Manfaat Telur Kodok Dibalik Bentuknya yang Menjijikan

Telur kodok, telur katak atau toad eggs merupakan jenis telur kodok bangkok yang berbeda dengan telur katak. Jika dilihat, telur kodok terlihat seperti biji selasih yang sudah diseduh. Meski terlihat menjijikan bagi kebanyakan orang, namun ternyata ada banyak kandungan gizi dalam telur kodok seperti protein, lemak, manfaat kalsium, natrium, magnesium, energi dan beberapa jenis vitamin seperti A, B1, B5, B6 dan B12. Telur kodok sendiri tidak dijual dalam bentuk mentah secara komersil sehingga agak sedikit sulit untuk mendapatkannya kecuali langsung ke supplier. Sedangkan harganya sendiri juga cukup mahal yakni sekitar 1oo ribu per kilogram untuk telur kodok mentah dan 300 ribu untuk telur kodok siap pakai. Bagi anda yang penasaran dengan manfaat telur kodok, berikut akan kami jelaskan selengkapnya untuk anda.

  1. Mengatasi Masuk Angin

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masuk angin adalah dengan makan telur kodok. Kandungan dalam telur kodok sangat baik untuk memberikan efek hangat di dalam tubuh dan membuat seseorang lebih banyak bersendawa sehingga bisa mempercepat proses penyembuhan masuk angin.

  1. Menyembuhkan Luka

Meski memiliki bentuk yang menjijikan, akan tetapi telur kodok ternyata juga berguna untuk menyembuhkan luka sekaligus mengurangi rasa sakit. Dalam sebuah studi di University of Stratclyde membuktikan jika di dalam telur kodok mengandung manfaat protein tinggi yang bisa melindungi telur dari kuman dan bakteri sehingga juga bisa dikonsumsi manusia untuk mengatasi luka bahkan luka yang serius agar bisa sembuh lebih cepat.

  1. Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

Mengkonsumsi telur kodok juga dikatakan bisa menjaga tekanan darah agar selalu stabil. Selain itu, telur kodok juga bermanfaat untuk menyingkirkan segala gejala yang ditimbulkan dari tekanan darah tinggi seperti sakit kepala, mudah lelah dan masih banyak lagi.

  1. Mengatasi Nyeri Sendi

Telur kodok yang diolah dengan cara direbus juga memiliki banyak kandungan nutrisi yang penting untuk mengatasi nyeri sendi yang disebabkan karena peredaran darah kurang lancar, varises, benturan dan pengapuran sendi. Untuk mengkonsumsi telur kodok ini sebaiknya jangan digoreng untuk mengurangi penggunaan minyak terlalu berlebihan.

  1. Meningkatkan Kesehatan Muscular

Kandungan protein tinggi dalam telur kodok juga berperan penting dalam kontraksi dan koordinasi otot sekaligus menyehatkan otot dan saraf. Protein juga ada dalam jaringan otot dalam bentuk mikrofilamen sekaligus menyediakan struktur otot. Pertumbuhan otot nantinya akan tergantung dari cukup tidaknya protein yang masuk ke dalam tubuh. Dengan mengkonsumsi telur kodok ini, maka keseimbangan antara tingkat sintesis protein otot dan pemecahan protein otot bisa seimbang khususnya bagi anda yang senang berolahraga untuk membangun otot.

  1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Telur kodok juga dikatakan bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena kandungan protein didalamnya. Tubuh nantinya bisa menjalankan mekanisme pertahanan diri serta melindungi tubuh dari berbagai infeksi dan penyakit dengan bantuan antibodi. Protein spesifik yang terkandung di dalam telur kodok ini memiliki kemampuan untuk mendeteksi unsur asing yang disebut dengan antigen.

  1. Menyediakan Energi

Karbohidrat, energi dan protein yang terkandung di dalam telur kodok bisa dijadikan sumber energi oleh tubuh. Karena tubuh tidak bisa menyimpan protein ekstra, enzim dan protein terurai otot untuk menghasilkan asam amino dan menyediakan energi atau mensintesis glukosa, maka mengkonsumsi telur kodok bisa dijadikan alternatif untuk meningkatkan energi di dalam tubuh khususnya sesudah sakit.

  1. Menjaga Kesehatan Kulit

Meski bentuknya berlendir dan kurang menarik, akan tetapi telur kodok juga memiliki fungsi untuk solusi kecantikan kulit. Kandungan berbagai jenis vitamin dan mineral dalam telur kodok nantinya bisa meningkatkan produksi kolagen yang merupakan protein berserat penting untuk memberikan kekuatan pada sel jaringan dan organ seperti kulit yang akan selalu direvitalisasi dengan terus menerus.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Kesehatan