10 Manfaat Daun Bawang untuk Lansia

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Manfaat daun bawang untuk lansia sangat perlu untuk diketahui, sehingga bisa memanfaatkan bahan alami ini untuk kesehatan lansia. Daun bawang merupakan jenis sayuran yang sering dijadikan bahan pelengkap suatu masakan karena dipercayai dapat menambah aroma dan cita rasa pada makanan. Jenis sayur yang satu ini sangat mudah untuk dijumpai.

Daun bawang juga terdapat banyak nutrisi yang baik untuk tubuh. Tak heran apabila dengan mengonsumsi daun bawang akan memberikan manfaat yang positif bagi kesehatan. Tak hanya itu saja, daun bawang juga memiliki segudang manfaat bagi para kesehatan lansia. Berikut ini adalah manfaat daun bawang untuk lansia.

1. Terhindar dari Katarak

Katarak merupakan jenis penyakit yang sangat umum menyerang para lansia. Apabila tidak dicegah, maka solusinya adalah dibedah. Daun bawang dipercayai dapat memelihara kesehatan mata. Dan sayur hijau ini juga dapat mencegah penyakit katarak pada lansia.

Ternyata, di dalam daun bawang terdapat kandungan Lutein dan zeaxanthin yang dapat menciptakan suatu lapisan perlindungan mata agar tidak terjadi katarak.

2. Meningkatkan Fungsi Otak

Seiring dengan dengan bertambahnya usia, kinerja dan fungsi otak akan semakin menurun. Tak perlu khawatir karena dengan mengonsumsi daun bawang, kinerja dan fungsi otak akan meningkat secara drastis.

Karena di dalam daun bawang terdapat senyawa belerang yang sangat ampuh untuk melindungi otak dari berbagai penyakit khas lansia. Misalnya penurunan fungsi dan kinerja otak. Tak hanya itu saja, senyawa belerang yang ada di dalam daun bawang juga dapat menurunkan tingkat penyakit mental pada seseorang.

3. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Bersumber dari jurnal Potravinarstvo yang menjelaskan bahwa daun bawang memiliki senyawa yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Di dalam daun bawang terdapat kandungan kaempferol yang bersifat sebagai anti-inflamasi. Itulah sebabnya daun bawang sangat baik untuk menurunkan risiko penyakit dan serangan jantung.

Daun bawang juga memiliki senyawa allicin dan tiosulfinat, aalah senyawa sulfur yang sangat berkhasiat bagi jantung dengan cara mengurangi tekanan darah, menurunkan kolesterol, dan menghentikan pembentukan gumpalan darah.

4. Mencegah Kanker

Pengonsumsian dan penggunaan daun bawang dianggap memiliki efektivitas yang tinggi dalam upaya pencegahan penyakit kanker. Daun bawang memiliki kandungan quercetin dan flavonoid yang bermanfaat dalam pencegahan penyakit kanker.

Kedua kandungan tersebut memiliki sifat antimikroba, anti-inflamasi, dan antikanker, sehingga dengan mengonsumsi daun bawang dapat membantu tubuh dalam mencegah pembentukan sel kanker.

5. Meningkatkan Kekuatan dan Kepadatan Tulang

Seiring dengan bertambahnya usia pun tingkat kekuatan tulang akan semakin melemah. Di dalam satu batang daun bawang memiliki kandungan antioksidan yang dapat meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang tubuh.

Dan juga, kandungan flavonoid yang ada di dalamnya pun dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tulang tubuh secara keseluruhan. Kandungan flavonoid memiliki dampak yang sangat besar bagi kesehatan tulang apabila dibandingkan dengan kalsium ataupun vitamin D.

Itulah sebabnya, mengonsumsi daun bawang sangat disarankan bagi para orang tua dan juga lansia. Tak hanya itu saja, zat besi yang ada di daun bawang pun dapat membantu proses regenerasi sel-sel yang rusak dengan cara memasok nutrisi untuk pertumbuhan sel baru tersebut.

6. Menjaga Kesehatan Mata

Tak hanya untuk menghindari katarak, mengonsumsi daun bawang juga dapat menjaga kesehatan mata dari penyakit khas lansia misalnya rabun. Daun bawang mengandung vitamin A yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan mata.

Vitamin A dan karoten yang ada di daun bawang juga dapat menghambat proses perkembangan penyakit rabun yang sering terjadi pada remaja sampai lansia. Daun bawang juga memiliki vitamin C yang berfungsi untuk mencegah kerusakan oksidatif yang akan menimbulkan katarak.

7. Menurunkan Kadar Gula Darah

Senyawa belerang yang ada di daun bawang tidak hanya dapat meningkatkan fungsi otak saja, tetapi juga dapat menurunkan kadar gula darah. Senyawa belerang tersebut ternyata mampu meningkatkan produksi insulin, jadi secara tidak langsung mengonsumsi daun bawang dapat menurunkan kadar gula darah secara alami.

Di dalam daun bawang juga terdapat zat allium dan alil disulfida yang bersifat antidiabetes. Kedua zat ini mampu mencegah degradasi insulin dan juga dapat meningkatkan metabolisme glukosa di tubuh.

8. Mengatasi Penyakit Asma

Bagi para lansia penderita penyakit asma, mengonsumsi daun bawang sangat bermanfaat dalam membantu membersihkan saluran udara yang ada di dalam tubuh. Karena kandungan phytochemical yang ada di daun bawang mampu meredakan penyakit asma.

9. Mencegah Penyakit Anemia

Anemia merupakan penyakit kurang darah, itulah sebabnya penambahan asupan zat besi dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Dengan mengonsumsi daun bawang akan dapat memperbaiki sel darah merah di tubuh, memperkuat jaringan tubuh.

Daun bawang juga meningkatkan kandungan hemoglobin. Oleh karena itu, penderita anemia sangat disarankan mengonsumsi daun bawang.

10. Mencegah Sembelit

Salah satu gangguan pencernaan yang paling umum adalah sembelit. Di dalam daun bawang terdapat serat yang dapat memberikan nutrisi untuk melancarkan kembali pencernaan.

Serat yang melimpah di daun bawang memberikan banyak manfaat dalam gangguan pencernaan, salah satunya adalah sembelit. Jika sedang sembelit, mengonsumsi daun bawang merupakan solusinya.

Tak hanya bermanfaat untuk lansia, daun bawang juga dapat memberikan banyak manfaat bagi setiap tubuh manusia apabila dikonsumsi dengan baik dan benar.

Perhatikan juga cara penyimpanan dan pengolahan daun bawang. Dan, pastikan agar tetap segar dan tidak dimasak dengan suhu yang terlalu tinggi untuk mendapatkan segala manfaat dan khasiat yang ada di daun bawang.

fbWhatsappTwitterLinkedIn