6 Manfaat Laporan Laba Rugi Bagi Perusahaan

Dalam menjalankan suatu bisnis banyak faktor yang harus di tentukan dengan baik, hal ini bertujuan menganalisa perkembangan perusahaan dalam waktu tertentu. Perusahaan yang baik tentu memiliki sistem administrasi yang baik yang di kelola oleh seorang akuntan untuk di buatkan manfaat laporan keuangan. Laporan keuangan terdiri dari beberapa laporan salah satunya adalah laporan laba rugi.

Laporan laba rugi merupakan laporan yang memiliki fungsi untuk menyediakan atau menganalisasi perkembangan perusahaan kedepannya yang di lihat dari seberapa besar kemampuan perusahaan untuk dapat menghasilkan laba sesuai dengan kurun waktu yang di tetapkan sesuai dengan manfaat akuntansi. Laporan ini penting di miliki oleh semua perusahaan yang berkembang dan maju. Dengan adanya laporan laba rugi ini maka perusahaan dapat mengambil suatu keputusan untuk kemajuan perusahaan.

Dalam laporannya pembuatan laporan laba rugi ini ada di buat setiap seminggu, sebulan dan semester serta setahun. Semuanya di laporkan sesuai dengan kebutuhan perusahaan untuk menilai kinerja selama periode waktu tertentu.

Adapun manfaat dari laporan laba rugi ini adalah sebagai berikut :

1.Mengevaluasi kinerja perusahaan sebelumnya

Jika ada pada masa kini maka laporan laba rugi perusahaan untuk bulan sebelumnya dapat dijadikan evaluasi untuk meningkatkan pendapatan perusahaan dan meminimalkan resiko kerugian. Jika kerugian terus menerus dialami oleh perusahaan maka bisa jadi akan terjadi pemutusan hubungan kerja kepada karyawan karena kondisi perusahaan yang naik turun menghadapi persaingan dari perusahaan lainnya.

2. Mengembangkan perusahaan

Dengan melihat dan mengamati laporan laba rugi pada akhir bulan ini, perusahaan dapat mengantisipasi pengeluaran yang di rasa dapat di perkecil jumlahnya tanpa menganggun kinerja perusahaan. Ini bertujuan untuk menghindari kerugian yang besar karena perusahaan memiliki tujuan untuk mengembangkan usaha. Dalam mengembangkan perusahaan di perlukan keahlian untuk meningkatkan pendapatan atau laba perusahaan dari bulan ke bulan dan manfaat laporan laba rugi salah satunya adalah itu. (Baca juga : manfaat pengembangan ekonomi)

3. Melihat resiko

Setiap bulan bukannya laba yang semakin besar tapi yang ada semakin menipis dari bulan kebulan sebelum terlambat inilah fungsi dari laporan laba rugi melihat resiko yang bisa saja terjadi kedepannya. Dengan melihat resiko maka dapat secepatnya mencari solusi jika resiko tersebut semakin hari semakin nyata terlihat. Resiko dalam setiap usaha selalu ada dan yang paling penting adalah meminimalkan resiko yang mungkin saja bisa terjadi tanpa di duga sebelumnya.

4. Tolak ukur perusahaan

Laporan laba rugi menjadi tolak ukur perusahaan untuk tetap bekerja lebih baik bagi para karyawan agar perusahaan dapat berkembang lebih baik lagi kedepannya. Tolak ukur dari laporan laba rugi ini memacu kinerja untuk bersemangan bersaing dengan perusahaan lain yang bergerak pada bidang yang sama.

5. Menganalisa strategi perusahaan

Dalam menjalankan suatu perusahaan tentu ada strategi khusus yang diterapkan. Untuk mengetahui seberapa berhasilnya strategi tersebut dapat dilihat dari laporan laba rugi yang dilaporkan setiap bulannya. Apakah strategi tersbut cocok sehingga pendapatan perusahaan meningkat setiap bulannya atau justru strategi tersebut harus di ganti dengan strategi baru karena tidak cocok yang ada hanya membuat kerugian semakin membesar setiap bulannya.

6. Profil perusahaan

Dalam dunia saham di perlukan gambaran perusahaan yang akan di beli sahamnya. Dan untuk melihat kinerja yang baik dari suatu perusahaan banyak pemegang saham yang melihat dengan teliti laopran keuangannya salah satunya adalah laporan laba rugi dari suatu perusahaan. Karena merupakan gambaran profil suatu perusahaan banyak pemegang saham yang tidak mau mengambil perusahaan yang profilnya tidak sesuai dengan yang mereka harapkan karena besarnya resiko untuk gulung tikar.

Artikel terkait :

Jenis Laporan Laba Rugi

Dalam bentuk penyusunannya laopran laba rugi ini terdiri dari dua bentuk yaitu :

1.Single step

Secara langsung atau single step ada dua hal yang menjadi acuan yaitu pendapatan dan biaya pengeluaran. Semua pendapatan yang di peroleh dari kurun waktu tertentu di jumlah secara langsung tanpa pengelompokkan asal dari pendapatan. Begitu juga dengan biaya pengeluaran yang di kelompokkan dan di totalkan secara keseluruhan. Setelah mendapatkan total dari pendapatan dan biaya pengeluaran makan langsung di kurangi untuk melihat total secara keseluruhan. Jika hasilnya di atas minus maka dalam periode tersebut perusahaan di golongkan mendapat laba atau keuntungan.

2.Multiple step

Untuk jenis penyusunan laporan laba rugi yang satu ini di buat secara bertahap.Pendapatan di klasifikasikan sesuai dengan sumbernya yang berkaitan dengan usaha yang sedang dijalankan oleh perusahaa. Jadi laporan ini di pisahkan antara aktivitas operasi maupun aktivitas non operasi dari perusahaan. Sehingga semuanya terlihat jelas untuk di bandingkan kira – kiran aktivitas mana yang lebih perlu di tekankan untuk biaya pengeluaran agar pendapatan dapat terus baik setiap periodenya dan dapat berkembang sesuai dengan yang diharapkan.

Dari dua bentuk penyusunan laporan keuangan untuk skala perusahaan yang besar tentu lebih menjamin jika menggunakan jenis penyusunan secara bertahap sehinggan setiap divisi di perusahaan menjadi jelas bagian divisi mana yang terlalu besar untuk biaay pengeluaran. Sedangkan untuk perusahaan skala kecil biasanya cukup hanya dengan melakukan penyusunan laporan laba rugi secara langsung karena tidak terlalu banyak divisi atau bisa jadi di perusahaan tersebut hanya terdapat satu divisi khusus untuk penjualan saja.

Keterbatasan Laporan Laba Rugi

Meskipun laporan keuangan di perlukan untuk melihat kinerja perusahaan kedepannya tapi dari penyusunannya terdapat beberapa keterbatasan dari laporan laba rugi yaitu :

1.Tidak dapat diukur secara akurat

Terdapat beberapa item – item yang tidak di masukkan dalam pendapatan laba meskipun memiliki pengaruh dalam kinerja perusahaan. Ini karena keuntungan dan kerugian yang belum terelealisasi karena ketidakpastian nilai yang akan di relealisasikan dan tidak dapat di ukur secara akurat.

2. Metode akuntansi

Keterbatasan dari laporan laba rugi yang lainnya adalah metode akuntansi yang di gunakan untuk membuat laporan laba rugi setiap perusahaan. Karena penggunanaan metode yang berbeda maka hasil dari total laporan laba rugi berbeda seperti pada penyusutan garis lurus dan penyusutan garis aktiva.

Artikel terkait :

3. Memerlukan pertimbangan

Kadang untuk memerlukan pertimbangan suatu beban di estimasikan oleh suatu perusahaan selama 20 tahun dan ada juga yang mengestimasikan oleh perusahaan lainnya selama 15 tahun. Perbedaan ukuran waktu ini dapat menjadikan beban pengeluaran yang lebih tinggi maupun lebih rendah dari suatu perusahaan.

Atas dasar keterbatasan dari laporan laba rugi perusahaan terkadang timbul dilema diantara para pengusaha untuk tetap melihat tidak hanya sebatas laporan laba rugi tapi juga secara nyata pendapatan keuntungan yang di dapat oleh perusahaan. Hal ini bertujuan untuk menghindari kerugian yang dapat menyebabkan perusahaan tidak dapat beroperasi lagi dengan baik.