Categories: Sosial

Manfaat CGI Bagi Indonesia

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Indonesia sebagai negara berkembang tentunya masih membutuhkan sokongan dari negara lain untuk bisa meraih kedudukan yang lebih baik sebagai sebuah negara. Terutama bantuan dari negara-negara maju dengan stabilitas ekonomi lebih baik ketimbang dari Indonesia. Khususnya bantuan dalam bentuk dana. Untuk itulah kehadiran CGI (Consulative Grup on Indonesia) sangat berguna bagi Indonesia sebagai negara yang masih tergolong sebagai negara berkembang.

CGI sendiri adalah kelompok negara yang memberi kredit kepada Indonesia dengan bunga yang lebih ringan. Kehadiran CGI tidak bisa dipungkiri lagi tentang manfaatnya bagi Indonesia, seperti yang akan dijelaskan di bawah ini :

1. Membantu Pergerakan Ekonomi Indonesia

CGI sendiri adalah bentuk lanjutan dari kelompok IGGI (Inter Government on Indonesia) yang dibubarkan karena keberadaan Belanda sebagai anggotanya. Hal tersebut tidak lepas karena Indonesia menduga terlalu banyaknya Belanda ikut campur dalam urusan politik dalam negeri Indonesia. Hingga kemudian dengan ijin serta kesetujuan dari pihak Bank Dunia maka diciptakan CGI yang resmi berdiri pada April 1992. Sebagai bentuk kepedulian serta wadah bagi negara lain untuk membantu Indonesia salah satunya dalam sektor ekonomi.

2. Membantu Percepatan Pembangunan di Indonesia

Dengan dana yang diberikan oleh CGI tentunya bisa dimanfaatkan oleh negara Indonesia untuk mempercepat pembangunan dalam negeri. Hal tersebut dilakukan untuk membuat Indonesia tentunya agar tidak kalah bersaing dengan negara-negara berkembang lainnya. Sebut saja seperti Malaysia, Singapura maupun Brunei. Sehingga cita-cita untuk bisa menjadi negara besar dengan pembangunan yang maju tentunya bisa diwujudkan.

3. Mengkoordinasi Bantuan Keuangan Untuk Indonesia

Tentunya bantuan maupun pinjaman yang datang dari berbagai negara harus diatur sedemikian rupa dengan menggunakan satu wadah yang lebih baik. CGI seakan menjadi jawaban atas itu semua. Dengan mengkordinasi bantuan tersebut maka akan lebih tepat sasaran atas apa yang memang tengah dibutuhkan oleh negara Indonesia. Sekaligus menciptakan komunikasi serta hubungan yang baik antara negara Indonesia dengan negara-negara lainnya. Sehingga hubungan Internasional Indonesia menjadi terjaga di mata dunia.

Related Post

Berbagai hal lainnya yang membantu perekonomian indonesia :

Latar Belakang Pembentukan CGI

Diawali pada tahun 1967 ketika Belanda ingin mengkordinir bantuan dari negara-negara lain yang ditunjukan untuk Indonesia. Hingga kemudian resmilah dibentuk IGGI sebagai kelompok yang mengkordinir. Dengan negara Belanda sebagai ketua dari IGGI. Kegiatan aktif IGGI di mata Internasional diawali dengan diadakannya rapat pertama dari IGGI di Amsterdam pada 20 Februari tahun 1967. Rapat tersebut langsung membahas tentang kondisi Indonesia pada masa itu. Pertemuan dari para anggota IGGI sendiri dilakukan selama dua kali dalam satu tahunnya. Hingga kemudian dari tahun ke tahun, pertemuan tersebut hanya dilakukan satu kali karena kondisi ekonomi Indonesia yang mulai menunjukan gejala ke arah yang lebih baik. Lalu pada tahun 1992 resmilah IGGI berganti menjadi CGI tentunya masih dengan fungsi yang sama.

Tentunya tidak bisa dipungkiri sebagai negara berkembang, maka stabilitas ekonomi Indonesia masih belum sebaik negara-negara maju lainnya. Untuk itulah bantuan dari pihak luar terutama anggota negara yang tergabung dalam CGI sangat membantu Indonesia untuk terus mengulirkan roda ekonomi miliknya ke arah yang lebih baik.

CGI sendiri terdiri dari berbagai badan-badan Internasional serta beberapa negara maju didalamnya

Negara Maju

  • Jepang
  • Selandia Baru
  • Jerman
  • Denmark
  • Amerika Serikat
  • Swiss
  • Austria
  • Finlandia
  • Inggris
  • Republik Korea
  • Belgia
  • Swedia
  • Prancis
  • Spanyol
  • Australia
  • Kanada
  • Norwegia
  • Italia

[/tab]
Badan Internasional

  • Bank Dunia
  • IFAD
  • Bank Pembangunan Asia
  • UNICEF
  • Kuwait Fund
  • Nordic Investment Bank
  • Saudi Fund
  • EIB (European Investment Bank)
  • IDB (Islamic Develompent Bank)

[/tab]