5 Manfaat KB Implan untuk Wanita

KB adalah singkatan dari keluarga berencana, yang mana pembatasan kelahiran anak yang sekarang sedang digalakkan oleh Pemerintah. Tujuan dari keluarga berencana ini adalah agar setiap keluarga memiliki dua anak saja yang diperhatikan dan mendapatkan fasilitas dari orang tua tanpa kekurangan. KB sendiri memiliki banyak cara untuk digunakan oleh para ibu-ibu ada yang berbentuk pil, suntik dan kb implan. Kb implan dilakukan dengan cara penanaman tube fleksibel dengan ukuran 44 mm dibawah kulit lengan atas ibu. Fungsi dari kb implan ini untuk memperlambat proses pelepasan indung telur kedalam rahim. Kondisi ini tentu akan membuat sperma sulit untuk bertemu dengan sel telur sehingga memungkin untuk sedikitnya kesempatan terjadinya pembuahan. (Baca juga : Manfaat kb)

Penggunaan kb implan saat sekarang sudah banyak yang melakukannya sebagai rangka mendukung program pemerintah dengan semboyan dua anak lebih baik. Disisi lain berikut ini manfaat dari kb implan antara lain :

1.Dapat bermanfaat selama 3 tahun

Saat memilih menggunakan alat kontrasepsi maka pemilihan untuk menggunakan kb implan bai wanita tergolong memudahkan ibu muda. Karena saat pemasangan kb implan ini akan bertahan selama 3 tahun. Setelah 3 tahun kemudian baru dapat di pasang kembali yang baru. Memudahkan ibu karena tidak perlu setiap hari ingat seperti minum pil kb setiap hari atau sebulan sekali untuk suntik kb. Pemasangan pada lengan atas untukkbinplan fix berguna selama 3 tahun.

2. Tidak menganggu aktifitas

Pemasangan kb kadang membawa efek samping bagi ibu sehingga dapat menganggu aktifitas sehari – hari seperti memasak, mencuci dan membersihkan rumah. Namun manfaat dari kb implan sama sekali tidak menganggu aktifitas harian ibu. Beberapa menit setelah pemasangan dilakukan ibu sudah bisa melakukan aktifitas seperti biasanya. Hal ini tentu sangat menguntungkan sekali bagi ibu.

Artikel terkait :

3. Keberhasilannya akurat

Pemasangan kb bagi para ibu memang bertujuan untuk menjarangkan kehamilan. Takutnya saat ibu sedang dalam masa membesarkan si kecil tahu-tahunya sudah hamil lagi. Kondisi ini kadang memang begitu melelahkan. Jadi tujuan pemasangan kb memang menjarangkan jarak antara anak. Kelebihan dari pemasangan kb implan bagi pasangan suami istri adalah tingkat keberhasilannya. Untuk kb implan sendiri keberhasilannya sudah terbukti akurat dan dapat merengangkan jarak kelahiran anak selama kb implan masih tertanam di kulit lengan dalam jangka waktu 3 tahun. Jika sudah 3 tahun ada baiknya segera diganti dengan pemasangan yang baru jika Anda dan suami memang sedang belum ingin memiliki anak kembali.

4. KB implan baik untuk ibu menyusui

Manfaat berikutnya dari kb implan yang dipasang dibawah lengan atas tidak menganggu sama sekali aktifitas menyusui bagi ibu yang sedang menyusui anaknya. Ditambah lagi secara medis menyusui anak selama 6 bulan adalah proses menjarangkan jarak kelahiran anak secara alami bagi ibu. Jadi pemasangan kb implan selama ibu menyusui tidak menganggu produksi dari air susu ibu bagi bayinya. Air susu ibu tetap lancar selama dari awal memang lancar dan banyak. Namun ada baiknya pemasangan kb implan ini dilakukan setelah pemberian asi ekslusif selama 6 bulan pertama.

Artikel terkait :


5. Tidak menganggu kesuburan ibu

Selanjutnya pemasangan kb implan menghentikan pelepasan indung telur sehingga menjadi lambat untuk menyampai dirahim. Namun jika Anda memiliki rencana untuk mempunyai buah hati lagi maka kb implan tersebut dapat di lepaskan. Setelah dilepaskan secara langsung kondisi pelepasan indung telur ibu kembali normal. Jadi pemasangan kb implan kemudian dilepaskan tidak akan menganggu kesuburan ibu sama sekali untuk memiliki buah hati. Itu sebabnya banyak pasangan suami istri yang memilih pemasangan kb dengan metode kb implan yang sama sekali tidak merugikan pasangan suami istri untuk memperoleh buah hati kembali.

Artikel terkait :

Nah, itulah beberapa ulasan mengenai manfaat dari kb sendiri yaitu kb implan. Jika Anda sudah menikah dan tertarik untuk mencoba merasakan manfaatnya silahkan saja. Namun tetap harus konsultasikan dulu semuanya kepada dokter.

, ,
Oleh :
Kategori : Kesehatan