Makanan

8 Manfaat Petai Untuk Ginjal Yang Jarang Diketahui

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Selain jengkol, petai juga merupakan makanan yang memiliki bau tajam dan menyengat. Pete seringkali dikonsumsi sebagai lauk pauk yang ternyata memiliki banyak kandungan gizi seperti protein, fosfor, karbohidrat, sumber antioksidan, zat besi, serat, fruktosa, sukrosa dan juga glukosa. Petai yang merupakan tanaman dari kingdom tumbuhan yang diklasifikasikan dalam keluarga keguninosaeĀ  dengan marga parkia dan jenis paskia speciosa ini memiliki tinggi antara 5 hingga 25 meter dan mempunyai banyak cabang. Untuk kesempatan kali ini, kami akan mengulas manfaat petai untuk ginjal secara lengkap yang bisa anda simak dalam ulasan lengkap berikut ini.

  1. Mengandung Antioksidan Tinggi

Dalam petai mengandung antioksidan tinggi yang sangat baik dimana manfaat antioksidan tersebut sangat baik untuk menangkal radikal bebas sekaligus meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh. Dengan sistem imun tubuh yang baik, maka berbagai bakteri dan juga virus bisa dicegah dan tidak sampai menyerang beberapa organ penting dalam tubuh.

  1. Memiliki Kandungan Vitamin C Tinggi

Vitamin C tinggi dalam petai sangat baik untuk menjaga sistem pertahanan tubuh sehingga terhindar dari segala macam penyakit. Dengan tingginya kadar manfaat vitamin C dalam petai, maka peradangan pada ginjal yang disebabkan karena infeksi bakteri bisa dicegah.

  1. Meningkatkan Kinerja Ginjal

Petai juga menjadi makanan yang sangat ampuh untuk meningkatkan fungsi ginjal karena mengandung polisulfida siklik yang memiliki sifat anti bakteri dan juga anti jamur sehingga akan membunuh berbagai bakteri yang mengganggu fungsi ginjal dan menjadi penyebab peradangan pada ginjal.

  1. Mencegah Infeksi

Petai juga sangat ampuh untuk mencegah terjadinya infeksi sebab petai mengandung fosfor yang tinggi yakni sebanyak 115 mg untuk setiap 100 gram biji petai. Manfaat fosfor sangat dibutuhkan tubuh untuk menjaga permeabilitas sel dan mencegah terjadinya infeksi pada organ tubuh seperti salah satunya organ ginjal. Jika ginjal sampai terinfeksi, maka berbagai penyakit bisa terjadi dan akhirnya menurunkan kinerja ginjal.

Related Post
  1. Mencegah Kanker Ginjal

Dari salah satu produsen obat ternama menemukan jika petai sangat baik untuk melawan sel kanker yang menyerang organ tubuh sehingga bisa dijadikan salah satu solusi kanker terbaik. Sel kanker yang juga bisa menyerang organ ginjal dan menyebabkan terjadinya kanker ginjal bisa dicegah dengan sangat baik yakni hanya dengan mengkonsumsi petai secara teratur sebab petai mengandung anti mikroba.

  1. Mengatasi Penyempitan Pembuluh Darah

Petai juga sangat baik untuk mengobati masalah penyempitan pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke seluruh tubuh jadi tidak lancar. Apabila ini terjadi maka fungsi organ ginjal akan menurun dan semakin rentan terjadi masalah pada organ ginjal tersebut.

  1. Mencegah Obesitas

Kandungan manfaat serat dalam petai juga cukup tinggi yang berguna untuk mengikat lemak dalam tubuh dan mencegah obesitas dalam tubuh. Mencegah obesitas juga sangat penting sebab menjadi salah satu faktor yang menyebabkan berbagai masalah ginjal terjadi.

  1. Mencegah Radikal Bebas

Radikal bebas sangat mudah ditemui tidak hanya dari polusi udara seperti asap kendaraan dan asap knalpot, namun juga terdapat di dalam makanan seperti makanan yang diolah dengan cara di goreng atau dipanggang. Beberapa radikal bebas seperti hidrogen peroksida, hidroksil dan juga superoksida anion merupakan molekul yang tidak stabil, sangat reaktif dan berpotensi besar untuk merusak jaringan yang sangat berbahaya untuk organ hati dan juga ginjal.

Manfaat petai untuk ginjal yang cukup banyak ini tetap harus di konsumsi tidak berlebihan sebab dalam petai juga mengandung asam amino tinggi, kaya akan nitrogen dan juga unsur asam sulfur yang bisa terbuang dari dalam tubuh bersama dengan urin dan bisa menyebabkan proteinuria yang bisa berfungsi terbalik yakni bisa merusak kinerja dari organ ginjal.