5 Manfaat Asuransi Jiwa Seumur Hidup

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Asuransi jiwa merupakan layanan perlindungan ketika nasabah terkena dampak yang merugikan secara finansial, baik itu terhadap jiwa, kesehatan, properti, hingga kejadian tak terduga seperti kerusakan, kehilangan, hingga kematian.

Layanan asuransi jiwa merupakan bentuk dari perlindungan untuk masa mendatang terhadap dampak kerugian secara finansial atau kehilangan pendapatan dari seseorang sebagai tulang punggung keluarga karena kematian.

Asuransi jiwa seumur hidup sendiri adalah jenis asuransi yang memberikan perlindungan kepada nasabah dalam jangka waktu seumur hidup atau maksimal hingga usia nasabah mencapai 100 tahun.

Banyak sekali manfaat asuransi bagi masyarakat yang merupakan asuransi jiwa seumur hidup, berikut beberapa manfaatnya.  

1.  Membantu mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan jangka panjang

Sebagai karyawan atau pekerja swasta tentunya memiliki rencana keuangan setiap bulannya.

Dengan memiliki salah satu jenis asuransi jiwa khususnya asuransi seumur hidup, maka manfaat menggunakan asuransi dapat membantu mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan jangka panjang.

Selain itu asuransi jiwa seumur hidup biasanya memiliki premi yang relatif tetap atau tidak berubah-ubah sehingga memudahkan dalam pengaturan alokasi keuangan.

Dengan mengalokasikan secara tetap setiap bulannya akan membuat alokasi dana lebih terperinci dan teratur. 

2. Kesempatan premi dapat dikembalikan

Manfaat berikutnya adalah adanya kesempatan premi dapat dikembalikan. Maksudnya adalah baik terjadi klaim atau pun tidak, nilai premi yang telah dibayarkan dapat dikembalikan pada nasabah setelah masa waktu tertentu.

Sehingga hal ini memberikan keterjaminan dan keamanan, karena premi nasabah tidak akan hilang begitu saja. Tentunya hal ini sangat menguntungkan bagi pengguna asuransi jiwa seumur hidup.

3. Pembayaran premi dapat disesuaikan dengan kemampuan

Selain premi djamin aman, premi yang wajib dibayarkan pun diatur secara fleksibel sesuai kebutuhan nasabah.

Jenis premi tersebut pembayarannya fleksibel atau bisa dipilih sesuai keinginan, misalnya pembayaran dalam jangka waktu 5 tahun, 10 tahun, bahkan 20 tahun. 

Masa pembayaran premi juga dapat diperkirakan sesuai kemampuan masing-masing nasabah.

Namun perlu diperhatikan, semakin panjang jangka waktu pembayaran premi maka dana yang harus dibayarkan juga semakin besar. 

4. Memiliki dana tabungan

Manfaat berikutnya dengan memilih asuransi jiwa seumur hidup adalah memiliki dana tabungan. Calon pemegang polis yang gin memberikan perlindungan jiwa sekaligus menghasilkan dana tabungan yang nantinya bermanfaat untuk kebutuhan darurat dari calon pemegang polis tersebut. 

Selain itu asuransi jiwa seumur hidup juga membantu kebutuhan anggota keluarga nasabah dalam hal finansial dan membantu nasabah dalam mengelola kekayaan atau keuangan di masa mendatang. Misalnya seperti untuk kebutuhan pendidikan anak. 

5. Nilai tunai terjamin dan mendapat nilai tambahan

Manfaat berikutnya dari asuransi jiwa seumur hidup adalah terjaminnya nilai premi. Kemudian dalam asuransi jiwa seumur hidup, akan ada manfaat selanjutnya yakni nilai tambahan. 

Namun, karena merupakan nilai tambahan maka nila ini tidak terjamin karena merupakan hasil dari pengembangan investasi.

Besarnya pun juga dapat bervariasi tergantung pada suku bunga investasi yang sedang berjalan. 

Tips Memilih Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Setelah mengetahui mengenai berbagai manfaat dari asuransi jiwa seumur hidup, berikutnya ada tips-tips yang dapat diterapkan sebelum memilih jenis asuransi jiwa seumur hidup. Berikut tips-tipsnya : 

1. Tentukan tujuan sebelum memilih asuransi

Tips yang pertama dan utama adalah menentukan tujuan sebelum memilih jenis asuransi.

Asuransi jiwa sendiri bertujuan untuk melindungi keuangan keluarga dari kemungkinan adanya kehilangan penghasilan jika tulang punggung keluarga meninggal dunia.

Dengan hilangnya tulang punggung maka akan menyulitkan finansial keluarga, sehingga asuransi jiwa disini berfungsi untuk memberikan uang santunan kepada keluarga sebagai pengganti penghasilan tulang punggung keluarga tersebut. 

Dalam memilih jenis asuransi maka dapat menyesuaikan dengan tujuan, manfaat yang didapat, kebutuhan, hingga kekurangan dan kelebihan pada tiap jenis asuransi jiwa. 

2. Pastikan berkomitmen membayar premi

Tips yang berikutnya adalah pastikan memiliki komitmen yang kuat untuk membayarkan premi secara teratur.

Sebelum memilih mengambil asuransi jiwa tentunya telah mempertimbangkan betapa pentingnya memiliki asuransi jiwa, sehingga hal ini dapat menjadi landasan komitmen.

Komitmen untuk disiplin membayar premi ini harus ditanamkan, karena dengan tidak membayar premi maka proteksi asuransi jiwa akan dihentikan. 

3. Pilih perusahaan asuransi dengan mempertimbangkan kondisi keuangan

Tips yang terakhir yang tak kalah penting adalah memilih perusahan asuransi yang tepat.

Dasar dari pemilihan perusahaan asuransi ini pada kondisi keuangannya. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari gagal bayar dari perusahaan asuransi.

Perlu memeriksa rekam jejak perusahaan asuransi, caranya dapat dengan media online.

Pertama cari dulu laporan keuangan perusahaan asuransi kemudian perhatikan pada bagian Rasio Solvabilitas (Risk-based Capital / RBC).

Rasio Solvabilitas sendiri merupakan sebuah indikator untuk mengukur kesanggupan perusahaan asuransi dalam membayar utang jangka panjang terhadap seluruh aset yang perusahaan asuransi tersebut miliki.  

Pemerintah telah menetapkan ketetapan bahwa minimal rasio solvabilitas sebuah perusahaan yang menunjukan kesehatan keuangannya adalah 10 persen.

Pastikan perusahaan asuransi yang hendak dipilih memiliki rasio solvabilitas lebih dari 120 persen. 

Nasabah yang telah memasuki umur 40 thun ke atas disarankan untuk memilih asuransi jiwa seumur hidup ini.

Hal ini disebabkan karena jangka waktu yang lebih lama hingga seumur hidup yang dapat memberikan perlindungan. 

Perlindungan ini dalam bentuk jika misalnya tiba-tiba nasabah meninggal dunia dan nasabah tersebut ingin meninggalkan warisan kepada ahli waris nasabah.

Keluarga yang ditinggalkan nasabah juga tidak akan mengalami kesulitan finansial karena mendapatkan perlindungan dari asuransi jiwa seumur hidup. 

fbWhatsappTwitterLinkedIn