7 Manfaat Jantung Ayam Bagi Kesehatan

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Jika berkaitan dengan  makanan sumber protein, kebanyakan orang akan memilih ayam daripada sapi, kalkun atau ikan. Anda mungkin sering mengonsumsi ayam, tetapi kemungkinan tidak pernah memakan jantung ayam. Seperti bagian ayam lainnya, jantung ayam adalah sumber protein yang sangat bagus tetapi lebih mengandung banyak lemak dan kolesterol. Jantung ayam seringkali dianggap tidak ada gunanya atau dianggap sebagai makanan yang rasanya menjijikkan walaupun pada kenyataannya banyak orang yang belum pernah merasakannya sama sekali.

Padahal, jantung hanyalah otot lain di tubuh ayam seperti yang biasa kita beli, jadi seharusnya dicicipi dengan pikiran terbuka dan tanpa prasangka sebelumnya. Beberapa manfaat jantung ayam sebagai salah satu sumber protein dalam makanan bisa Anda ketahui dalam pembahasan berikut ini.

1. Jantung Ayam Rasanya Lezat

Manfaat jantung ayam yang paling jelas adalah rasanya yang lezat. Bahkan jika dimasak dengan cara yang benar, jantung ayam akan terasa seperti daging steak yang juicy dan lembut seperti steak biasa. Memakan jantung ayam sangat populer di Amerika Selatan dan Asia, di Brazil bahkan menjadi bagian penting dari masakan yang dipanggang di atas arang. Rasanya mirip dengan daging merah atau daging di paha ayam, lebih kuat rasanya sehingga cocok untuk dibumbui dengan cabe, bawang putih dan bumbu lain yang dimasak dengan suhu panas tinggi. Ketahui juga mengenai manfaat telur ayam kampung, manfaat daging ayam bagi kesehatan dan manfaat daging ayam kampung.

2. Jantung Ayam Mengandung Nutrisi

Ada beberapa manfaat kesehatan untuk mengonsumsi jantung ayam. Manfaat jantung ayam adalah sumber yang bagus untuk protein berkualitas tinggi dan menyediakan semua asam lemak esensial yang akan diperlukan oleh berbagai macam fungsi tubuh. Jantung ayam mengandung zat besi tinggi yang diperlukan untuk memproduksi hemoglobin yang akan mengantarkan oksigen ke seluruh darah dan zinc yang dapat meningkatkan sistem imunitas dan membantu penyembuhan luka sayat.

3. Harganya Terjangkau dan Mudah Dimasak

Jika dibandingkan dengan daging lainnya, ayam termasuk murah. Harga pasaran rata – rata untuk jantung ayam hanya sekitar sepertiga harga dada ayam. Jantung ayam tetap lebih mengandung banyak cairan daripada daging putih sehingga patut dipertimbangkan. Jantung ayam juga lebih mudah dimasak, cepat matang dan rasa dagingnya cocok dengan hampir semua bumbu dan cara memasak. Anda juga dapat membumbuinya dengan rempah favorit dan didiamkan di lemari es semalaman.

4. Mengoptimalkan Konsumsi Ayam

Ketika kita memotong ayam dan mengonsumsinya, maka sebaiknya kita memanfaatkan setiap bagian ayam yang memungkinkan dengan baik. Jika kita mengonsumsi jantung ayam dan jeroan lainnya, maka para pedagang daging juga akan meningkatkan suplai dan persediaan mereka. Hal ini dapat mendatangkan dampak yang real dan positif pada beberapa masalah yang dihadapi, misalnya limbah ayam yang mengotori lingkungan. Ketahui juga apa saja manfaat ayam cemani, manfaat jengger ayam jago, manfaat makan ati ayam dan manfaat saripati ayam brands.

5. Sumber Protein Tinggi

Jantung ayam dan ampela mengandung tinggi protein tetapi ampela sedikit lebih tinggi daripada jantung ayam. Porsi sebanyak 3,5 ons dari jantung ayam yang direbus mengandung 26 gram protein dan porsi yang sama dari ampela ayam yang direbus mengandung 27 gram. Sebagai protein hewani, keduanya dapat menyediakan sumber asam amino esensial dan membuatnya menjadi sumber protein yang lengkap. Protein ditemukan di setiap sel di tubuh kita dan protein dalam diet Anda akan membantu memelihara tingkat protein dalam tubuh.

6. Sumber Zat Besi dan Zinc

Manfaat jantung ayam dan ampela mengandung tinggi zat besi dan zinc tetapi jantung ayam adalah sumber yang lebih bagus. Porsi sejumlah 3,5 ons jantung ayam mengandung 9 miligram zat besi dan 7 miligram zinc, sementara ampela ayam mengandung 4 miligram besi dan 4,3 miligram zinc. Jantung ayam juga mengandung riboflavin, folat, vitamin B12, panthotenic acid, zinc, selenium, zat besi, magnesium, fosfor, potasium, sodium, tembaga dan mangan.

7. Sumber Kolesterol dan Lemak

Walaupun jantung ayam dan ampela mengandung rendah kalori dan tinggi protein, keduanya tinggi akan kolesterol terutama jantung ayam yang mengandung tinggi lemak. Sebanyak 3,5 ons porsi jantung ayam mengandung 8 gram lemak total atau 38% total kalori dan 242 miligram kolesterol. Ampela mengandung lebih sedikit lemak total dan kolesterol daripada jantung ayam dengan jumlah 3,6 gram total lemak dan 194 miligram kolesterol dalam porsi 3,5 ons. Anda direkomendasikan untuk membatasi asupan lemak total sekitar 25 – 35% dari total kalori dan kolesterol kurang dari 300 miligram sehari.

Beberapa manfaat jantung ayam ini tentunya dapat sedikit mencerahkan anggapan bahwa bagian – bagian jeroan ayam adalah makanan yang menjijikkan dan tidak patut dimakan. Selain kita dapat memaksimalkan setiap bagian dari sepotong ayam yang memungkinkan sehingga tidak mubazir, kita juga akan mendapatkan keuntungan berupa asupan gizi dan nutrisi yang bagus dari jantung ayam bagi tubuh kita. Sudah tentu selera setiap orang akan berbeda – beda, maka jangan memaksakan untuk mengonsumsinya jika Anda memang tidak menyukai rasanya. Untuk meningkatkan keinginan makan jantung ayam, sebaiknya cara memasaknya pun dilakukan dengan resep yang tepat agar rasanya juga enak.

fbWhatsappTwitterLinkedIn