12 Manfaat Bermain Catur Bagi Fungsi Otak

Catur memang dikenal sebagai permainan olah otak, yang menurut pandangan umum bahwa mampu melatih kemampuan otak. Adapun banyak penelitian yang mengklaim hal tersebut, bahwa permainan ini berkaitan erat pada perkembangan kemampuan otak. Otak adalah organ yang cukup penting bagi manusia, semua fungsi kerja tubuh kita baik secara sadar atau tidak sadar dipengaruhi oleh otak.

manfaat-bermain-caturSejarah Singkat Permainan Catur

Permainan catur dalam bahasa Indonesia dikenal dengan catur yang dalam bahasa sansekerta berarti empat. Makna catur adalah  4 sudut dalam papan permainan catur ini. Permainan ini sudah sangat lama adanya sejak zaman dimana Negara-negara masih dalam bentuk kerajaan. Tidak salah jika permainan ini merupakan manivestasi dari simbol kerajaan dalam setiap bidak catur yang dimainkan. Permainan ini dikenal berasal dari India zaman kekaisaran Gupta sebelum akhirnya di populerkan oleh bangsa eropa pada permulaan abad 19. Dalam bahasa inggris sendiri disebut chess yang diambil dari kata shah asal bahasa Persia.

Berikut manfaat nyata yang bisa kita dapatkan tatkala membiasakan untuk bermain catur:


1. Meningkatkan IQ

Sudah bukan hal yang baru bahwa catur mampu meningkatkan Intelectual Questions seseorang. Dullea, Palm, dan Fergusan berpendapat serupa bahwa, mempelajari permainan catur secara sistematis berperan dalam peningkatan kecerdasan intelektual seseorang, sama halnya memperkuat kemampuan berhitung, bahasa, dan membaca masalah.

Penelitian :

Uji coba telah dilakukan di Venezuela terhadap 4 ribu siswa kelas 2 SD. Mereka di ajak untuk mempelajari catur selama 4,5 bulan dan hasilnya luar biasa, ada kenaikan IQ secara signifikan dari 4000 siswa tersebut. Bagi kita yang ingin meningkatkan nilai IQ kita, bisa menjadikan permaianan catur sebagai kebiasaan mulai sekarang.


2. Meningkatkan SQ

Tidak hanya IQ yang di dapat, SQ pun turut dipengaruhi oleh permainan ini. Spritual Question yang berperan dalam menumbuhkan spirit mental atau motivasi jiwa seseorang ini bisa di tingkatkan salah satunya dengan bermain catur.

Penelitian :

Hal ini di buktikan oleh penelitian Dr. Stefurak yang merupakan neuropsikologi kognitif menyatakan bahwa “instruksi dalam catur menstimulus pikiran dan emosi untuk menyusun susunan mental yang membuat timbulnya motivasi diri untuk pengembangan diri meraih prestasi belajar di sekolah dan dalam kehidupan”.


3. Memperkuat Daya Konsentrasi

Permainan catur menuntut seorang untuk fokus. Setiap langkah harus di pikirkan dengan matang. Sekali saja salah akan membuat semuanya berantakan, apalagi jika musuh sudah mulai menyerang dan mengacak-acak pola permainan kita. Tentu kita harus dituntut untuk keluar dari masalah yang di berikan musuh dan mesti melakukan pola serangan yang mampu menyudutkan lawan.

Menciptakan strategi dan taktik dalam permainan catur bukanlah hal yang mudah, dibutuhkan konsentrasi yang sangat mendalam. Bahkan tidak sedikit pecatur yang benar-benar berkonsentrasi dalam permainan hingga tidak menghiraukan kondisi di luar dirinya. Hal ini bagus untuk melatih daya konsentrasi kita, fokus untuk menciptakan jalan keluar dan menyelesaikan pekerjaan adalah hal yang dibutuhkan oleh setiap orang di dunia kerjanya.


4. Meningkatkan Daya Kreatifitas

Dalam Permainan catur kita di latih untuk mampu membayangkan langkah-langkah yang terjadi selanjutnya. Setiap langkah yang kita jalankan atau yang dijalankan oleh musuh mesti dipikirkan apa efek selanjutnya. Untuk melakukan itu pemain di haruskan mampu membayangkan kondisi yang akan terjadi selanjutnya. Inilah skill abstraksi yang bisa terbentuk yang mana kemampuan abstraksi sangat dibutuhkan bagi seseorang untuk menciptakan ide-ide baru yang menunjukkan daya kreatifitasnya.

Penelitian :

Penelitian yang dilakukan oleh Dr Albert Frank, di Zaire pada tahun 1973 yang dilakukannya selama setahun menemukan bahwa anak-anak yang bermain catur memiliki kecerdasan spasial, numeric, administrasi, dan kemampuan mengarang. Temuan tersebut berlaku bagi mereka yang mempelajari catur dan tidak dipengaruhi oleh factor bakat atau genetic seperti yang di kemukakan oleh Dr Robert bahwa kemampuan tersebut tak hanya secara individual tertentu namun berlaku bagi mereka semua yang memperlajari catur.


5. Melatih Berpikir Sistemik

Penelitian :

Dr Robert ferguson juga telah melakukan penelitian terhadap PA Scholl District kepada siswa SMP disana. Dia berhasil menemukan bahwa waktu yang digunakan selama 64 jam dalam 32 pekan untuk bermain catur menunjukkan kemajuan dalam perkembangan daya kritisnya.

Inilah yang disebut sebagai daya berpikir kedepan, memahami hal-hal sistemik apa yang akan terjadi, apakah menguntungkan atau tidak. Dialektika itulah yang selalu muncul saat kita bermain catur. Oleh karena itu pemain akan mampu menciptakan langkah preventif yang bisa berdampak sistemik bagi pola permainan yang berlangsung.


6. Melatih Berpikir Logis

Setiap bidak memiliki gerakan yang berbeda. Setiap gerakan tersebut yang memberikannya hak untuk melangkah. Gerakan setiap bidak akan mempengaruhi permainan kita apakah semakin berkembang atau justru malah menyudutkan kita. Saat memainkan bidak-bidak tersebut kita di tuntut untuk berpikir logis, apakah dengan memainkan bidak tersebut mampu membuat ancaman terhadap musuh sesuai yang kita harapkan atau tidak.

Jika kita menemukan lketidaktepatan dalam memikirkan logika setiap langkah bidak-bidak kita, maka permainan akan sulit kita kembangkan. Inilah yang dimaksud dengan bermain catur, kita pun dituntut untuk senantiasa berpikir logis untuk menciptakan langkah-langkah yang tepat.


7. Melatih Kesabaran

Bermain catur butuh berpikir yang mendalam. Berpikir dengan sangat dalam itupun membutuhkan waktu yang sangat lama. Tidak aneh jika kita lihat bahwa catur berlangsung sangat lama bahkan sampai berjam-jam. Jika yang bertanding adalah para master kelas internasional pasti akan membutuhkan waktu yang sangat-sangat lama, bahkan bisa saja sampai draw atau tidak ada yang menang maupun yang kalah. Inilah yang membuat pemain tersebut terlatih kesabarannya. Sekalinya kita tidak sabar, justru akan membuat kita mengambil keputusan langkah yang salah.


8. Kemampuan Analisis Meningkat

Seperti yang diungkapkan oleh para pakar sebelumnya, bahwa dengan bermain catur turut mempengaruhi peningkatan kemampuan menghitung. Wajar saja, karena dalam permainan catur kita juga harus pandai berhitung. Apakah ini menguntungkan atau merugikan? apakah dengan sisa bidak yang dimiliki bisa mematikan lawan? hasil apa yang realistis di dapatkan?

Pikiran-pikiran itu yang pasti muncul di kepala setiap pemain. Setiap pertanyaan tersebut membutuhkan analisis yang mendalam. Oleh karena itu bagi yang ingin pandai berhitung, mulailah dengan bermain catur.


9. Mencegah Resiko Alzheimer

Sebagai pengetahuan bagi anda, penyakit Alzheimer ini bisa di katakan seperti penyakit mental di dalam otak kita, yang biasanya dialami oleh orang tua. Menurunnya kemampuan otak seperti daya ingat melemah, mudah kikuk, dsb merupakan gejala penyakit ini. Dengan permainan catur, penyakit ini bisa dicegah sedari awal.

Penelitian :

Pakar di bidang ilmu pembedahan yaitu Lord Darzi, mengatakan bahwa setiap orang memiliki resiko terkena penyakit otak tua. Oeh karena itu sedari awal mulailah mencegahnya dengan merubah pola makan, berolahraga, dan merangsang otak dengan permainan-permainan seperti puzzle dan catur.


10. Melatih Kepekaan

Dalam permainan catur kita harus peka terhadap setiap gerakan bidak musuh dan tidak boleh menganggapnya remeh. Oleh karena itu dengan bermain catur turut membantu kepekaan kita.

Penelitian :

Studi yang dilakukan pada tahun 1990-1992 di kota New York, menunjukkan hasil bahwa pemain catur meningkat daya kinerja membacanya. Membaca disini diartikan sebagai membaca kondisi, istilah lain adalah kepekaan diri.


11. Mempertajam Daya Ingat

Departemen pendidikan di Negara Moldavia, menemukan bahwa adanya perbaikan daya memori dan kenaikan daya imajinasi bagi anak-anak yang mempelajari catur. Menjadi pribadi yang mudah lupa itu tidak enak. Apalagi masih muda atau remaja yang sering lupa sering dianggap kurang baik bagi teman-temannya. Bagi remaja sebaiknya memiliki hobi bermain catur juga selain hobi lain yang selama ini disukainya.


12. Belajar Tanggung Jawab

Juara catur dunia GM Yasser Seirawan menulis manfaat bermain catur dalam 5R. Salah satunya “Responsibility” yang artinya tanggung jawab. Permainan catur memaksa kita untuk berpikir secara mandiri, tidak ada bantuan, tidak ada kesempatan kedua dan tidak ada contekan untuk berbuat curang. Semua harus murni dari pikiran kita secara mandiri. Itulah yang akhirnya melatih kita untuk memiliki tanggung jawab kepada diri kita sendiri.




Catur memang merupakan permainan yang menantang. Permainan ini, memainkan 6 jenis bidak yang memiliki pola gerakan yang berbeda dituntut untuk mampu mematikan bidak raja lawan. Otak kanan dan kiri kita dipacu untuk aktif dalam berkreasi dan membaca gerakan lawan, Sehingga dia yang menang bisa dikatakan otaknya lebih seimbang dari dia yang dikalahkan.

Permainan ini tidak semua orang bisa memainkannya dengan baik. Oleh karena itu ada tingkatan level yang menunjukkan keterampilam catur di dunia Internasional. FIDE yang merupakan organisasi Catur dunia memberikan gelas Grandmaster (GM) bagi laki-laki, dan Grandmaster wanita (GMW) bagi perempuan. Di Indonesia sendiri, PERCASI (Persatuan Catur Indonesia) juga memberikan kelas kelas nasional Master Nasional (MN), dan Master Nasional Wanita (MNW).


Permainan ini dalam kurikulum pendidikan di kategorikan ke dalam rumpun mata pelajaran matematika. Seperti di Kanada, ada tes dengan istilah Mathematic challence adalah tes yang menggunakan catur untuk mengajar logika dan skill problem solving dari kelas 2 SD sampai dengan SMP. Hasilnya fantastis, adanya kenaikan skor skill problem solving 19%. Bahkan Kanada menjadi Negara yang mengungguli AS dalam skor pendidikan problem solving skala international.

Catur dikenal sebagai permainan olah otak. Di Zaman yang modern ini, permainan ini bahkan menjadi pelajaran di sekolahan di beberapa Negara. Catur telah masuk ke dalam kurikulum pendidikan dari 30 negara di Dunia. Sebut contoh seperti negara Islandia, Rusia, Venezuela, Kanada, USA, dan banyak Negara lainnya.


, , , ,
Post Date: Monday 16th, February 2015 / 04:10 Oleh :
Kategori : Kebiasaan