12 Manfaat Oksigen Murni Untuk Kesehatan

Oksigen merupakan gas unsur kimia tidak berasa dan tidak berwana yang terperangkap oleh atmosfer. Kebanyakan orang mengenal oksigen karena merupakan bagian vital dari proses respirasi, yaitu proses dimana suatu organisme membutuhkan penyerapan oksigen ke dalam tubuh dan pengeluaran karbon dioksida dari tubuhnya.

Kita dapat menemukan bentuk oksigen dan senyawa di alam. Selain itu, oksigen dapat di isolasi (memisahkan suatu senyawa yang bercampur sehingga kita dapat menghasilkan senyawa tunggal yang murni) dan dijual untuk berbagai macam kebutuhan. Oksigen pertama kali di isolasi dan diidentifikasi pada tahun 1774. Nomor atom oksigen adalah delapan, simbol O pada tabel periodik unsur.

Oksidasi adalah salah satu reaksi tersebut, proses terjadinya reaksi antara molekul oksigen dengan molekul yang ada dalam suatu benda. Pada dasarnya oksigen sangat dibutuhkan untuk semua jaringan tubuh kita dalam pembakaran, menghasilkan tenaga dalam bentuk gerakan ataupun untuk kebutuhan membuat senyawa tertentu.

Berikut ini manfaat oksigen murni :

1. Melancarkan peredaran darah

Saat tubuh kita kekurangan oksigen akan menyebabkan sistem pernafasan menjadi kurang lancar (sesak nafas), pingsan, stroke, anemia. Salah satu fungsi jantung yaitu memompa  darah yang kaya akan oksigen, lalu dialirkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah.  Agar anggota tubuh bekerja dengan optimal, darah membawa oksigen untuk mengumpulkan bahan bakar pada tubuh.

2. Meningkatkan daya pikir (Brown Power), daya ingat (memory) dan kesigapan (alertness)

Kurang lebih 20% dari oksigen dimanfaatkan oleh otak,  karena otak saling bekerja sama dengan oksigen untuk menjalankan kerjanya. Kekurangan oksigen dalam otak akan berdampak buruk, seperti kehilangan kesadaran atau otak tidak berfungsi  jika ada masalah dalam jumlah kebutuhan oksigen ke otak.

Selain itu lakukan latihan otak seperti pada :

3. Mengurangi  Stres dan kecemasan

Aliran darah menuju otak tidak berjalan lancar saat kita stres dan dalam kondisi cemas, yang mengakibatkan kerja jantung dan pengangkutan zat-zat yang diperlukan oleh seluruh tubuh menjadi tidak optimal. Dengan oksigen tubuh mampu lebih relax kembali.

4. Memulihkan daya tahan tubuh

Semakin bertambahnya jumlah oksigen ke dalam tubuh, maka organ yang di dalam tubuh pun akan lebih optimal dalam menjalankan fungsinya serta bagus untuk menghasilkan stamina. Begitupun sebaliknya, jika tubuh kekurangan oksigen maka akan berdampak letih dan lunglai tidak bersemangat.

5. Mempercantik kulit dan meregenerasi sel-sel kulit mati

Kulit merupakan hal yang sangat sensitif, banyak produk kecantikan yang beredar tapi tidak sehat untuk kulit. Pada umumnya kulit wanita lebih cepat mengalami penuaan dari pada pria, dari pada sibuk memilih cream agar menghambat penuaan, lebih baik menggunakan air oksigen.

Air oksigen memainkan perannya dalam pembentukan kulit sebagai salah satu bahan yang diperlukan untuk menjaga kekenyalan dan elastisitas kulit. Selain itu oksigen menangkal radikal bebas dari dalam tubuh (endogen) dan luar tubuh (eksogen), untuk membantu menumbuhkan kembali sel-sel yang rusak menjadi sel-sel pada kulit wajah seperti atau biasa disebut dengan regenerasi.

6. Mencegah kanker, serangan jantung dan menstabilkan tekanan darah

Menghirup oksigen setiap hari mampu meningkatkan pertumbuhan pertahanan anti kanker yang berdampak buruk dengan sel-sel kanker dan merusak imunoterapi tumor, menurut pakar immunophysiology di Amerika.

7. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Jika tubuh kita mempunyai kadar oksigen yang cukup, maka mampu membuat sistem kekebalan tubuh / sistem imunitas menjadi lebih maksimal. Hal inilah yang membuat tubuh mempunyai pertahanan yang kuat terhadap serangan dari infeksi, virus, bakteri dan bibir penyakit lainnya.

8. Untuk siklus mata

Kekurangan oksigen adalah mata merah dan silau saat melihat. Ujung-ujungnya bisa rabun. Pentingnya menjaga kesehatan mata dengan diberi oksigen, jangan terlalu sering menggunakan kontak lensa.

9. Mencegah pertumbuhan sel anaerob

Kita dapat mencegah pertumbuhan sel anaerob dengan oksigen. Karena ketika tubuh kekurangan kadar oksigen, peningkatan bakteri ini pun akan lebih banyak. Sehingga limbah yang dihasilkan semakin membahayakan tubuh.

10. Membantu degenerasi sel secara biologi

Oksigen yang cukup di tubuh juga medorong proses degenerasi, mukosa yang menipis, hiposalivasi, penurunan aktivitas dan massa otoel secara biologi dengan maksimal.

11. Mendukung energi tubuh

Fungsi tubuh manusia dapat bekerja dengan maksimal, tidak lemas dan lunglai dengan adanya energi dari oksigen yang cukup sesuai kadarnya. Oksigen yang cukup pada tubuh akan membuat sel-sel berfungsi secara normal dan efektif.

12. Sebagai terapi penyakit

Penderita sakti diabetes, gagal ginjal dan penyakit lainnya baik menggunakan terapi dengan oksigen. karena oksigen dapat membantu memperbaiki dan mengaktifkan sel.

Cara Untuk Mengekstrak Oksigen Murni

Air yang dapat terionisasi, merupakan air yang mengandung mineral ion akan mendorong oksigen dan hidrogen untuk memisahkan atom. Lalu sampel udara harus didinginkan ke bentuk cair dan pelan-pelan dipanaskan. Ketika udara mulai memanas, elemen melakukan pengendapan ke dalam proses yang disebut dengan distilasi fraksional, suatu teknik pemisahan larutan yang mempunyai perbedaan titik didih > 30oC. Setelah diekstrak, gas dapat disimpan dalam botol untuk dipakai.

Mungkinkah kita keracunan oksigen ?

Oksigen merupakan komponen terpenting dari semua senyawa biologis lainnya. Namun, menghirup oksigen juga tidak dianjurkan, karena berdampak buruk pada kesehatan apabila tekanannya lebih tinggi dari 1 bar (tekanan normal) atau apabila kadar oksigen ini lebih tinggi dari 21 persen.

Tiga akibat buruk pada organ tubuh manusia karna keracunan oksigen :
  • Paul Bert effect : Sistem syaraf  rusak, menjadi kejang- kejang dan tidak sadar
  • Lorrain Smith effect : Paru-paru yang kesulitan bernafas dan nyeri di dada
  • Myopia : Mata yang mengalami  rabun jauh

Ketiga akibat buruk karena keracunan oksigen ini tidak terlalu berdampak parah untuk orang dewasa. Hal ini dikarenakan orang dewasa sudah mempunyai paru-paru dan mata yang sempurna, sangat berbeda dengan bayi yang lahir prematur yang dengan mudah terkena keracunan oksigen tersebut.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Kesehatan