10 Manfaat Gipsum – Konstruksi – Kedokteran – Kecantikan

Gipsum merupakan salah satu jenis mineral yang banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia sehari-hari. Istilah gypsum sendiri merupakan salah satu istilah ang berasak dari bahasa Yunani, yang artinya memasak. Gipsum merupakan salah satu mineral yang tinggi akan kalsium. GIpsum sendiri bukan merupakan suatu produk mineral otentik, itu artinya gypsum dapat ditemui hampir di seluruh penjuru dunia, termasuk di dalamnya adalah di Indonesia.

Sifat Mineral Gipsum

manfaat gipsumGypsum sendiri pada saat ini banyak dimanfaatkan sebagai salah satu bahan dasar dan juga bahan tambahan dalam konstruksi bangunan, karena memiliki berbagai keunggulan, antara lain :

  1. Ringan
  2. Tahan api
  3. Fleksibel
  4. Mudah dalam pemasangan dan disain

Daerah di Indonesia yang merupakan salah satu produsen dari gypsum adalah derah Kalimantan dan juga Jawa Barat.

Mineral gipsum memiliki banyak sekali manfaat. Kebanyakan digunakan sebagai jenis mineral yang tidak jauh-jauh dari keperluan untuk konstruksi bangnan. Berikut ini adalah beberapa manfaat gipsum :

1. Konstruksi plafon

Plafon merupakan salah satu elemen penting dalam konstruksi sebuah bangunan. Plafon merupakan sekat yang membatasi antara atap suatu bangunan dengan ruangan di bawahnya. Biasanya kebanyakan orang menggunakan bahan kayu tripleks sebagai plafon bangunan, namun, seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi, plafon sudah banyak menggunakan gypsum.

Hal ini berhubungan dengan empat keunggulan gpsum diatas, yaitu lebih, murah, tahan api, fleksibel dan mudah dalam pemasangan. Plafon yang menggunakan bahan gipsum memiliki kontur yang lebih rapih dan presisi, dan juga tidak mudah rusak.

2. Pembuatan dinding sekat

Gypsum juga sering dimanfaatkan sebagai dinding partisi ataupun lapisan pada dinding utama. Selain itu, gypsum juga sering dimanfaatkan untuk melapis rangka baja, ataupun rangka kayu dari suatu bangunan.

Biasanya ketika berada di gedung – gedung seperti mall, untuk memberikat sekat antar toko di dalam mall, pemborong akan menggunakan gypsum untuk menjadi pembatas, daripada menggunakan tembok batu bata yang jatuhnya memiliki harga yang lebih tinggi.

3. Bahan pembuat semen

Manfaat gipsum juga sering diketahui sebagai bahan campuran dalam pembuatan semen yang biasa kita gunakan untuk membangun suatu bangunan, dengan semen yang tercampur dengan gypsum, maka kekuatannya akan bertambah, serta memiliki daya rekat yang lebih baik dibandingkan semen biasa.

4. Sebagai ornament dan hiasan

Industri pembuatan gypsum tidak hanya terbatas pada fungsi konstruksi utama saja, seperti dinding, plafon, ataupun sekat, namun juga sudah dikembangkan sebagai salah satu bahan dasar pembuatan ornament atau hiasan pada rumah.

Hal ini dilakukan untuk menghemat biaya, karena biasanya ornament rumah yang dibuat dari bahan kayu memiliki harga yang relatih jauh lebih tinggi, dan juga proses pengerjaannya yang cenderung sulit apabila tidak berada pada tangan yang tepat. Maka itu, gipsum merupakan salah satu pilihan alternatif dari ornament di dalam rumah, karena lebih ringan dan mudah dalam pembuatan desain ornament yang diinginkan.

5. Sebagai plester atau bahan perekat

Selain menjadi bahan utama dalam konstruksi, larutan gypsum juga seringkali dimanfaatkan sebagai plester atau perekat pada dinding, atap, maupun plafon rumah. Dengan menggunakan perekat yang terbuat dari bahan gypsum, maka resiko bocor dan pecah akan menjadi lebih kecil, karena gypsum memiliki sifat fleksibel dan tidak mudah pecah.

6. Sebagai metode penyembuhan penyakit

Ada beberapa metode pengobatan tradisional yang berasal dari tiongkok, yaitu Shi Gao. Metode ini menggunakan manfaat gipsum sebagai salah satu metode dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit secara tradisional.

7. Pembuatan lapangan tenis

Lapangan tenis yang dibuat dengan tipe lapangan clay atau tanah liat biasanya menggunakan campuran bahan gypsum dalam pembuatannya. Hal ini akan membuat lapangan tenis menjadi lebih kesat dan tidak licin, serta menjadi lebih kuat dalam pengaplikasiannya. Selain itu, lapangan tenis yang menggunakan campuran gypsum juga memiliki masa pakai yang lebih baik.

8. Bahan baku kapur tulis

Ternyata, kapur tulis yang sering kita gunakan sehari – hari ketika dulu bersekolah terbuat dari bahan dasar gypsum. Gypsum yang sudah diolah akan dibentuk menjadi batangan – batangan kapur tulis, dan kemudian didistribusikan ke sekolah – sekolah yang membutuhkannya. Tidak hanya berwarna putih, kapur tulis yang bewarna warni pun juga dibuat dengan menggunakan bahan dasar gypsum

9. Menjadi penampang patah tulang

Salah satu manfaat gipsum dalam bidang kedokteran ialah dapat menjagi penahan dari tangan atau kaki yang mengalami patah tulang. Sifat dari gypsum yang kuat, mampu menjaga kondisi tulang kaki agar tidak mengalami pergeseran setelah dilakukannya penanganan patah tulang.

10. Sebagai alat perawatan tubuh

Mungkin saat ini sudah sangat jarang orang yang menggunakan gispum sebagai salah satu metode perawatan tubuh. Namun di prancis, gipsum pernah dimanfaatkan sebagai salah satu metode perawatan tubuh, yaitu dengan :

  • Krim kaki
  • Produk perawatan rambut
  • Shampoo

Hal ini cukup masuk akal, karena gypsum memiliki kandungan kalsium yang tinggi, dan berguna bagi kesehatan kulit dan juga rambut

Bahaya Gipsum dalam Konstruksi

Meskipun memiliki banyak manfaat, terutama bagi bidang konstruksi, namun ternyata gipsum berbahaya bagi kesehatan tubuh. Debu yang berasal dari gypsum memiliki sifat karsinogenik, dan berpotensi untuk menimbulkan kanker paru-paru. Selain kanker paru-paru, debu dari gypsum itu sendiri juga dapat menimbulkan gangguan pernapasan, seperti asma dan sesak nafas apabila terhirup.

Maka dari itu, disarankan ketika anda bekerja pada tempat atau wilayah yang tinggi kadar debu gipsumnya, anda wajib menggunakan masker sebagai pelindung diri anda dari debu gypsum. Itulah beberapa manfaat dari gypsum. Semoga artikel ini bermanfaat.

, ,
Oleh :
Kategori : Hasil Bumi
Doctors Talks

Gigi berlubang bagian atas bisa menyebabkan Penyakit meningitis, Gigi berlubang bagian bawah bisa menyebabkan penyakit yang menyebabkan kematian mendadak, apa itu ? Simak penjelasan Drg. Albertus Andika berikut ini.