">

Manfaat Mempelajari Pancasila dalam Kehidupan Sehari-Hari

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Indonesia merupakan negara yang kaya akan perbedaan, rumah dari ribuan grup etnik, bahasa, dan agama. Sehingga perlu adanya kesatuan yang dipupuk agar keseluruh 17.500 pulau dan penduduknya ini punya bahasa dan rasa yang satu yang dapat disalurkan dari generasi ke generasi.

Pancasila merupakan simbol kesatuan dan kebanggaan negara Indonesia, namun dia tidak akan memiliki makna tanpa praktik. Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tapi juga dapat dijadikan pedoman dalam bermasyarakat dan bernegara. Sehingga mempelajari Pancasila, secara ideal dan harapannya, akan bermanfaat dalam kehidupan kita sehari-hari.

Isi naskah Pancasila:

  1. Ketuhanan yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Mempraktikkan nilai-nilai Pancasila tidak melulu harus dengan menjadi tentara, menjaga persatuan dan kesatuan nasional di garda terdepan. Bisa dimulai dari hal-hal kecil yaitu dalam keluarga, sekolah, atau komunitas terdekat. Setiap keluarga pun memiliki kesatuan dan tiap-tiap kesatuan pasti memiliki masalah, entah besar maupun kecil. Masalah timbul karena adanya perbedaan dan menghargai perbedaan adalah salah satu nilai yang diajarkan oleh manfaat pendidikan Pancasila. Mencoba memahami hal ini dan mempraktikkannya adalah salah satu cara untuk kita dapat merasakan manfaat mempelajari Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (baca juga: manfaat musyawarah untuk kehidupan sehari-hari)

Terdengar sepele, bukan? Nilai-nilai tersebut tidak akan ada artinya bila tidak disertai dengan perilaku. Dan bahkan saat kita telah berhasil mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari, kita sering tidak sadar bahwa itulah yang sebenarnya Prof. Muhammad Yamin, SH., Prof. DR. Soepomo, dan Ir. Soekarno ingin tanamkan pada rakyat Indonesia agar memiliki ciri khas tersendiri sebagai penduduk nusantara yang hidup dalam kebhinekaan.

Perbedaan (misalnya, berupa pendapat tadi) tidak hanya akan kita temui di dalam keluarga, tapi juga di lingkungan manapun tempat kita berada. Mari kita simak manfaat lain mempelajari Pancasila dengan menelaah apa yang ingin diajarkan oleh ketiga bapak penggagas dasar negara Republik Indonesia berikut ini:

1. Dapat lebih bertoleransi dalam beragama

Mempraktikkan Pancasila sebagai gaya hidup bernegara (atau sebagai filosofi kehidupan berbangsa) berarti mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan kita sehari-hari, seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya. Menggunakan Pancasila sebagai panduan sehingga hidup kita dapat mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan.

Praktik Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sejatinya dapat membuat rakyat hidup dalam harmoni. Terutama akhir-akhir ini saat banyak permusuhan dan pertikaian terjadi akibat kurangnya toleransi dalam beragama. Sila pertama Pancasila mengakui adanya Tuhan dan Ketuhanan serta membebaskan rakyat Indonesia untuk bertuhan dan menjalani ajaran ketuhanan tersebut sesuai dengan agamanya masing-masing. Menanamkan nilai ini bukanlah sesuatu yang sulit, namun praktiknya yang kini cukup sulit. Praktik nilai ini adalah unsur yang penting untuk merealisasikan bangsa dan negara yang ideal. (baca juga: manfaat pendidikan karakter)

2. Dapat lebih menghargai perbedaan

Pancasila disusun berdasarkan asas kebersamaan. Salah satunya dibuat berdasarkan rasa hormat terhadap perbedaan yang ada di nusantara. Perbedaan tadi bukanlah halangan untuk membangun sesuatu menjadi lebih baik, justru itu merupakan perilaku yang harus kita tiru. Pada tahun 1945, Indonesia belum memiliki dasar negara, namun sikap kenegaraan sebenarnya telah muncul melalui semangat kebersamaan dan mental pejuang penduduk nusantara dalam menghadapi penjajah. Mereka bersedia menerima segala perbedaan yang ada demi memajukan negara.

Artikel terkait: manfaat keberagaman budaya

Kini kekuatan Pancasila telah nampak dari berdirinya Indonesia sebagai sebuah negara yang kental akan unsur perbedaan dan masih tetap dapat tinggal bersama meski di tengah gejolak kerukunan. Namun demikian kita harus tetap bangga bahwa kita sebenarnya memiliki basis yang kuat untuk dipraktikkan. Dengan menyadari dan menghargai perbedaan yang ada di negara ini, bahwa setiap suku dan tempat memliki budaya, agama, dan sudut pandang masing-masing, harusnya tidak menjadi kendala bagi kita untuk menjadi satu. Justru harus kita lihat bahwa kesemua itu dapat memperkaya kita dalam berbangsa dan bernegara.

Baca juga:

fbWhatsappTwitterLinkedIn