelangsungan hidup manusia. Bagaimana tidak, atmosfer ibarat payung raksasa yang bertugas melindungi kelangsungan makhluk di muka bumi. Sebut saja, isu dunia mengenai pemanasan  global (global warming), yang terjadi karena lapisan ozon , yang merupakan salah satu gas penyusun atmosfer, mulai menipis.

Bagi dunia sangat mengecam aksi-aksi yang menyebabkan kerusakan lapisan ozon. Karena kehidupan kita sangat tergantung oleh kondisi atmosfer ini. Hal itu menunjukkan betapa pentingnya lapisan ozon (atmosfer bagi kehidupan kita). Bahkan Indonesia yang memiliki hutan tropis terbesar di harapkan oleh dunia untuk menjadi negara penyeimbang kondisi atmosfer agar terhindar dari kerusakan lapisan ozon. Untuk lebih memahami pentingnya atmosfer bagi kehidupan kita, berikut ini manfaat dari atmosfer berdasarkan tiap lapisan yang menyusunnya.

  1. Manfaat lapisan troposfer

Perlu kita ketahui bahwa ancaman dari benda-benda langit sangatlah besar. Bukan hanya dari jumlahnya namun juga sisi  kualitas dari bahaya yang di bawanya. Benda-benda langit memiliki radiasi tersendiri yang mana jika sampai pada permukaan bumi akan membuat efek radisi yang mengganggu organ tubuh manusia.

Lapisan troposfer berperan untuk melindungi kehidupan dari sengatan radiasi yang dipancarkan oleh benda-benda langit. Dalam lapisan ini, berlangsung hampir semua jenis cuaca, perubahan suhu mendadak yang kita rasakan sehari-hari.

  1. Manfaat lapisan stratosfer

Jika Anda pernah menaiki pesawat, maka lapisan yang Anda lintasi bersama pesawat tersebut adalah lapisan stratosfer. Lapisan stratosfer merupakan lintasan jalur lalu lintas udara (pesawat). Pada lapisan ini, tidak ada pola cuaca yang secara signifikan terjadi. Hanya saja pada lapisan bawah kadang-kadang terjadi awan tinggi jenis cirrus.

  1. Manfaat lapisan Mesosfer

Lapisan mesosfer merupakan lapisan ketiga. Kondisi udara di lapisan mesosfer mengalami pergeseran yang menghasilkan suhu yang panas (baca : manfaat udara). Hal ini sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia bumi, dimana suhu panas tersebut dapat mencegah meteor yang jatuh ke bumi. Karena suhu yang tinggi, meteor terbakar pada lapisan ini sebelum berhasil sampai ke permukaan bumi. Kalaupun ada meteor yang berhasil menerobos masuk ke permukaan bumi, itu artinya meteori tersebut pada mulanya memang sangatlah besar dan memiliki kecepatan yang tinggi.

  1. Lapisan Termosfer

Lapisan selanjutnya adalah lapusan termosfer yang mana lapisan ini memiliki lapisan bermuatan listrik yang disebut ionosfer. Muatan listrik tersebut bermanfaat untuk memantulkan gelombang radio. Sehingga Anda bisa mendengar dan menakses informasi dari radio dan media-media elektronik lain berkat dari lapisan termosfer ini. Lapisan ini juga menyerap radiasi sinar ultra violet sehingga pada lapisan ini terjadi kenaikan temperatur yang cukup tinggi.

  1. Lapisan Ionosfer

Lapisan terakhir adalah lapisan ionisfer. Merupakan lapisan pelindung bumi dari batu meteor yang berasal dari luar angkasa yang ditarik oleh gravitasi bumi. Batu meteor akan terbakar dan apabila ukurannya besar dan tidak habis terbakar, batu ini akan jatuh ke permukaan bumi dan disebut meteorit.


Bahaya Kerusakan Lapisan Ozon

Lapisan ozon  yang mengalami kerusakan karena adanya CFC (Cloro Fluro Carbon) yaitu gas yang biasa digunakan untuk bahan pendingin, AC, kulkas dan hairspray. CFC akan menguraikan ozon (O3) menjadi O2 dan O, sehingga menyebabkan ozon berkurang dan membuat lubang ozon. Rusaknya ozon ini mengakibatkan suhu bumi meningkat dan terjadi gangguan iklim.

Ozon(O3) adalah salah satu dari gas-gas yang membentuk atmosfer. Lapisan ozon terdapat di kulit bumi bagian Stratosfer. Lapisan ozon merupakan penghalang bagi sinar ultra violet yang dipancarkan matahari. Jadi apa yang akan terjadi seandainya lapisan ozon ini semakin menipis?  Tentu saja banyak hal-hal berbahaya yang akan terjadi.

Beberapa diantaranya adalah:

  1. Naiknya permukaan air laut, akibat dari mencairnya gunung-gunung es di kutub utara. Lambat laun daratan akan diliputi air dan tenggelam.
  2. Menipisnya jumlah fitoplankton di laut, yang merupakan basis rantai makanan. Hal ini berbahaya bagi kelangsungan biota laut dan kehidupan makhluk hidup.
  3. Sinar ultra violet yang masuk ke permukaan bumi, bisa menyebabkan berbagai penyakit. Seperti timbulnya penyakit kanker kulit, katarak dan penurunan daya tahan tubuh.
  4. Sinar ultra violet juga dapat mengurangi hasil panen, karena tanaman menjadi rusak.

Nah, tentunya kita telah mengetahui sedikit mengenai manfaat atmofer bagi kehidupan makhluk di bumi ini dan damfak negatif yang akan terjadi apabila kita merusaknya. Diperlukan kesadaran manusia untuk menjaga planet bumi kita. Mulailah dari lingkungan sekitar kita, misalnya, dengan melakukan penghijauan, atau dengan mengurangi penggunaan peralatan yang menghasilkan zat-zat penghancur ozon, seperti Freon dan halon. Namun dengan meningkatnya kemajuan teknologi,diharapkan berbagai penemuan-penemuan tetap mengutamakan keselamatan lingkungan hidup. Siapa lagi yang menjaga bumi ini, kalau bukan kita sendiri.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

,
Post Date: Saturday 23rd, May 2015 / 14:51 Oleh :
Kategori : Alam