Tumbuhan

Manfaat Perkembangbiakan Vegetatif Agar Cepat Berbunga dan Berbuah

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan akan terjadi tanpa keterlibatan alat perkembangbiakan. Perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan biasanya terjadi dengan bantuan dari manusia atau bisa juga tanpa bantuan manusia yang disebut dengan perkembangbiakan vegetatif secara alami. Untuk mendapatkan bibit unggul dan juga bisa cepat menghasilkan keturunan secara cepat dan sifatnya sama dengan induk, maka perkembangbiakan vegetatif ini menjadi pilihan tepat untuk digunakan.

Ada macam macam perkembangbiakan vegetatif secara alami yang bisa terjadi yakni dari umbi lapis yang berisi cadangan makanan seperti manfaat bawang merah, rizom yakni batang yang tumbuh di dalam tanah berisi cadangan makanan seperti jahe dan lengkuas, umbi akar yakni akar yang menggembung seperti umbi bunga dahlia, umbi batang yakni batang yang mengandung cadangan makanan dengan membentuk umbi seperti gembili, manfaat kentang dan talas, geragih yakni batang menjalar di atas atau bawah permukaan tanah seperti arbei dan stroberi, tunas yakni bagian yang tumbuh menjadi individu baru seperti bambu dan pisang dan juga tunas adventif yakni tunas yang tumbuh tidak diujung batang atau ketiak daun namun di daun seperti sukun dan kesemek.

Sementara perkembangbiakan vegetatif buatan terdiri dari mencangkok, menyetek dan juga merunduk serta kultur jaringan. Lalu, apa saja sebenarnya manfaat perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan?, berikut jawabannya untuk anda.

  1. Bisa Berbuah Dalam Waktu Cepat

Jika dibandingkan dengan perkembangbiakan secara generatif, menggunakan perkembangbiakan vegetatif akan lebih cepat dari segi waktu. Hal ini terjadi karena perkembangbiakan yang dilakukan merupakan secara langsung dan tidak diawali dari perkembangan tanaman dari mulai kecil hingga besar. Untuk itu, tanaman buah, sayur atau bunga yang menggunakan metode vegetatif ini bisa menghasilkan buah lebih cepat dibandingkan generatif.

  1. Menghasilkan Buah yang Banyak

Menggunakan perkembangbiakan vegetatif juga bisa memberi keuntungan karena selain tanaman yang akan lebih cepat berbuah, namun total buah yang dihasilkan dari perkembangbiakan vegetatif ini juga banyak sehingga akan memberi keuntungan bagi penanamnya sehingga bisa mendapatkan banyak manfaat buah buahan.

Related Post
  1. Memiliki Sifat keturunan Sama

Keuntungan berikutnya dari perkembangbiakan vegetatif adalah bisa memberikan sifat keturunan yang sama dengan induk. Sebagai contoh jika induk merupakan tanaman dengan buah yang manis serta warna bagus, maka tentunya akan menghasilkan anak yang sama seperti induk. Hal ini tentunya berbeda dengan perkembangbiakan generatif yang bisa menghasilkan anak atau penerus berbeda dengan induknya.

  1. Bisa Dilakukan Secara Kombinasi

Terkadang, pemilik tanaman juga menginginkan sifat yang berbeda beda untuk setiap tanaman yang ditanam. Agar bisa menghasilkan warna yang segar sekaligus manfaat buah buahan dengan rasa yang manis, maka perkembangbiakan vegetatif ini bisa cocok digunakan sebab akan menghasilkan sifat baik seperti yang diharapkan.

  1. Menghasilkan Tumbuhan Baru

Seperti perkembangbiakan secara generatif, perkembangbiakan secara vegetatif juga bisa menghasilkan tanaman atau tumbuhan yang baru seperti manfaat bunga begonia. Stek yang merupakan salah satu perkembangbiakan vegetatif buatan ini bisa menghasilkan tumbuhan baru yakni dengan cara memotong bagian tumbuhan kemudian langsung ditanam pada tanah.

  1. Tumbuhan Tumbuh Lebih Pendek

Mencangkok yang merupakan salah satu perkembangbiakan vegetatif buatan dengan cara mengupas kulit batang lalu dibungkus dengan tanam humus seperti jeruk, rambutan, apel, nangka, jambu dan beberapa tanaman lainnya bisa memberikan keuntungan berupa ukuran tinggi tanaman yang lebih pendek jika dibandingkan dengan perkembangbiakan generatif. Hal ini tentunya sangat berguna bagi pemilik agar bisa panen lebih mudah sekaligus tidak membutuhkan lahan yang luas untuk menanam serta tidak membutuhkan manfaat tanah subur agar bisa tumbuh.

  1. Tingkat Keberhasilan Tanam Lebih Tinggi

Menggunakan perkembangbiakan vegetatif khususnya buatan seperti merunduk, mencangkok, stek dan okulasi nantinya juga bisa membuat tingkat keberhasilan tanam tumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan perkembangbiakan generatif sehingga tanaman tersebut bisa diperbanyak dengan lebih cepat dan mudah.