Categories: Tumbuhan

3 Manfaat Bunga Bangkai bagi Manusia

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Sejak kecil, anda pasti sudah tidak asing dengan yang namanya bunga bangkai. Sesuai dengan namanya, bunga bangkai memiliki bau yang tidak biasa seperti bunga lain pada umumnya yang harum, bunga bangkai memiliki bau yang tidak enak dan terkesan seperti bangkai. Namun apakah anda tahu bahwa bunga bangkai baik untuk dikonsumsi dan memiliki manfaat yang menyehatkan tubuh? Namun tentu tidak sembarang bunga bangkai yang dapat dikonsumsi, yang dapat dikonsumsi adalah bunga bangkai yang bernama ilmiah armophophallus konjak atau biasa kita kenal dengan nama suweg. Suweg masih berkerabat dekat dengan Armophophallus titanum (bunga bangkai raksasa), dengan bentuk bunga yang sangat mirip.

Sekilas tentang armophopallus konjak atau suweg

Armophophallus konjak atau suweg merupakan tanaman yang berasal dari Asia dan telah lama digunakan sebagai bahan makanan maupun obat tradisional di cina, jepang dan sekitarnya. Bagian yang paling umum digunakan dari tanaman suweg adalah umbinya yang dapat mencapai 5 kilo gram per umbi. Suweg sering digunakan karena manfaat yang diberikannya dan banyaknya kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh serta fleksibilitasnya untuk diproses menjadi berbagai makanan. Nama konjak yang diambil dari bahasa jepang yang berarti konyaku atau agar agar karena umbi suweg seringkali diproses menjadi agar agar di Jepang. Dengan cita rasa yang tawar, umbi bunga bangkai suweg dapat dijadikan berbagai jenis produk dan makanan.

Suweg memiliki proses hidup yang sangat kompleks, dimana ketika suweg mulai bertumbuh dari biji, ia akan menjadi tanaman dengan batang hijau bercorak putih dan berdaun majemuk. Akar tanaman tersebut akan menjadi umbi, kemudian umbi tersebut akan menghadapi 2 kemungkinan apakah umbi tersebut akan menjadi tanaman lagi atau menjadi bunga bangkai. Jika ia menjadi bunga bangkai, bunga tersebut akan menghasilkan biji yang kemudian menjadi tanaman lagi dan proses tersebut terus berulang.

Sayangnya kemungkinan suweg untuk menjadi bunga bangkai sangat kecil dan membutuhkan kondisi lingkungan yang benar benar sempurna untuk dapat menjadi bunga. Oleh sebab itu mungkin banyak dari anda yang belum pernah melihat bunga bangkai dari tanaman suweg. Bahkan mungkin ada diantara anda yang sering melihat tanaman suweg namun tidak tahu bahwa suweg merupakan keluarga bunga bangkai. Fakta yang sangat menarik bukan?

Manfaat umbi bunga bangkai suweg yaitu :

1. Sumber energi

Manfaat yang paling umum dari umbi suweg adalah sebagai sumber karbohidrat karena 100 gram umbi suweg mengandung hingga 16 gram karbohidrat dan 69 kalori yang berguna untuk menjadi sumber energy bagi anda. Selain itu, umbi suweg mengandung cukup banyak mineral lain seperti protein sebanyak 1 gram, lemak sebanyak 0,1 gram dan vitamin B1 sebanyak 0,07 mili gram.

2. Menjaga kesehatan tulang

Selain dimanfaatkan sebagai sumber energy, suweg juga berpotensi untuk menjadi sumber kalsium, fosfor, dan besi yang baik untuk menjaga kesehatan tulang anda karena suweg mengandung kalsium sebanyak 62 mili gram, fosfor sebanyak 41 mili gram, dan besi sebanyak 4,2 mili gram.

Related Post

3. Menjauhkan penyakit

Penelitian membuktikan bahwa kandungan mineral, serat dan vitamin dalam umbi suweg dapat berperan untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit seperti meningkatkan gula darah bagi yang kekurangan, mengurangi kadar kolestrol dalam darah, mencegah penyakit seperti kanker usus, kanker payudara, diverticular, obesitas, kolestrol, kardiovascular, asma, batuk batuk, hernia, luka bakar dan kencing manis.

Di Eropa dan Amerika, umbi suweg bahkan dijadikan obat kapsul untuk mempermudah proses konsumsinya.

Olahan umbi bunga bangkai

Umbi bunga bangkai berpotensi untuk dijadikan tepung, dan seperti tepung terigu pada umumnya, tepung umbi bunga bangkai yang memiliki cita rasa tawar dapat dijadikan banyak sekali variasi jenis makanan seperti nasi, mie, tahu, agar agar, roti dan lain lain. Tak hanya itu, umbi bunga bangkai ternyata dapat dimanfaatkan sebagai bahan lem dan kosmetik.

Perbanyakan tanaman suweg

Jika anda tertarik untuk membudidayakan suweg, anda dapat melakukannya dengan mudah di lahan sempit atau bahkan pot sekalipun. Budidaya suweg dapat dilakukan melalui 2 cara yaitu melalui biji dan umbi, untuk tingkat pertumbuhan yang lebih cepat dan tinggi kemungkinan tumbuhnya, menggunakan umbi dianggap sebagai cara yang paling efektif. Gunakan umbi suweg yang bebas dari jamur dan tidak cacat serta memiliki berat minimal 1 kilo gram.

Cuci bersih umbi tersebut untuk membebaskan dari tanah yang kemungkinan berpenyakit dan tanam umbi ke dalam lubang sedalam 10-15 cm. Namun jika anda kesulitan mendapatkan umbi bunga bangkai, anda dapat memperoleh bijinya dengan membelinya secara online, namun menanam melalui biji suweg membutuhkan tingkat keahlian dan kesabaran yang lebih tinggi mengingat kemungkinan keberhasilan tumbuh dari biji tanaman suweg hanya berkisar 60%.

Bunga bangkai tumbuh baik di dataran rendah dengan intensitas kelembapan tinggi dan sinar matahari yang rendah (sekitar 40%). Bunga bangkai membutuhkan suhu sekitar 25-35 derajat celcius untuk tumbuh optimal dengan tingkat keasaman (Ph) sekitar 6-7. Setelah tanaman berumur 3 tahun anda dapat memanen umbinya.

Sejumlah manfaat bunga lainnya yaitu :