15 Manfaat Temu Putih Untuk Wanita – Haid – Kista

Indonesia terkenal sebagai Negara yang kaya akan rempah-rempah. Bukan hanya ada satu jenis rempah, namun ratusan jenis yang bisa anda temui. Manfaat rempah terutama digunakan sebagai penambah cita rasa, namun ternyata rempah-rempah juga berkhasiat untuk kesehatan. Banyak jenis rempah yang sudah teruji dan dimanfaatkan. Misalnya manfaat jahe, manfaat lengkuas, dan manfaat temu putih yang kita bahas dalam artikel ini.

Kandungan Temu Putih

manfaat temu putihNutrisi dalam temu putih bukan zat makro molekul yang dibutuhkan tubuh seperti protein, lemak, atau karbohidrat. Namun nutrisinya membantu tubuh untuk memperkuat sistem imun, anti virus, antioksidan atau zat anti inflamasi. Kandungan zatnya lebih berperan dalam mencegah penyakit serta mengurangi pembengkakan. Cocok untuk yang sering melakukan kegiatan berat. Sifat khas rempah-rempah juga menghangatkan tubuh.

Banyak kandungan dalam temu putih. Yakni Minyak atsiri, kurkumin, demetoksikurkumin, cineole, curcumenole, borneol, resin, curcumol, curdione, dan etanol. Selain itu juga ada cyclopropanosesquitertene, 2 spirolactones, zedoaria kurang lebih germacrone, 4,5 epoxide, demetoksikurkumin, serta bisdemetoksikurkumin.

1. Pengobatan Kanker

Di dalam temu putih terdapat curcuma yang aktif sebagai RIP (Ribosome in Activating Protein). Manfaatnya adalah mampu menonaktifkan sintesa sel protein yang imbasnya, terhadap pertumbuhannya yang terhambat. Lalu protein akan melakukan netrasi pada sel kanker. Sehingga jika anda mengkonsumsi banyak temu putih, kandungan zat ini juga semakin besar. Akibatnya pertumbuhan sel kanker juga berhenti, lalu habis, dan lama-lama akan hilang.

2. Mengobati Sakit Perut

Orang desa jaman dahulu jika merasa nyeri perut mengkonsumsi wedang temu putih. Meski belum teruji secara klinis kandungan apa yang menyembuhkan tersebut, namun sudah banyak yang menggunakan. Hasilnya juga mereka sembuh. Sekarang ini dalam obat-obatan juga mencantumkan temu putih dalam komposisinya. Biasanya untuk menghangatkan tubuh serta pelega sakit perut.

Khasiat obat sakit perut ini juga terdapat pada :

3. Mengatasi Nyeri haid (Wanita)

Biasanya wanita yang akan datang bulan tanda-tandanya adalah nyeri haid. Sudah menjadi kebiasaan, sebab terjadi pengelupasan ovarium. Untuk itu banyak dari orang tua yang menyarankan meminum temu putih hangat. Kandungannya terdapat cineole, resin, curdione, borneol, dan curcumol yang mampu mengurangi rasa nyeri karena haid.

4. Mengurangi Resiko Kista (Wanita)

Kista adalah salah satu penyakit yang paling sering mengenai wanita. Kista dengan taraf ringan ditangani dengan operasi pengangkatan kista. Namun jika sudah berat, terpaksa harus diangkat rahimnya. Salah satu zat yang mampu mengurangi resikonya, terdapat dalam manfaat  temu putih. Kandungan zat didalamnya cineole, resin, curdione, borneol, curcumol mampu mengatasi resiko kista.

 5. Mengurangi Nyeri Otot

Biasanya terjadi pada lelaki yang kebiasaan mengangkat barang berat atau wanita yang melakukan banyak kerjaan. Nyeri otot sangat mudah mengenai siapa saja. Untuk melegakan asam laktat dalam tubuh, yakni dengan mengkonsumsi temu putih. Kandungan kurkumin serta adanya zat anti inflamasi, dapat mengurangi sakit perut dan mencegah pembengkakan.

Selain temu putih, khasiat ini juga terdapat pada :

6. Membantu Menurunkan Demam

Di Negara Brazil penggunaan manfaat temu putih lebih digunakan untuk anak-anak. Sebab kandungan alaminya tidak memberikan efek samping. Mereka memanfaatkan untuk penurun demam. Salah satu zat yang berperan aktif adalah curcumenol.

7. Sebagai Zat Anti Radang

Dalam temu putih terdapat nutrisi yang berguna untuk mengurangi peradangan. Zat itu dikenal sebagai curcumin yang bekerja sebagai anti inflamasi. Khasiat anti inflamasi lainnya juga terdapat pada :

8. Mengatasi Kerusakan Gen

Jaringan tubuh manusia sering kali rusak. Ketika anda terjatuh, jaringanya akan robek. Lalu gen, unit terkecil dari jaringan juga ikut hancur. Oleh sebab rentannya hal tersebut, anda perlu mengkonsumsi zat yang membantu pembentukan gen. Salah satunya temu putih yang mengandung manfaat antioksidan untuk perbaikan gen.

9. Zat Frimbikonitik

Selain menjaga dari kerusakan gen, manfaat temu putih juga mengatasi kerusakan sel. Zat yang bertanggung jawab atas hal tersebut adalah manfaat senyawa flavonoid dan kurkuminoid. Kandungan zat tersebut sebagai antioksida tubuh yang mampu menjadi tameng pelindung rusaknya sel.

10. Mengatasi Dispepsi

Masalah pencernaan sudah menjadi biasa bagi manusia pada umumnya. Ada pengobatan yang mampu memperlambat perkembangan bakteri, yakni kandungan minyak atsiri pada temu putih yang memiliki fungsi sebagai anti bakteri. Dengan adanya zat tersebut, pertumbuhan bakteri Ezcherichia coli akan melambat.

11. Mengatasi Hepatomegali

Pembesaran hati atau dikenal sebagai Hepatomegali memang menjadi masalah yang cukup serius. Penyebabnya adalah terjadi infeksi pada liver. Sehingga harus ada pelindung atau save control dari zat dalam tubuh. Salah satu zat yang mampu mengaktifkan save control adalah curcumenol dan kelompok zat sesquiterpen. Beberapa jenis sesquiterpen adalah germakron, kurzerenon, dan germakron epoksida yang ada pada manfaat temu putih.

12. Mencegah TBC

Salah satu faktor penyakit TBC adalah bakteri. Untuk itu anda perlu meningkatkan kekebalan tubuh. Juga membutuhkan zat yang mampu menangkal atau membunuh serta melemahkan kekuatan bakteri tersebut. Salah satunya dengan manfaat temu putih. Kandungan minyak atsiri mampu bekerja sebagai anti bakteri.

Manfaat rempah lain untuk menangani penyakit TBC ini, terdapat pada :

13. Mencegah Perkembangan Tumor

Suatu daging yang tumbuh dibagian tubuh anda, namun pertumbuhanya tidak normal. Anda harus berwaspada, jikalau hal itu yang dinamakan tumor. Sebab salah satu pemicu kanker adalah pertumbuhan tumor yang menjadi ganas. Untuk itu cara menghambat pertumbuhan tumor dengan MANFAAT temu putih. Kandungan curcuma zedoaria sangat ahli dalam masalah perlambatan tumor. Hal ini sudah teruji di penelitian Anti Cancer Medical Herbs.

14. Mencegah Kolera

Salah satu penyakit yang cukup familiar di Indonesia. Cara penyebaran penyakit ini melalui bakteri yang disebut Vibrio comma. Maka harus ada proteksi diri untuk mencegah atau melawan bakteri tersebut. Salah satunya dengan kandungan minyak atsiri dalam manfaat temu putih. Fungsinya sebagai zat anti bacterial mikroba, sehingga mampu untuk memperlemah v. comma tersebut.

15. Mencegah Typus

Penyakit ini memang kerap menjangkit oleh orang-orang yang memiliki kebiasaan makan buruk. Typus menyerang bagian pencernaan, sehingga sangat mengganggu proses metabolisme. Bahkan jika sampai tahap kronis, bisa tidak tertolong. Untuk itu perlu dicegah. Penularanya lewat bakteri yang dikenal sebagai Salmonella typosa atau Salmonella paratyphi. Pencegahanya dengan konsumsi makanan yang mampu mencegah bakteri, atau minimal mengganggu pertumbuhan bakteri. Salah astu peran penting disini adalah minyak atsiri. Kandunganya mampu bekerja sebagai zat anti mikroba.

Gaya Hidup Tidak Sehat Sebagai Sumber Penyakit

Banyak orang yang mengatakan ingin sehat, terhindar dari penyakit, ingin terlihat segar dan bugar. Namun mereka tidak mengimbangi dengan pola makan dan kandungan gizi yang sesuai dengan kegiatan yang dilakukan. Konsumsi junk food masih berjalan, rokok masih terus dihisap, tidur pagi atau dini hari masih dilakukan, bagaimana mau sehat?

Jika ingin menyayangi tubuh, maka ubahlah gaya hidup anda. Salah satunya dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi yang diperlukan tubuh. Seperti protein, lemak, vitamin, mineral dan sebagainya. Minimalisir penggunaan obat-obatan atau sejenis supplement. Sebab dalam suatu ramuan supplement rempah, pasti memiliki efek samping dari bahan kimia campuranya. Jika anda ingin aman, konsumsi rempah aslinya. Kadang kala sudah diramu khusus menjadi minuman, seperti jamu.

Seperti yang telah disebutkan pada manfaat temu putih di atas. Rempah ini bisa didapatkan di mana saja, sebab penyebaran tanaman ini sudah sampai nusantara. Bahkan beberapa pengobatan herbal juga sudah mulai tertarik untuk mengeksploitasi kegunaan rempah ini.