Manfaat Artemia Salina Sebagai Pakan Alami

Artemia salina merupakan salah satu jenis udang crustacea yang memiliki ukuran tubuh sangat kecil. Artemia salina merupakan termasuk dalam family artemide dan berordo anostraca. Ukuran udang artemia ini sangat mini, pada usia dewasanya saja hanya berukuran 10 hingga 12 mm. sedangkan larva dari artemia salina ini yang baru menetas sebesar 0,35 hingg 0,45 mm saja. artemia salina banyak ditemukan di dalam danau-danau air tawar di amerika serikat dan argentina.

Artemia ini merupakan salah satu pakan alami yang biasanya digunakan dalam usaha budidaya ikan dan udang sebagai pakan utama dan sehat karena mengandung banyak nutrisi dan gizi sehingga ikan dan udang yang dibudidayakan dapat tumbuh lebih sehat dan tidak mudah sakit.

Permintaan akan artemia ini mengalami perkembangan yang sangat pesat di Indonesia yang kaya akan budidaya ikan dan udang. Namun karena pasokan artemia ini sangat terbatas, untuk memenuhi kebutuhannya masih harus diimpor dari luar negeri. Oleh karena itu saat ini sedang banyak orang yang berusaha melakukan budidaya artemia sebagai pemasok dari dalam negeri yang tentu saja bisa bersaing lebih ketat dengan artemia impor.

Morfologi artemia salina

ArtemiaDaur hidup artemia salina lebih unik jika dibadingkan dengan daur hidup udang pada umumnya. Urutannya sebagai berikut:

  • Telur

Telur atemia ini berbentuk bulat denga adanya lekukan saat ditemukan dalam keadaan kering namun memiliki bentuk yang sempurna saat dalam keadaan basah. Warna telurnya coklat dan memiliki cangkang telur yang sangat kuat dan digunakan sebagai pelindung dari bahaya baik bahaya dari alam maupun dari para predator yang ingin memangsanya. meskipun ukurannya sangatlah kecil diameternya hanya berkisar pada 0,1 hingga 0,2 mm. dalam sekali bertelur artemia dapat menghasilkan puluhan hingg ratusan ribu telur.

  • Larva

Setelah telur mengalami penetasan kemudian akan menjadi larva. Larva artemia juga disebut sebagai nauplius.

  • Artemia dewasa

Setelah mengalami fase telur dan tawar selanjutnya adalah fase dimana artemia mengalami perkembangan tubuh yang sangat pesat.

Kandungan nutrisi yang ada di dalam artemia juga sangat baik seperti adanya zat Protein dan asam amino. Di dalam artemia terdapat kandungan protein dan asam amino yang tinggi sehingga sangat baik untuk perkembangan ikan dan udang. Selain itu artemia memiliki kulit yang sangat tipis dan lembut sehingga membuat ikan dan udang akan lebih mudah mencerna artemia. Nilai asam amino yang ada di dalam artemia sebesar 7 mg dari total berat keringnya.

Penggunaan artemia pada budidaya ikan dan udang

Saat ini permintaan artemia sebagai pakan utama dalam pembenihan ikan dan udang kian melesat tiap harinya. Hal ini disebabkan karena artemia mengandung nutrisi yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan sehingga menghasilkan ikan dan udang yang memiliki kualitas super.

Cara menggunakan artemia sebagai umpan sangat mudah hanya dilakukan dengan cara melakukan pemupukan pada kolam dengan pupuk organic terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk mempermudah ikan dan udang dalam mencari makanan. Kemudian artemia disebarkan sebanyak 2 kali dalam sehari. Anda juga bisa menebarkan telur artemia dalam kolam supaya bisa berkembang biak di dalamnya namun walaupun demikian anda harus tetap memberikan pakan.

Selama pemberikan pakan harus dilakukan pengawasan ekstra supaya hasil yang didapatkan lebih optimal dan lebih baik. Perhatikan juga hal lainnya seperti adanya predator, kebersihan air kolam, ketinggian air dalam kolam, keasaman media, pemberian pakan tambahan lainnya dan juga tingkat kecerahan air.

, ,
Post Date: Thursday 05th, November 2015 / 15:16 Oleh :
Kategori : Hewan