7 Manfaat Penelitian Bagi Peneliti dan Masyarakat

manfaat penelitianPenelitian atau yang biasa dikenal dengan sebutan riset atau study merupakan sebuah kegiatan investigasi yang dilakukan secara sistematis dan aktif guna menemukan, menyelidiki, maupun merevisi adanya kebenaran dari suatu fakta.

Secara harfiah, penelitian didefinisikan sebagai suatu kegiatan penyelidikan terhadap suatu masalah atau fakta yang dilakukan secara tuntas. Atau dengan kata lain, penelitian merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan sebagai usaha untuk memecahkan suatu masalah.

Tujuan dari sebuah penelitian adalah untuk memperoleh pengetahuan tentang suatu kejadian, peristiwa, teori, hukum, dan hal-hal lainnya sehingga dapat membuka peluang untuk lebih menerapkan pengetahuan tersebut.

Tujuan Penelitian

Beberapa tujuan dari sebuah penelitian, antara lain adalah :

1. Tujuan operasional

Tujuan operasional dari sebuah penelitian adalah untuk dapat mengidentifikasi suatu masalah yang sedang terjadi agar nantinya didapat sebuah jawaban yang tepat dari masalah tersebut.

2. Tujuan fungsional

Suatu penelitian dilakukan untuk mendapatkan hasil yang nantinya dapat dimanfaatkan atau digunakan dalam mengambil keputusan atau kebijakan-kebijakan.

3. Tujuan individual

Suatu penelitian dilakukan untuk menambah ilmu pengetahuan, pengalaman, penenalan, dan pemahaman dari sebuah informasi atau fakta yang terjadi.

Tahap-tahap penelitian

Berikut ini beberapa tahap yang dilakukan dalam sebuah penelitian, diantaranya adalah :

  1. Perencanaan yang meliputi penentuan tujuan serta perencanaan strategi dalam menganalisa data
  2. Pengkajian yang dilakukan terhadap rencana penelitian, yang meliputi latar belakang penelitian, permasalahan yang dihadapi, tujuan diadakannya penelitian, hipotesis, serta metode analisa dan pengumpulan data.
  3. Sampling, yang merupakan suatu proses pemilihan sejumlah unsur atau bagian dari suatu populasi yang nantinya akan dijadikan sebagai contoh atau sample.
  4. Penyusunan daftar pertanyaan, yaitu dengan jalan mengubah atau menterjemahkan tujuan-tujuan dari penelitian yang dilakukan ke dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan yang natinya akan mendapatkan jawaban maupun informasi yang dibutuhkan.
  5. Kerja lapangan, merupakan tahap yang dilakukan guna mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang telah tersusun. Hal ini bisa dilakukan dengan cara wawancara ataupun cara yang lainnya.
  6. Editing dan Coding, merupakan langkah atau kegiatan dimana para peneliti dapat mulai menyusun dan meneliti apakah pertanyaan-pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya telah mendapatkan jawaban yang tepat atau belum. Jika sudah, maka mereka dapat melakukan penyusunan antara pertanyaan dan jawaban secara sistematis.
  7. Analisa dan laporan, merupakan tahap dimana para peneliti akan menyusun laporan dari hasil penelitian yang telah dilakukan secara terperinci dan sistematis. Laporan dari hasil penelitian misalnya saja dengan menyajikan tabel-tabel, diagram, maupun yang lainnya dengan menggunakan metode statistik yang kompleks.

Adapun manfaat yang bisa diperoleh dari sebuah penelitian antara lain adalah :

1. Dapat mengidentifikasi suatu masalah atau fakta secara sistematik

Penelitian yang dilakukan dapat bermanfaat untuk menambah wawasan dalam memecahkan suatu masalah baik, bagi para peneliti maupun orang-orang atau instansi yang menerapkan hasil penelitian tersebut.

2. Dapat mengetahui sistem kerja object yang diteliti

Manfaat penelitian bagi peneliti yang dilakukan terhadap suatu objek, kita dapat mengetahui dengan jelas bagaimanakah sistem kerja dari object-object yang menjadi sample penelitian. Dengan demikian, akan dapat memudahkan sistem operasional dari object tersebut.

3. Menambah keyakinan dalam pemecahan suatu masalah

Hasil dari sebuah penelitian yang dilakukan akan sangat membantu dalam menentukkan kebijakan-kebijakan atau keputusan, yang nantinya akan diambil dalam menyelesaikan suatu masalah yang sedang dihadapi.

4. Meningkatkan hubungan kerjasama antar team

Penelitian yang dilakukan secara berkelompok tentu saja dapat mempererat kerjasama antar sesama anggota dari team tersebut. Setiap anggota memiliki peranan yang saling terkait dengan anggota lainnya, sehingga akan tercipta rasa bahu-membahu dalam menyelesaikan penelitian tersebut.

5. Melatih dalam bertanggung jawab

Hasil dari sebuah penelitian nantinya harus dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, agar hasil tersebut dapat bermanfaat bagi yang lainnya. Untuk itu para peneliti harus bekerja keras agar hasil dari penelitian mereka sesuai dengan yang mereka harapkan.

6. Dapat memberikan rekomendasi tentang kebijakan suatu program

Manfaat penelitian bagi masyarakat dapat membantu untuk memberikan rekomendasi bagi suatu kebijakan, program yang dicanangkan oleh sebuah dinas atau instansi maupun kelompok masyarakat. Dimana hal tersebut dapat meningkatkan kinerja dari para pelaksana program.

Mereka akan lebih yakin untuk bekerja karena telah ada bukti-bukti yang menjurus pada program yang sedang dilaksanakan.

7. Menambah wawasan dan pengalaman

Dengan adanya sebuah penelitian, diharapkan mampu menambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi para peneliti sendiri maupun bagi yang lainnya.

Karakteristik Penelitian

Ada delapan karakteristik utama dari sebuah penelitian, yaitu :

1. Tujuan

Sebuah penelitian yang dilakukan tentu saja memiliki tujuan yang jelas, yaitu untuk menemukan pemecahan dari suatu permasalahan atau fakta-fakta. Meskipun tidak dapat memberikan jawaban secara lansung dari permasalahan atau fakta yang di investigasi, namun hasil dari sebuah penelitian nantinya harus dapat berkontribusi dalam menyelesaikan masalah atau fakta tersebut. Tujuan dari sebuah penelitian harus lebih dari sekedar menunjukkan perbedaan yang ada diantara subject yang menjadi contoh atau sample penelitian.

2. Keseriusan

Penelitian harus dilakukan dengan hati-hati, serius, pasti, dan penuh ketelitian. Oleh karena itu sangat diperlukan adanya teori dasar serta rancangan penelitian agar faktor keseriusan dalam sebuah penelitian juga dapat dikembangkan. Selain itu, perlu adanya jumlah sample yang cukup, metode yang benar, serta daftar pertanyaan yang tersusun secara sitematis.

3. Dapat diuji

Dengan adanya pengujian dari hasil hipotesis  yang dilakukan oleh lembaga yang telah berpengalaman berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya maka akan dapat ditentukan apakah hasil penelitian tersebut bisa diterima ataukah ditolak.

4. Dapat direplikasikan

Uji hipotesis mencerminkan hasil dari sebuah penelitian. Apabila penelitian dari suatu kejadian telah dilakukan secara berulang-ulang sebelumnya dalam kondisi yang sama, maka uji hipotesis penelitian tersebut juga harus didukung oleh kejadian yang sama. Dengan demikian hasil penelitian tersebut dapat diterima bukan karena alasan kebetulan semata.

5. Presisi dan keyakinan

Presisi dari sebuah penelitian harus dapat menunjukkan kedekatan penemuan dengan realita yang ada, yaitu sesuai dengan sample yang telah diambil. Sedangkan keyakinan harus dapat menunjukkan kemungkinan kebenaran estimasi yang telah dilakukan. Yang harus dilakukan dalam sebuah penelitian adalah merancang penelitian tersebut sedemikian rupa sehingga hasilnya dapat mendekati kebenaran dan dapat diyakini.

6. Objectivitas

Kesimpulan yang diambil dari sebuah penelitian harus didasarkan pada fakta-fakta yang berasal dari data aktual yang diambil. Sehingga kesimpulan tersebut dapat dikatana objective, karena tidak hanya berdasarkan pada penilaian atau emosianal semata.

7. Berlaku untuk umum

Pada saat area penerapan dari hasil penelitian semakin luas, hal tersebut dapat menandakan bahwa penelitian yang dilakukan membawa manfaat bagi siapa saja yang menggunakannya. Dengan kata lain semakin banyak hasil penelitian tersebut digunakan, maka akan semakin berguna hasil dari penelitian tersebut.

8. Efisien

Efisiensi sebuah penelitian dapat dicapai apabila kerangka dari penelitian yang telah dibangun mampu memberikan penjelasan dari suatu kejadian meskipun hanya menggunakan sedikit variabel. Dengan kata lain, meskipun penjelasan atas gejala-gejala maupun tindakan pemecahan masalah dilakukan secara sederhana namun hal tersebut akan lebih disukai daripada adanya kerangka penelitian yang lebih kompleks dengan sejumlah variabel yang ternyata sulit untuk dikelola.

Jenis-jenis Penelitian

Penelitian dapat diklasifikasikan menurut berbagai segi atau sudut pandang, diantaranya adalah :

1. Menurut pendekatan analisisnya

Berdasarkan sudut pandang ini, penelitian dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :

  • Penelitian Kuantitatif, yaitu suatu penelitian yang didalamnya menggunakan metode statistik dalam setiap menganalisa data-data numeric. Penelitian ini biasanya menggunakan sample dalam jumlah yang besar. Dimana nanti hasil yang didapat dari penelitian ini akan dapat perbedaan yang cukup signifikan antara variabel-variabel yang diteliti.
  • Penelitian kualitatif, yaitu suatu penelitian yang didalamnya menggunalkan logika ilmiah dalam setiap menganalisa setiap proses penyimpulan fenomena yang diamati. Dalam penelitian ini hanya menggunakan sample dalam jumlah yang kecil.

2. Menurut kedalaman analisisnya

Berdasarkan sudut pandang ini, penelitian dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :

  • Penelitian Deskriptif, yaitu Penelitian yang melakukan analisis dengan menyajikan fakta-fakta yang sistematik sehingga lebih mudah dalam proses pemahaman dan penyimpulannya.
  • Penelitian inferential, yaitu penelitian yang menggunakan pengujian hipotesis dalam setiap analisis hubungan antar variabelnya.