5 Manfaat Keanekaragaman Hayati di Bidang Ekonomi Bagi Negara

Maksud dari keanekaragaman hayati yaitu kekayaan dari keberagaman sumber daya alam, yang mana mencakup sejumlah spesies, ekosistem ataupun gen. Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan sumber keanekaragaman hayati, dengan wilayah sangat luas dengan berbagai macam sumber daya alam di dalamnya. Keanekaragaman hayati ini tentunya memiliki manfaat yang sangat besar di berbagai aspek kehidupan, baik dalam lingkup masyarakat hingga untuk perkembangan pembangunan negara. Setelah pada artikel sebelumnya dibahas mengenai manfaat keanekaragaman hayati  bagi kehidupan, kali ini akan dibahas fokus pada manfaat keanekaragaman hayati di bidang ekonomi, yaitu sebagai berikut:

1. Menjadi sumber mata pencaharian masyarakat

Sebagian besar masyarakat Indonesia sampai saat ini dan masih akan berlanjut, masih menggunakan manfaat sumber daya alam bagi kehidupan yang merupakan bagian dari keanekaragaman hayati sebagai sumber penghasilan. Contohnya saja tambak, kali atau laut yang dimanfaatkan nelayan untuk mencari ikan atau area persawahan yang dimanfaatkan petani untuk menanam sumber makanan seperti jagung, padi, ketela dan lain sebagainya. Apalagi keanekaragaman hayati pada tingkat gen bisa menentukan variasi dan daya jual suatu bahan, misalnya padi yang memiliki macam seperti rojolele, sedani, pandan wangi dan lainnya.

2. Menjadi salah satu penentu tingkat perekonomian negara

Kemampuan ekonomi suatu masyarakat yang stabil akan menjadi tolak ukur tingkat perekonomian suatu negara. Pada masyarakat yang masih mengandalkan manfaat sumber daya alam bagi manusia sebagai sumber penghasilan dan menjual hasil panennya secara langsung, menjadi salah satu faktor yang membantu perputaran uang di masyarakat terus berlanjut melalui perdagangan. Sehingga secara tidak langsung, keberhasilan ekonomi suatu negara ditentukan oleh kelestarian keanekaragaman hayati yang ada.

3. Meningkatkan pendapatan daerah dari sektor wisata

Keanekaragaman hayati dapat meningkatkan perekonomian terutama untuk daerah dengan memanfaatkan ekosistem sebagai area wisata. Contohnya ekosistem hutan bakau, manfaat rawa, terumbu karang, savana dan lain sebagainya yang saat ini banyak dijadikan tempat wisata. Ekosistem yang dijadikan wisata ini jika bisa terus dikembangkan dan dilestarikan, maka secara tidak langsung akan meningkatkan pendapatan dengan ramainya wisatawan yang datang di tempat tersebut.

4. Meningkatkan kemampuan ekspor negara

Peningkatan kemampuan negara dalam bidang ekspor juga menjadi salah satu manfaat keanekaragaman hayati di bidang ekonomi. Contohnya ekspor rempah yang merupakan jenis keanekaragaman hayati, maupun ekspor dalam bentuk barang yang telah diolah. Hasil ekspor ini sudah pasti akan meningkatkan devisa negara, yang mana akan meningkatkan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan. Namun kemampuan ekspor negara ini juga harus diimbangi dengan adanya pemeliharaan sumber daya alam agar tidak terjadi eksploitasi dan kerusakan pada sumber keanekaragaman hayati.

5. Memajukan kemampuan sektor perindustrian

Majunya perindustrian baik dari skala kecil hingga besar menjadi salah satu faktor penentu kemajuan perekonomian. Berbagai industri banyak menggunakan bahan baku dari keanekaragaman hayati di tingkat spesies atau jenisnya seperti industri obat-obatan, kerajinan, kosmetik dan lain sebagainya. Contoh nyata penggunaan keanekaragaman hayati adalah manfaat pohon damar yang bisa dijadikan bahan baku pembuat kertas atau pohon kapas yang bisa dimanfaatkan untuk membuat pakaian. Agar manfaatnya dapat terus berlanjut tidak hanya di aspek ekonomi saja, sangat perlu untuk menjaga dan melestarikan keanekaragaman hayati yang ada. Semoga bermanfaat.