9 Manfaat Jalan Pagi Untuk Menurunkan Berat Badan

Ada lebih dari 20 manfaat jalan kaki pagi hari yang dilakukan secara teratur setidaknya selama 30 menit sudah bisa mengubah hidup anda menjadi lebih baik khususnya jika anda menderita beberapa penyakit seperti kegemukan, diabetes, penyakit jantung dan masalah lainnya. Jalan pagi sangat baik dilakukan untuk jantung dan juga persendian, selain itu udara pagi juga bisa menenangkan saraf, memperbaiki mood dan juga membuat anda bisa bertenaga sepanjang hari. Tidak hanya banyak manfaat jalan pagi untuk kesehatan dan juga penyakit, namun ada juga manfaat jalan pagi untuk menurunkan berat badan yang harus anda ketahui seperti ulasan dari kami berikut ini.

  1. Merampingkan Tubuh

Obesitas adalah salah satu penyebab tertinggi dari kematian dan juga banyak penyakit sehingga banyak dokter yang akan menyarankan pasiennya untuk menurunkan berat badan dan salah satu cara mudah yang bisa dilakukan adalah dengan berjalan kaki di pagi hari. Jalan kaki adalah jenis olahraga yang tidak terlalu berat dan melelahkan serta baik untuk jantung setidaknya 30 hingga 40 menit setiap pagi. Selain itu, berjalan kaki juga sangat baik untuk meningkatkan denyut jantung sekaligus membakar kalori yang sangat penting untuk membuat tubuh terlihat lebih ramping. Dalam penelitian juga sudah dilakukan percobaan pada pasien obesitas dengan cara berjalan kaki di pagi hari dan menemukan jika kegiatan tersebut bisa sangat membantu untuk mengurangi berat badan serta lemak sekaligus meningkatkan kekuatan otot.

  1. Mengontrol Kolesterol

Tubuh memang membutuhkan sejumlah kolesterol untuk menjaga kesehatan tubuh agar tetap maksimal sekaligus membangun membran sel. Namun, jika kadarnya terlalu berlebihan, maka bisa menimbulkan masalah pada jantung disaat jumlah lipid darah terlalu berlebihan khususnya jika kolesterol tinggi yang dialami berjenis LDL atau kolesterol jahat dan justru HDL atau kolesterol baik kadarnya terlalu rendah. Dengan melakukan gaya hidup yang aktif seperti jalan kaki di pagi hari sudah cukup menjadi cara terbaik untuk menjaga kadar kolester dalam tubuh yang tentunya juga berpengaruh terhadap penurunan berat badan.

  1. Memberikan Energi Tubuh

Berjalan setiap pagi juga akan memberikan tubuh sumber energi lebih banyak yang sangat dibutuhkan untuk beraktivitas sepanjang hari. Jalan pagi bisa meningkatkan sirkulasi darah dan suplai oksigen yang membuat anda bisa lebih aktif sepanjang hari sekaligus membantu program penurunan berat badan.

  1. Menurunkan Risiko Penyakit

Hal yang sering terjadi saat seseorang melakukan diet untuk menurunkan berat badan adalah timbul berbagai penyakit karena kurangnya asupan nutrisi ke dalam tubuh. Namun hal berbeda akan terjadi jika anda memilih untuk mulai jalan pagi dengan teratur. Hal ini sangat baik dilakukan untuk meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh yang penting bagi penderita anemia, mencegah berbagai penyakit kardiovaskular dan juga penyakit berbahaya lainnya. Jalan kaki juga dapat meningkatkan metabolisme dalam otot sekaligus membantu fungsi tubuh supaya bisa berjalan dengan normal sehingga masalah kesehatan bisa teratasi hanya dengan berjalan kaki.

  1. Mengurangi Kelelahan

Jalan pagi cepat bisa membuat tubuh terasa segar kembali yang juga bisa mengatasi lelah sekaligus meningkatkan energi sehingga bisa membakar lemak lebih banyak dalam tubuh sekaligus tetap bersemangat di sepanjang hari. Bahkan dalam penelitian membuktikan jika berjalan kaki juga bisa mengurangi kelelahan yang sering dialami penderita kanker sehingga jalan kaki juga bisa dijadikan salah satu solusi kanker yang bagus.


  1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, jalan kaki bisa meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh. Hal ini nantinya juga akan memberikan efek positif pada sistem kekebalan tubuh sekaligus meningkatkan suplai oksigen ke seluruh tubuh. Hanya dengan berjalan kaki 30 menit setiap pagi sudah bisa menguatkan sistem kekebalan tubuh anda untuk melindungi penyakit selama program menurunkan berat badan anda.

  1. Mengencangkan Tubuh

Tidak hanya membuang lemak dalam tubuh lebih banyak dan membuat tubuh tetap terlihat ramping, namun berjalan kaki di pagi hari juga menjadi cara yang bagus untuk mendapatkan tampilan tubuh lebih kencang tanpa perlu melakukan olahraga yang terlalu berat sehingga aman dilakukan oleh penderita obesitas. Jalan kaki dengan cepat akan membantu memulihkan tonus otot, membentuk otot kaki, perut dan juga beberapa bagian lain pada tubuh sehingga secara otomatis berat badan juga semakin menurun.

  1. Mengurangi Penumpukan Lemak

Jalan pagi yang dilakukan dengan teratur nantinya juga bisa membantu tubuh untuk memproduksi keringat lebih banyak. Tidak hanya berguna untuk mengeluarkan racun dalam tubuh, namun dengan berkeringat maka anda juga mengikis penumpukan lemak yang ada dalam beberapa bagian tubuh khususnya perut, paha dan bokong dan hasilnya berat badan juga bisa turun secara bertahap.

  1. Membakar Kalori Lebih Cepat

Pembakaran kalori merupakan salah satu tugas berat tubuh yang agak sulit dilakukan masyarakat modern saat ini. Akan tetapi dengan berjalan di pagi jari, maka proses pembakaran kalori bisa dilakukan secara sederhana sekaligus sangat baik sebagai latihan kardiovaskular untuk meningkatkan detak jantung. Dengan melakukan kegiatan seperti jalan pagi yang bisa meningkatkan detak jantung, maka akhirnya kalori dalam tubuh juga akan dibakar lebih banyak yang nantinya juga membantu untuk menurunkan berat badan berlebih. Namun untuk hasil terbaik, usahakan untuk melakukan jalan cepat di pagi hari dan jadikan hal tersebut sebagai rutinitas anda.

Ada begitu banyak manfaat jalan pagi untuk menurunkan berat badan sekaligus membentuk tubuh anda semakin ramping. Agar hasilnya bisa maksimal, maka lakukan jalan kaki pagi ini sebagai rutinitas anda dan tambah kecepatan dari waktu ke waktu agar hasil yang anda inginkan bisa lebih terlihat.

, , ,
Oleh :
Kategori : Olahraga
Doctors Talks

Gigi berlubang bagian atas bisa menyebabkan Penyakit meningitis, Gigi berlubang bagian bawah bisa menyebabkan penyakit yang menyebabkan kematian mendadak, apa itu ? Simak penjelasan Drg. Albertus Andika berikut ini.