Manfaat Bunga Telang untuk Mata Minus : Khasiat & Pengolahan

Saat ini, banyak orang yang telah menderita mata minus akibat pola hidup buruk, kurangnya istirahat, kekurangan vitamin, serta mencakup faktor genetika. Langkah utama yang telah dilakukan adalah menggunakan kacamata. Namun, hal ini tidak menjamin bertambah parahnya mata minus. Namun, mata minus ini dapat diobati dengan bahan alami yang mampu meningkatkan kemampuan penglihatan, seperti bunga telang. Bunga telang dipercaya mampu meningkatkan kesehatan mata secara keseluruhan dan membantu meningkatkan penglihatan menjadi lebih jelas – tanpa menggunakan kontak lensa, kacamata, atau bahkan pembedahan.

Apa itu Bunga Telang?

Pada kesempatan kali ini kita akan mengulas tentang manfaat bunga telang untuk mata minus : khasiat & pengolahan yang cukup bermanfaatbagi kesehatan mata kita.Bunga telang atau yang dikenal sebagai Clitoria ternatea adalah tumbuhan jenis merambat yang umum ditemukan pada pekarangan rumah masyarakat sekitar. Tumbuhan ini tergolong suku polong-polongan.

Bunga telang mengandung peptida dan steroid yang bermanfaat bagi kesehatan. Selain itu, manfaat kembang telang disebabkan kandungan metabolit sekunder, yaitu flavanol, yang mampu mencegah bakteri tumbuh pada saluran kemih. Selain itu, tanaman ini juga merupakan sumber triterpenoid yang merupakan senyawa hidrokarbon yang berfungsi sebagai antikanker.

Bagaimana manfaat bunga telang untuk mata minus?

Bunga telang diketahui dapat meningkatkan kemampuan penglihatan mata. Hal ini dikarenakan kandungan bunga telang yang dikenal sebagai proanthocyanidin, sebuah antioksidan yang mampu meningkatkan aliran darah ke kapiler mata dan berguna dalam pengobatan glaucoma, penglihatan kabur, kerusakan retina atau kelelahan mata. Kandungan lainnya yang juga bermanfaat bagi mata adalah politerol, alkaloid, flavonoid (manfaat senyawa flavonoid untuk kesehatan tubuh adalah sebagai antioksidan), dan samponi yang dapat menyembuhkan penyakit mata.

Flavonoid memiliki beragam sifat antioksidan (sumber antioksidan adalah bawang putih, vitamin C) seperti eriodiktiol, luteolin, dan kuersetin pada sel ocular. Retina mata merupakan jaringan dengan pemanfaatan oksigen yang luar biasa dan merupakan jaringan yang akan terpapar oleh cahaya ultraviolet dengan kadar tinggi. Akumulasi lutein dan zeaxanthin pada macula mata merupakan ukuran protektif yang bersifat adaptif terhadap sinar ultraviolet, dimana akan mengatasi radikal oksigen, yang seringkali menyebabkan peroksida lipid dan mengarah pada degenerasi fotoreseptor dan epitel pigmen retina. Proses ini akan berlanjut menuju atropi saluran macular. Usia, genetik, dan lingkungan memainkan peranan penting dalam degenerasi macular yang berkaitan dengan usia. Flavonoid dapat mencegah hal tersebut terjadi karena sifatnya yang bermanfaat sebagai antioksidan. Manfaat antioksidan yang dimaksud juga berkaitan dengan mengatasi radikal bebas, senyawa pendonor hidrogen, dan kelator ion logam. Bahkan, sifat antioksidan ini mampu menghambat aldose reductase dan glikasi non-enzimatik lainnya dari kemungkinan berkrmbangnya penyakit katarak akibat diabetes.

Proanthocyanidin yang dimiliki bunga telang juga mampu merangsang regenerasi rhodopsin pada sel in vitro dengan meningkatkan laju produksi regenerasi intermediat. Flavonoid juga bertindak sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antiangiogenik yang akan menstabilisasi kolagen dan meningkatkan integritas vaskular, sehingga membantu mengembalikan fungsi Retinal Pigment Epithelium (RPE) sesuai dengan yang seharusnya. Flavonoid terkenal dengan sifat antioksidannya yang dapat menjadi modulator redoks dalam mengatur gen dan memodifikasi fungsi enzim untuk mendukung jaringan retina dan saraf serta menghilangkan kerusakan oksidatif pada lensa mata. Selain itu, flavonoid juga dikenal baik memiliki bioavailabilitas yang baik terhadap mata sehingga dapat mempengaruhi mekanisme transduksi sinyal sehingga mempengaruhi regulasi gen dan fungsi enzim di dalam mata. Tidak hanya kandungan flavonoid yang bermanfaat, namun kandungan kuersetin dan metabolitnya dipercaya sangat aktif dalam  menginhibisi kerusakan oksidatif di dalam lensa mata.


Selain itu, telah dibuktikan dalam sebuah studi, bahwa bunga telang efektif dalam menjaga kesehatan mata, mengatasi degenerasi mata akibat katarak, diabetes, glaucoma, dan sejumlah berbagai penyakit yang berhubungan dengan kesehatan mata. Selain itu, air perasan bunga telang juga dapat meringankan mata merah akibat iritasi dan membuat mata menjadi bening. Hal ini akan berdampak pada kemampuan bunga telang dalam membantu penglihatan menjadi lebih cerah.

Namun, sebelum melakukan pengobatan terhadap mata minus, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Diet buah yang kaya akan flavonoid akna sangat membantu menurunkan risiko gangguan pada penglihatan, termasuk mata minus, katarak, dan glukoma.

Cara penggunaan bunga telang sebagai obat untuk mata minus?

Berikut ini adalah cara penggunaan bunga telang sebagai obat mata minus, yaitu:

  1. Obat sebaiknya diminum pada malam hari atau sebelum tidur
  2. Bunga telang diambil sebanyak 5 hingga 7 tangkai
  3. Bunga telang direndam ke dalam 50 ml air panas di piring atau panci yang bersih
  4. Menunggu beberapa saat hingga bunga luntur yang menyebabkan air berubah menjadi warna biru
  5. Saat air sudah dingin, segera teteskan atau cuci mata Anda dengan air rendaman selama 30 detik
  6. Berikan jeda selama 10 menit, dan ulnagi pencucian mata hingga tiga kali
  7. Segera buang air bekas cucian dan hindari penggunaan air bunga telang hingga lebih dari 3 kali.

Manfaat bunga telang untuk mata minus akan sangat membantu penglihatan. Namun, perlu diingat bahwa konsumsi vitamin A juga akan sangat membantu. Manfaat vitamin A untuk mata adalah membantu metabolisme sel mata. Demikian artikel tentang manfaat bunga telang untuk mata minus : khasiat & pengolahan yang dapat kita manfaatkan.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Herbal