7 Manfaat Olahraga untuk Psikis Manusia

Olahraga merupakan salah satu tindakan yang mencerminkan gaya hidup sehat. Seseorang yang rajin berolahraga dipastikan memiliki kesehatan tubuh yang lebih baik dibandingkan orang-orang yang jarang berolahraga. Selain meningkatkan kesehatan fisik, olahraga juga dipercaya mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik. Tidak hanya baik bagi kesehatan fisik, olah raga ternyata juga memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan psikis atau mental. Bahkan mungkin Anda tidak asing dengan semboyan “di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat”. Maka dari itu, berolahraga penting dilakukan untuk menjaga kebugaran fisik dan juga mental. Lalu apa saja manfaat olahraga untuk psikis manusia? Berikut ini diantaranya :

1. Mengurangi Stres

Masyarakat perkotaan merupakan masyarakat yang rentan akan stres karena tingginya aktivitas. Selain itu, tingginya tuntutan kerja dan juga tuntutan ekonomi membuat orang-orang di lingkungan perkotaan rentan terhadap stres. Namun bukan berarti masyarakat pedesaan tidak akan mengalami stres. Stres bisa dialami oleh siapapun yang merasa khawatir, sedih, atau tertekan. Tingkat stres yang terlalu tinggi dapat menyebabkan berbagai gangguan fisik seperti meningkatnya kadar kolesterol dan juga meningkatnya potensi gangguan pada kardiovaskuler (penyakit jantung). Karena itu, menghindari ataupun mengobati stres merupakan suatu keharusan agar kesehatan fisik dan juga psikis tetap seimbang.

Ternyata stres dapat diatasi dengan cara berolahraga. Bagaimana bisa? Berolahraga secara efektif mampu mengalihkan perhatian seseorang terhadap sesuatu hal yang membuatnya stres. Berolahraga juga terbukti mampu meningkatkan ketahanan sistem kardiovaskuler sehingga dapat membantu seseorang menjadi lebih tenag dalam menghadapi permasalahan. Beberapa jenis olahraga yang direkomendasikan mampu mengurangi ketegangan otak akibat stres adalah bersepeda, berenang, berjalan kaki, joging, dan juga yoga.

2. Bermanfaat untuk Meningkatkan Kemampuan Otak

Seseorang yang rajin berolahraga biasanya akan memiliki kemampuan otak dan juga konsentrasi yang lebih baik bila dibandingkan dengan orang-orang yang jarang berolahraga. Dalam kinerjanya, otak selalu membutuhkan pasokan oksigen yang cukup agar bisa bekerja secara optimal. Dengan berolahraga, pasokan oksigen ke otak akan lebih banyak. Saat berolahraga, aliran darah akan lebih lancar, termasuk aliran darah yang menuju otak. Darah berfungsi membawa oksigen untuk disebarkan ke seluruh tubhuh. Dengan kata lain, semakin banyak aliran darah ke otak, maka pasokan oksigen ke otak juga lebih optimal.

3. Menambah Daya Ingat, Menormalkan Selera dan Seks

Olahraga ternyata juga mampu merangsang produksi hormon endogenous opioids. Hormon tersebut memiliki peranan sebagai morfin bagi tubuh. Reseptor dari hormon tersebut ditemukan dalam hipotalamus dan sistem limbik otak. Keduanya merupakan daerah yang berhubungan dengan emosi manusia dan juga tingkah lakunya. Salah satu sistem hormon endogenous opioids yang disebut beta-endorphin mampu mengurangi rasa nyeri dan memberi kekuatan untuk menghadapi kanker. Selain itu, beta-endorphin juga mampu menambah daya ingat, menormalkan selera, seks, dan juga tekanan darah. Berolahraga ternyata mampu merangsang produksi beta-endorphin. Semakin banyak beta-endorphin yang dihasilkan, maka rasa nyeri, deperesi, dan juga cemas dapat dihindari.

4. Dapat Membuat Tubuh Rileks

Berolahraga dapat meningkatkan gelombang alfa di dalam otak. Gelombang alfa merupakan gelombang di otak yang berhubungan dengan rasa rileks dan juga santai yang sering hadir ketika bermeditasi. Melakukan olahraga jogging selama 20 hingga 30 menit per hari dapat meningkatkan gelombang alfa di dalam otak. Gelombang alfa tersebut dapat menghindarkan depresi dan juga rasa cemas berlebih sehingga stres dapat dihindari.

5. Mengurangi Depresi

Selain mampu mengurangi depresi dengan meningkatkan gelombang alfa, berolahraga juga bermanfaat untuk melancarkan kegiatan penyaluran pada saraf di dalam otak. Berdasarkan penelitian, berolahraga dapat meningkatkan  norepinephrine, dopamine, dan serotonin di dalam otak. Ketiganya berperan agar otak terhindar dari depresi. Banyak peneliti yang menyatakan bahwa  norepinephrine, dopamine, dan serotonin di dalam otak sangat berhubungan pada tingkat resiko depresi dan juga skrizofenia. Dengan berolahraga sudah tentu otak akan merasa lebih rileks dan hidup terasa lebih tenang dan juga damai.

6. Meningkatkan Perasaan Bahagia

Berolahraga juga dapat merangsang produksi hormon adrenalin, serotonin, dopamin, dan endorphin. Ketiga hormon tersebut berperan sebagai hormon yang meimbulkan rasa bahagia pada seseorang. Berdasarkan salah satu survei yang dilakukan di Inggris, sebanyak 83% penderita depresi bergantung pada aktivitas olahraga untuk memberikan perasaan tenang dan juga mengurangi rasa cemas. Olahraga dianggap sebagai pencegah alami penderita depresi tanpa harus menggunakan obat.

7. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Seseorang yang rajin berolahraga akan memiliki tubuh yang sehat dan juga kekuatan fisik yang prima. Kondisi tersebut sudah tentu akan meningkatkan kepercayaan diri seseorang. Bahkan sebuah strudi yang dilakukan di Amerika menyebutkan bahwa remaja yang rajin berolahraga akan memiliki tingkat kepercayaan diri yang sama besar dengan remaja-remaja lain yang memiliki fisik menarik.

Demikian beberapa manfaat yang dapat kita peroleh dengan rajin berolah raga. Olah raga ternyata tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, namun juga memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan psikis kita. Karena itu mulailah membiasakan diri untuk berolah raga agar memiliki kesehatan fisik dan psikis yang seimbang.

, , ,
Oleh :
Kategori : Olahraga