15 Manfaat Sayur Rebung Untuk Diet dan Kekebalan Tubuh

Rebung merupakan bagian dari pohon bambu yakni tunas muda yang tumbuh dari akar bambu dan bisa dikonsumsi. Ada berbagai makanan lezat yang bisa dibuat dari rebung seperti sayur rebung, tepung, manfaat cemilan sehat seperti lumpia, lema dan masih banyak lagi. Tidak hanya di wilayah Indonesia, namun sayur rebung juga sering dikonsumsi masyarakat Asia lainnya seperti Korea, jepang, China, Thailand, India dan Philipina yang bahkan sudah dikonsumsi masyarakat China sejak Dinasti Ming. Kelezatan sayur ini sudah sangat terkenal karena rendah akan kalori dan juga rendah lemak namun tinggi serat. Untuk lebih jelas mengenai apa saja manfaat sayur rebung untuk tubuh, jawabannya bisa anda temukan dalam ulasan berikut ini.

  1. Menurunkan Kadar Kolesterol

Rebung merupakan jenis sayur yang tinggi akan kandungan serat sehingga ampuh untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam darah. Mengkonsumsi rebung secara rutin akan menurunkan LDL yang terkenal sebagai lemak buruk sumber penyakit. Bahkan, dalam sebuah studi yang dilakukan membuktikan jika sayur rebung mempunyai efek untuk menurunkan kadar kolesterol dalam waktu sangat cepat.

  1. Mencegah Penyakit Jantung

Dalam rebung juga mengandung fitonutrien yang sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan fungsi jantung. Pitosterol dan juga fitonutrien dalam rebung akan menghambat kolesterol jahat sehingga bisa menjaga kesehatan jantung. Rebung juga mengandung kalium yang berguna untuk menjaga detak jantung agar tetap normal.

  1. Mengatasi Obesitas

Seperti yang sudah dikatakan diatas jika rebung adalah sayuran yang sangat rendah lemak namun tinggi serat sehingga sangat cocok dikonsumsi sebagai menu diet sehari hari. Manfaat serat dalam rebung akan membuat perut kenyang lebih lama sehingga berat badan otomatis juga akan turun.

  1. Menyembuhan Peradangan

Mengkonsumsi sayuran dengan citarasa nikmat dan renyah ini juga sangat baik untuk mengurangi peradangan dalam tubuh karena juga mengandung sifat anti inflamasi sekaligus mengurangi rasa sakit. Perbanyak konsumsi rebung ini untuk mengatasi radang yang disebabkan karena infeksi bakteri, virus dan beberapa penyebab lainnya.

  1. Mencegah Kanker

Rebung juga menjadi sayuran solusi kanker karena kandungan fitonutrien didalamnya juga bertindak sebagai antioksidan yang bisa mencegah stres oksidatif karena radikal bebas dan juga stres oksidatif yang bisa menyebabkan kerusakan DNA penyebab kanker.

  1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Sayur rebung juga banyak mengandung vitamin, mineral serta antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga bisa melawan berbagai penyakit yang akan masuk ke dalam tubuh. Manfaat antioksidan dalam rebung ini akan memperkuat sel dalam tubuh sehingga berbagai radikal bebas bisa ditangkal secara baik.

  1. Menyembuhkan Penyakit Pernapasan

Sayur rebung ini mengandung sifat anti inflamasi yang bisa mengatasi berbagai penyakit pernapasan seperti asma, solusi batuk, sakit tenggorokan dan berbagai penyakit sistem pernapasan lainnya.

  1. Menyembuhkan Radang Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih merupakan gangguan yang terjadi pada saluran kemih karena infeksi bakteri. Dalam rebung mempunyai sifat anti inflamasi dan juga sumber antioksidan yang sangat bagus untuk mengurangi radang termasuk salah satunya radang infeksi saluran kemih.

  1. Menurunkan Tekanan Darah

Serat yang terkandung dalam sayur rebung ini sangat ampuh untuk menurunkan tekanan darah. Sedangkan kandungan kalium dalam rebung akan membantu mengontrol keseimbangan cairan dalam tubuh dan tentunya menjaga kestabilan tekanan darah.

  1. Meregenerasi Kulit

Tidak hanya ampuh untuk menyembuhkan berbagai penyakit dalam, namun rebung juga sangat baik digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan luka sebab rebung memiliki sifat anti inflamasi dan juga mengandung vitamin serta mineral yang berguna untuk meregenerasi sel kulit baru serta membersihkan luka sehingga juga menjadi sayuran solusi kecantikan kulit.

  1. Mencegah Aterosklerosis

Rebung yang bisa mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh juga berkaitan dengan pencegahan akumulasi kolesterol pada dinding pembuluh darah terutama arteri. Mengkonsumsi rebung ini akan menurunkan risiko aterosklerosis atau penebalan arteri yang menjadi penyebab utama penyakit jantung.

  1. Mencegah Diabetes

Dalam rebung juga mengandung serat tinggi yang sangat baik untuk mengurangi penyerapan gula dalam darah sehingga tingkat kadar gula darah bisa tetap stabil khususnya setelah makan karena bisa menyebabkan resistensi insulin yang kemudian akan berkembang menjadi diabetes.

  1. Mencegah Infeksi Jamur

Sifat anti inflamasi yang ada dalam rebung ternyata juga mengandung anti jamur yang bermanfaat untuk mengatasi berbagai masalah kulit yang disebabkan oleh jamur.

  1. Mengatasi Anemia

Manfaat selanjutnya dari rebung adalah untuk pencegahan anemia sebab dalam jenis sayuran ini mengandung zat besi yang merupakan mineral penting untuk membentuk sel darah merah. Jika tubuh kekurangan zat besi, maka tubuh akan mengalami kekurangan sel darah merah sehingga mempengaruhi aliran oksigen ke seluruh tubuh.

  1. Menjaga Kesehatan Tulang

Dalam rebung juga mengandung salah satu mineral yang penting untuk tulang yakni kalsium. Tercukupinya kebutuhan kalsium dalam tubuh akan mencegah salah satu penyakit tulang yakni osteoporosis atau lebih sering disebut dengan pengeroposan tulang. Bahkan, hanya sedikit saja mengkonsumsi rebung secara rutin sudah bisa menambah asupan kalsium cukup ke dalam tubuh.

Meskipun manfaat sayur rebung untuk tubuh sangatlah banyak, namun yang perlu diingat adalah tidak mengkonsumsi beberapa varietas rebung selama masa kehamilan karena bisa menyebabkan keguguran. Sementara untuk cara pengolahannya bisa direbus terlebih dahulu selama 30 menit dengan air garam untuk membunuh kuman, bakteri dan racun serta menghilangkan rasa mentah dari rebung.

, ,
Oleh :
Kategori : Sayuran
Doctors Talks

Gigi berlubang bagian atas bisa menyebabkan Penyakit meningitis, Gigi berlubang bagian bawah bisa menyebabkan penyakit yang menyebabkan kematian mendadak, apa itu ? Simak penjelasan Drg. Albertus Andika berikut ini.