18 Manfaat Teriak Untuk Kesehatan

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Manfaat tertawaTeriak memiliki manfaat yang luar biasa bagi kondisi psikis dan juga kesehatan seseorang. Sayangnya tidak semua orang yang melakukan teriak, mereka banyak yang memilih memendam dalam diam. Jika banyak orang yang tahu manfaat teriak untuk kesehatan, pasti mereka akan melakukannya. Tidak hanya psikis yang sehat namun raga sehat pun juga akan dimiliki. Kondisi sulit seperti saat ini, memunculkan banyak sekali masalah dan tekanan. Jika kita tidak pandai dalam menghadapinya, banyak dampak negatif yang akan kita alami. Misalnya saja depresi, tekanan batin, tekanan mental dan masih banyak lagi lainnya.

Tentang teriak

Teriak merupakan salah satu cara meluapkan emosi dan perasaan melalui suara keras yang dikeluarkan dari mulut dan tenggorokan. Teriak bisa dilakukan dimana saja, asal tempat itu tenang. Teriak juga bisa dilakukan di tempat yang bergema dan bergaung, sehingga teriakan bisa dipantulkan. Kepuasan psikologis setelah berteriak juga akan didapatkan.

Teriak memiliki banyak manfaat. Baik yang sudah diketahui banyak orang ataupun yang belum diketahui. Manfaat teriak adalah sebagai berikut :

  1. Meredakan Emosi. Bagi yang sedang emosi, berteriak bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk bisa meredakan emosinya. Jangan berteriak untuk orang lain, namun teriaklah untuk diri sendiri. Berteriak lah di tempat yang sunyi atau di tempat yang tinggi. Emosi akan segera redam setelah teriak.
  2. Membuat Perasaan Lebih Baik. Berteriak merupakan salah satu hal yang bisa dilakukan untuk membuat perasaan lebih baik. Berteriak dengan mengungkapkan isi hati bisa membuat perasaan lebih baik dan juga lebih lega.
  3. Mengatasi Rasa Takut. Penelitian menemukan bahwa berteriak sebelum melakukan sesuatu bisa mengatasi rasa takut di dalam dirinya. Misalnya saja berteriak sebelum mengikuti pertandingan, mengikuti ujian dan masih banyak lagi lainnya bisa membuat rasa takut teratasi.
  4. Mengobati Stress. Manfaat psikis yang bisa didapatkan dengan berteriak adalah mengobati dan mengatasi ras stress. Misalnya saja kita sedang stress menghadapi sesuatu. Kemudian kita teriak, teriakan yang kita lakukan bisa membuat rasa stress menghilang dan terobati.
  5. Menghilangkan Kesedihan. Saat kita sedih, teriaklah. Karena teriak bisa menghilangkan kesedihan di dalam hati. Sedih jangan hanya dihilangkan dengan menangis saja, namun bisa juga dengan teriak. Perasaan patah hati, dikhianati teman dan sahabat bisa diungkapkan dengan teriak. Pilihlah tempat dan waktu yang tepat. Jangan berteriak ke orang yang bersangkutan secara langsung, namun bisa berteriak sendiri ke tempat yang tepat dan di waktu yang tepat.
  6. Ekspresif. Teriak bisa digunakan sebagai ekspresi saat kita sedang melakukan sesuatu. Misalnya saja bernyanyi. Saat bernyanyi, adakalanya kita di tuntut berteriak. Terutama jika musik yang didendangkan adalah musik rok dengan aliran yang keras. Teriak bisa digunakan untuk mengekspresikan diri dan jiwa dari lagu tersebut.
  7. Mendapatkan Perhatian. Jika profesi anda sebagai dosen atau pengajar dan orang yang ada di dalam kelas Anda ribut sendiri. Teriak adalah salah satu cara yang tept untuk bisa mendapatkan perhatian dari orang-orang yang anda ajar. Namun jangan sering teriak, teriaklah di saat yang tepat saja. Misal kelas ribut dan banyak yang tidak memperhatikan anda.
  8. Menghilangkan Rasa Sakit. Manfaat teriak yang tidak banyak diketahui oleh banyak orang adalah menghilangkan rasa sakit. Anda tidak percaya?, coba saja lakukan hal ini saat anda melakukan pemeriksaan. Teriaklah saat anda di infus, di suntik atau diambil sampel darahnya. Sungguh ajaib, rasa sakit anda akan hilang selama 5 detik.
  9. Melancarkan Peredaran Darah. Untuk dunia medis, teriak memiliki manfaat berupa melancarkan peredaran darah di dalam tubuh. Alasannya adalah sebagai berikut :
    • Saat seseorang teriak, hormon adrenalinnya akan meningkat.
    • Hormon adrenalin akan memacu kerja jantung. Sehingga pembuluh darah yang ada di jantung menjadi melebar, tidak menyempit.
    • Kerja jantung yang dipacu bisa membuat peredaran darah menjadi lancar.
    • Tidak hanya darah saja yang mengalir, namun oksigen juga mengalir dengan lancar.
  1. Mengatasi Kegugupan. Saat ada ujian menghafal. Menghafalkan teks dengan suara keras atau berteriak bisa mengatasi rasa gugup sebelum ujian dilaksanakan.
  2. Terhindar Dari Penyakit Kronis. Penyakit yang disebabkan oleh peredaran darah yang tidak lancar bisa diatasi dengan berteriak. Alasannya hormon adrenalin akan meningkat saat berteriak dan pembuluh darah akan melebar. Pembuluh darah yang melebar bisa melancarkan aliran darah dan juga oksigen. Penyakit yang bisa dicegah dengan teriak adalah :
    • Jantung
    • Stroke
    • Darah tinggi atau hipertensi.
  3. Mencegah Stroke dan serangan Jantung. Orang yang memiliki hormon adrenalin tinggi, namun dia tidak teriak. Dia cuma suka diam, akibatnya adalah aliran darah tidak lancar. Pembuluh darah mengalami penyempitan. Akibatnya jantung berdebar terus menerus. Efek terparahnya adalah serangan stroke dan jantung.
  4. Terhindar Dari Konsumsi Obat-Obatan. Bagi anda yang suka mengkonsumsi obat-obatan untuk penenang syaraf, sebaiknya mulai meninggalkan kebiasaan tersebut. Mulailah menyalurkan ketidaktenangan anda dengan teriak. Anda bisa mendendangkan lagu yang anda sukai dengan teriak. Akibatnya adalah anda akan mulai terbiasa hidup tanpa obat syaraf atau obat penenang. Setelah mendendangkan lagu tersebut, perasaan anda akan tenang.
  5. Sistem Imun Meningkat. Dalam dunia medis, teriak bisa bermanfaat untuk mengenali tubuh secara mendalam menggunakan ritme dari teriakan tersebut. Ritme itu akan membuat sistem imun di dalam tubuh meningkat, sehingga tubuh tidak akan mudah terkena penyakit.
  6. Berpikiran Positif. Teriak bisa mensugesti diri sendiri untuk berpikiran positif. Pikiran positif bisa membuat seseorang lebih sehat jiwa dan raga.
  7. Lebih Semangat. Orang yang sedang dilanda kelesuan bisa mengobarkan semangat lewat teriakan. Tidak hanya untuk dirinya sendiri, namun juga bisa untuk orang lain. Teriakan pengobar semangat bisa dilakukan saat ada turnemen bola, voli dan berbagai turnamen lainnya. Apalagi jika ada teman anda yang bertanding, dengan anda memberikan support lewat teriakan. Semangat yang ada di dalam diri anda akan tersalurkan kepadanya.
  8. Mengatasi Gangguan Jiwa. Salah satu terapi yang dilakukan pada penderita gangguan jiwa adalah menggunakan komunikasi terapeutik. Komunikasi tersebut mengharuskan pasien gangguan jiwa untuk berteriak-teriak di ruangan khusus untuk terapi.
  9. Melatih otot sekitar mulut, pernah melihat orang yang sedang tinju? ada gerakan seperti berteriak sebelum mereka mulai bertinju. Ya itulah manfaat berteriak untuk membuat otot mulut lebih fleksibel.

Jangan Beteriak Pada Kondisi Ini!

Meskipun berteriak bisa memuaskan psikologis seseorang. Namun ada orang tertentu dan waktu tertentu yang tidak membolehkan orang berteriak. Orang tersebut jika berteriak malah akan menciderai dirinya sendiri. Berikut ini orang-orang yang tidak boleh berteriak :

  1. Orang yang sedang batuk tidak boleh berteriak. Hal itu menyebabkan orang batuk memiliki tenggorokan yang lebih gatal dibandingkan yang sebelumnya.
  2. Radang pada pita suara. Orang yang memiliki radang di pita suaranya tidak boleh mengeluarkan suara terlalu keras. Berteriak merupakan hal larangan untuknya. Berteriak bisa menyebabkan penyakit radangnya menjadi lebih parah. Dampak terburuknya adalah pita suara bisa menjadi putus.
  3. Penderita polip di pita suara tidak boleh berteriak. Hal itu dikarenakan polip di pita suara akan mendapatkan tekanan setelah berteriak. Polip bisa semakin membesar.
  4. Di kantor dan di tempat ramai dilarang berteriak karena akan menimbulkan kebisingan, mengganggu konsentrasi dan masih banyak lagi lainnya. Berteriak di tempat yang sepi merupakan alternatif yang bisa dipilih.

Baca juga ;

fbWhatsappTwitterLinkedIn