4 Manfaat Sunblock untuk Kulit dan Penggunaannya

Sunblock merupakan sejenis tabir surya yang mengandung bahan anorganik, dimana zat tersebut mampu melindungi kulit dari sengatan sinar matahari. Cara kerja bahan tersebut yakni berfungsi sebagai dinding yang membatasi antara kulit dengan paparan sinar matahari sebagai upaya perlindungan terhadap kulit. Perlu kita ketahui bahwa sinar matahari akan memicu radiasi yang sangat membahayakan bagi kesehatan kulit manusia.

Untuk itu, pe   nggunaan sunblock pada kulit ini akan memantulkan paparan radiasi sinar matahari sebelum mengenai permukaan kulit secara langsung. Sinar ultraviolet tidak akan meresap kedalam kulit karena sudah terblokir sebelum mengenai permukaan kulit. Salah satu manfaat sunblock bagi kulit yakni terhindar dari masalah penuaan dini yang disebabkan oleh paparan sinar UVA serta mencegah lapisan kulit menjadi terbakar akibat paparan sinar UVB. (baca juga : manfaat sinar ultraviolet)

Jenis Sunblock Sesuai Kulit

Meskipun sunblock pada dasarnya berfungsi sebagai pelindung kulit dari bahaya paparan radiasi yang terdapat pada sinar matahari, namun pemilihan dan cara penggunaannya juga harus disesuaikan dengan jenis kulit anda. Hal ini karena setiap jenis kulit mempunyai masalah yang berbeda dan membutuhkan penggunaan produk dengan cara pemakaian yang berbeda pula. Berikut ini beberapa jenis kulit sesuai variasi sunblock yang benar :

  • Untuk Kulit Normal

Kulit yang normal cenderung lebih leluasa memilih jenis penggunaan sunblock pada kulitnya. Hal ini karena kandungan ph kulit sudah mencapai ukuran normal. Namun dianjurkan untuk menggunakan sunblock dengan jenis lotion karena kandungan air didalamnya lebih tinggi dibandingkan kandungan minyak yang dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Minyak berlebih pada kulit akan menyumbat pori-pori yang berujung pada munculnya jerawat.

  • Untuk Kulit Kering

Kulit yang kering dapat menggunakan sunblock dengan jenis krim karena, didalamnya terdapat kandungan minyak alami dan lanolin. Kedua kandungan yang terdapat didalam sunblock dengan jenis krim dapat membantu melembabkan kulit yang kering secara lebih optimal dibandingkan kinerja sunblock jenis lain. Jika kelembaban kulit telah terlindungi maka kulit akan semakin terjaga kelembutannya.

  • Untuk Kulit Berminyak dan Sensitif

Kulit berminyak serta sensitif dapat mengaplikasikan sunblock dengan jenis spray pada kulit sebelum berada dibawah terik matahari langsung. Pemilihan jenis spray ini dikarenakan kulit berminyak dan sensitif akan sangat tergantung pada jenis sunblock yang digunakan. Kandungan air yang tinggi didalamnya dapat meminimalisir tingkat sensitif dari kulit itu sendiri dengan cara pencegahan iritasi secara langsung. Selain itu pemakaiannya tergolong paling praktis jika dibandingkan dengan pemakaian sunblock dari jenis lain.

  • Untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

Kulit yang berminyak dan berjerawat dapat pengaplikasikan sunblock dengan jenis gel pada kulit supaya tidak memperparah kondisi jerawat. Gel ini tidak mengandung banyak minyak dan bersifat lebih ringan ketika menempel pada kulit. Apabila sunblock jenis krim atau lotion dapat melekat pada kulit dan membantu melembabkan namun pada sunblock jenis gel ini hanya menempel secara ringan pada kulit. Kandungan air didalamnya lebih dominan serta terdapat pula kandungan alkohol yang mampu membantu melancarkan proses penyembuhan jerawat pada kulit.

Diatas telah dipaparkan mengenai sunblock beserta jenis sunblock, berdasarkan cara pemakaian dan kandungan didalamnya. Sepintas kita sudah mengetahui bahwa sunblock berfungsi sebagai pelindung dari paparan sinar matahari langsung. Namun secara detail kita akan membahas sejauh mana manfaat sunblock untuk kulit manusia. Berikut penjelasannya :

1. Terhindar dari Bahaya Paparan Radiasi Sinar Matahari Langsung

Seperti yang kita ketahui bahwa sunblock dapat memblokir sinar matahari sebelum efek negatifnya mengenai permukaan kulit. Sehingga kesehatan dan kecantikan kulit akan tetap terjaga secara optimal.

2. Terhindar dari Kerusakan Jaringan Kulit

Kulit yang terpapar sinar matahari secara langsung sangat berpotensi mengalami kerusakan jaringan kulit apabila terjadi dalam intensitas tinggi dan dalam jangka waktu yang lama. Namun penggunaan sunblock dapat melindungi lapisan kulit yang berada dibawah terik matahari.

3. Mencegah Terjadinya Masalah Penuaan Dini

Kulit manusia mempunyai tingkat perlindungan yang tidak begitu tinggi apabila berada dibawah terik matahari langsung. Ancaman bahaya paparan sinar matahari dapat membuat kulit mengalami penuaan dini apabila tidak dilindungi secara benar.

4. Menjaga Elastisitas dan Kelembaban Kulit

Kulit yang berada dibawah terik sinar matahari langsung tanpa dilindungi oleh sunblock sangat rentan mengalami masalah seperti kulit kering bahkan terbakar. Hal ini karena paparan sinar UVB yang berdampak buruk jika mengenai permukaan kulit manusia.

5. Menjaga Tone Warna Kulit

Beragam variasi produk sunblock menawarkan kandungan yang berkhasiat menjaga tona warna kulit supaya terhindar dari kekusaman bahkan noda-noda hitam yang muncul akibat sinar matahari. Bahkan terdapat juga produk sunblock yang tidak hanya mempertahankan tona warna kulit saja, namun dapat mencerahkan warna kulit.

Kandungan whitening pada sunblock ini mungkin akan membantu proses pencerahan tone kulit. Namun perlu kita ketahui bahwa fungsi dan cara kerja antar produk, tidak dapat digantikan antara satu dengan lainnya. Jadi, untuk memutihkan kulit, kita juga perlu memakai produk whitening setelah pemakaian sunblock supaya mendapatkan hasil yang optimal.

Fungsi Kadar SPF pada Produk Sunblock

SPF adalah kependekan dari Sun Protector Factor yang berperan sebagai penentu seberapa tinggi kadar perlindungan pada kulit dari paparan sinar matahari. Jadi bisa disimpulkan bahwa SPF ini merupakan penentu kekuatan perlindungan pada kulit dimana cara penentuannya dapat dilihat dari seberapa tinggi kadar SPF yang terdapat didalamnya.

Lalu bagaimana cara menghitung waktu efektifitas sunblock berdasarkan kadar SPF ini?

Kita hanya perlu mengetahui jumlah kadar SPF sunblock lalu dikalikan 10. Setelah itu, hasil dari perkalian dibagi 60. Dimana 60 ini berasal dari ukuran waktu dalam 1 jam atau 60 menit. Apabila anda menggunakan sunblock dengan kadar SPF 30, maka kalikan dengan 10 hingga hasil yang didapat adalah 300. Setelah itu bagi hasil tersebut dengan nilai 60 maka hasil akhirnya adalah 5.

Dari sini kita bisa menentukan jika kita menggunakan produk sunblock dengan jumlah SPF 30 maka tingkat perlindungan atau masa efektivitas sunblock mencapai 5 jam. Aplikasikan kembali sunblock pada kulit setelah melewati masa efektifitas supaya kulit tetap terlindungi dari bahaya paparan sinar matahari.

Baca juga : manfaat SPF 30 untuk wajah


Perbedaan Sunblock dan Sunscreen

Seperti yang kita ketahui bahwa sunblock dan sunscreen merupakan dua produk perlindungan kulit yang berbeda. Meskipun keduanya sama-sama berfungsi sebagai pelindung dari bahaya paparan sinar matahari namun, intensitas dari keduanya mempunyai perbedaan yang signifikan. Sunblock mempunyai kadar intensitas tinggi dengan kadar SPF yang lebih tinggi dibandingkan kandungan SPF yang terdapat pada sunscreen. Bahkan pada beberapa jenis produk sunscreen hanya mampu menyaring paparan sinar ultraviolet. Hal ini menyebabkan radiasi dari paparan sinar UVA hanya diminimalisir saja.

Satu cara yang lebih memudahkan kita untuk membedakan produk sunblock dan sunscreen ini yakni dengan melihat tingkat kadar SPF. Jika suatu produk tabir surya mempunyai kadar SPF rendah yakni kurang dari 15 maka bisa dipastikan bahwa produk tersebut merupakan  sunscreen.


Bolehkan Memakai Sunblock dan Sunscreen secara Bersamaan?

Ketika pemakaian sunscreen dirasa kurang melindungi kulit secara optimal, bolehkah pemakaiannya dilapisi dengan pemakaian sunblock? Memakai dua produk secara bersamaan secara garis besar tidak akan memicu iritasi atau alergi secara berarti. Namun untuk menjaga keefektifan kinerja dari suncreen atau sunblock ini cukup dilakukan pemakaian ulang ketika masa efektifitas produk telah telah usai.

Masa perlindungan dapat diukur dari jumlah SPF yang terkandung didalamnya. Pemakaian suncreen dan sunblock secara bersamaan tidak akan membuat sinar ultraviolet semakin terserap secara drastis. Hal ini karena sunscreen berkerja dengan cara menyerap sinar ultraviolet sebelum terjadi paparan dari sinar matahari.


Fakta Penting Penggunaan Sunblock

Sunblock yang kita gunakan merupakan sebuah produk yang berfungsi sebagai pelindung kulit dari sengatan bahkan paparan radiasi ketika berada dibawah terik matahari langsung. namun ada beberapa fakta mengenai sunblock yang wajib kita ketahui berikut ini :

  1. Waspada terhadap produk sunblock yang mengandung Oxybenzone karna zat ini merupakan bahan kimia berbahaya pemicu tumbuhnya penyakit kanker.
  2. Penggunaan produk sunblock yang mengandung SPF tinggi akan memberikan perlindungan yang lebih lama (besarnya kadar SPF akan menentukan lamanya waktu intensitas sunblock)
  3. Pemilihan produk sunblock sebaiknya disesuaikan jenis kulit dan cara pemakaiannya.
  4. Sunblock mempunyai batas efektif pemakaian produk yakni satu tahun, melebihi waktu tersebut maka sunblock tidak dapat lagi melindungi kulit ketika digunakan.
  5. Paparan radiasi paparan sinar matahari akan semakin rendah apabila kita menggunakan produ sunblock yang mengandug kadar SPF tinggi.

Bahan Kimia Berbahaya yang Terdapat pada Sunblock

Terlepas dari fungsi dan kegunaan sunblock atau biasa disebut sebagai krim tabir surya ini nyatanya justru dapat membahayakan kesehatan kulit. Hal ini dapat terjadi apabila komposisi atau kandungan yang terdapat didalamnya merupakan salah satu zat kimia berbahaya. untuk itu, kita harus memperhatikan komposisi atau kandungan didalamnya sebelum mengaplikasikan sunblock pada kulit.

Bahan kimia yang sangat berbahaya yakni oxybenzone dimana zat tersebut justru dapat memicu tumbuhnya kanker kulit apabila terpapar langsung dibawah sinar matahari. Oxybenzone ini merupakan salah satu zat beracun yang berkerja sebagai penahan paparan sinar matahari. Supaya penggunaan sunblock dapat melindungi kulit dari bahaya paparan sinar matahari secara aman maka pilihlah produk sunblock yang mengandung bahan dasar seperti anti oksidan dan Zinx Oxide atau Titanium Oxide.

Tata Cara Pemakaian Sunblock yang aman

Produk sunblock apapun apabila penggunaannya tidak diaplikasikan secara benar maka khasiat atau manfaatnya tidak akan maksimal. Selain itu, pemakaian sunblock yang sesuai aturan juga akan meningkatkan intensitas perlindungan pada kulit. Berikut tata cara pemakaian penggunaannya :

  • Gunakan pembersih muka terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan sunblock pada area wajah. Penggunaan pembersih ini sebaiknya memakai produk yang telah disesuaikan dengan jenis kulit.
  • Keringkan kulit terlebih dahulu menggunakan handuk sebelum memakai sunblock lalu aplikasikan secara merata pada permukaan kulit.
  • Beri jarak waktu setelah pemakaian sunblock sekitar 15 – 30 menit supaya tabir surya dapat meresap kedalam kulit terlebih dahulu.
  • Untuk pemakaian sunblock pada wajah, gunakan pula alas bedak serta bedak setelah pemakaian sunblock meresap pada kulit.
  • Aplikasikan sunblock pada area tubuh yang tidak tertutup pakaian.
  • Perhatikan jeda waktu pemakaian sunblock karena lamanya kinerja tabir surya terbatas pada jumlah SPF yang terdApat didalam sunblock.
  • Aplikasikan kembali sunblock kepermukaan kulit setelah waktu perlindungannya selesai

Pemilihan produk sunblock serta tata cara pemakaian yang benar akan mengoptimalkan kinerja sunblock itu sendiri. Jadi tetap perhatikan kedua hal tersebut sebelum anda mengaplikasikan sunblock pada kulit. Perlu diwaspadai juga mengenai kandungan bahan kimia berbahaya yang terdapat didalam sunblock. Pilihlah produk yang terpercaya supaya terhindar dari mara bahaya pada kulit anda. Selanjutnya, konsumsi manfaat vitamin C dan penuhi kebutuhan mineral tubuh secara seimbang untuk menjaga Ph kulit tetap dalam ukuran normal. Jadi bisa disimpulkan bahwa sunblock mempunyai manfaAt dalam melindungi kulit dari  bahaya paparan sinar UVA dan UVB.

, , ,
Oleh :
Kategori : kecantikan