Manfaat Daun Alpukat

Manfaat daun alpukat banyak yang telah mempercayai khasiatnya. Tanaman alpukat berasal dari Meksiko, Amerika Tengah, saat ini buah alpukat telah di budidayakan di Amerika Selatan dan juga amerika tengah sebagai tamanaman perkarangan di daerah-daerah tropis di dunia, termasuk Indonesia. Tanaman alpukat yang mempunyai nama latin Persea Americana Miller ini sangat banyak di temukan di Indonesia. Walaupun bukan tanaman asli Indonesia, tetapi keberadaannya tidak asing lagi bagi masyarakat.

Masayarakat indonesia sudah sejak dulu kala telah melakukan serangkaian upaya penanggulangan penyakit menggunakan bahan-bahan dari alam sebagai pengobatan tradisional. Salah satunya yaitu memanfaatkan daun alpukat untuk menyembuhkan beberapa penyakit dan juga dapat menghaluskan kulit.

Manfaat daun alpukat untuk kesehatan

Berikut ini khasiat daun alpukat untuk menangani berbagai permasalahan kesehatan :

  1. Batu ginjal
  2. Menghaluskan kulit
  3. Kulit wajah kering
  4. Sakit pinggang
  5. Bengkak
  6. Hipertensi
  7. Sariawan
  8. Penghitam rambut
  9. Gigi berlubang
  10. Kencing manis (diabetes melitus)
  11. Lemak tak jenuh
  12. Makanan yang bisa mengingkatkan kesuburan pada wanita
  13. Kandungan Asam oleat yang tinggi

Kandungan yang terdapat dalam daun alpukat

  • Querstin

Querstin adalah senyawa keompok flavonol terbesar, querstin dan glikosidannya berada dalam jumlah sekitar 60-75%. Querstin di percaya dapat melindungi tubuh dari beberapa jenis penyakit degenerative dengan cara menangkap radikal bebas dan menghelat ion logam transisi makanan yang rendah, pemasakan dapat menyebabkan terjadinya proses dedgradasi oleh panas dan dapat melarutkan kuersetin dari air yang mendidih. Daun alpukat rasanya pahit berkhasiat sebagai diuretik dan menghambat pertumbuhan beberapa bakteri seperti staphylococcus sp, pseudomonas sp, protectus sp, escherichea sp, dan bacillus sp. Selain itu berkhasiat untuk menyembuhkan kencing batu, darah tinggi, dan sakit kepala. Daun yang dibuat teh dapat meyembuhkan nyeri saraf, nyeri lambung, bengkak saluran pernapasam dan haid tidak teratur.

  • Polifenol

Polifenol adalah sub-kelompok fitonutrien yang ditemukan dalam makanan seperti bawang, teh, anggur, dan kacang-kacangan tertetntu. Polifenol alami melindungi tanaman melawan patogen , parasit dan predator, dan sering berkontribusi pada rasa dan warna buah sayuran. Polifenol adalah kelompok zat kimia yang di temukan pada tumbuhan. Zat ini memiliki tanda khas yakni memiliki banyak gugus fenol dalam molekulnya. Plofenol berperan dalam memberi warna pada suatu tumbuhan seperti warna daun saat musim gugur.

Post Date: Monday 04th, August 2014 / 09:41 Oleh :
Kategori : Tumbuhan