11 Manfaat Rekreasi Bagi Tubuh Manusia

Rekreasi adalah kegiatan liburan yang harus dimanfaatkan setiap orang untuk mendapatkan berbagai manfaat kesehatan maupun edukasi. Orang yang tidak pernah melakukan rekreasi akan mengalami stress berat, sebaliknya dengan melakukan rekreasi kita terhindar dari depresi akibat kesedihan atau tekanan pekerjaan. Rekreasi banyak bentuknya, dari tamasya ke pusat perbelanjaan, bioskop, teater, taman dan banyak lagi. Rekreasi pada dasarnya ditujukan untuk melepas kelelahan selama hari kerja. Berikut ini adalah berbagai manfaat yang bisa diperoleh dari melakukan refleksi bersama keluarga atau orang-orang terdekat, sebagai berikut :

1. Fungsi sarana sosialisasi

Dalam rekreasi, baik di tujuan taman atau pusat perbelanjaan, Anda sedang membangun relasi dengan orang-orang di sekitar Anda. Walaupun ada juga orang-orang asing yang tidak anda kenal, pada saat itu sedang ada interaksi langsung yang melatih kemampuan sosial di dalam dunia pekerjaan. Misalnya, pada saat berbicara dengan kasir, barista, pelayan atau penjaga counter, suatu negosiasi atau interaksi akan meningkatkan kemampuan sosialisasi dengan teman anda yang sebenarnya.

2. Anak menjadi mandiri

Jika anda melakukan rekreasi dengan anak-anak, hal ini akan memacu anak menjadi seorang yang mandiri. Misalnya saja pada saat mengantre tiket bioskop, anak dilatih untuk mandiri dan tidak merengek pada orangtuanya. Semakin sering melakukan rekreasi, anak bisa melihat bagaimana cara orangtua mereka mengatasi masalah dan bagaimana alam memperlakukan manusia. Anak-anak akan membentuk rasa percaya diri, mandiri, serta peduli dengan lingkungan sekitarnya.

3. Mempererat hubungan keluarga

Jika anda melakukan kegiatan rekreasi dengan keluarga, tentu saja hal ini bisa membantu mempererat hubungan dengan keluarga. Dengan rekreasi, ada komunikasi di antara anggota keluarga serta kegiatan-kegiatan yang memicu untuk saling memecahkan masalah bersama.

Sebuah penelitian yang tercatat pada Science Journal di tahun 1986, Kaiser menganalisa dari 390 pegawai pabrik baja yang mengambil waktu liburan untuk 13 minggu kembali bekerja dengan semangat baru dan lebih menikmati hidup mereka bersama pasangan dan anak-anak mereka.Jika Anda sering melakukan kegiatan rekreasi dengan keluarga Anda, maka hal ini akan meningkatkan hubungan Anda dengan keluarga Anda.

4. Mempererat hubungan pertemanan

Sementara itu, jika Anda melakukan rekreasi dengan kerabat dan teman-teman Anda, maka Anda sebenarnya sedang meningkatkan kualitas hubungan dengan teman Anda. Setiap kali bercengkrama dengan teman Anda, terdapat komunikasi dua arah dan pada waktu-waktu tertentu Anda bisa saling bertukar pikiran tentang ide-ide maupun kebahagiaan.

5. Membuat kenangan indah bersama orang tercinta

Dari sisi psikologis, pada saat melakukan rekreasi Anda akan mengingat tempat-tempat yang sebelumnya tidak pernah Anda lihat, atau jarang Anda lihat. Misalnya daerah pegunungan, pantai, bukit, atau perkebunan. Dengan mengalihkan kehidupan dari kepadatan kota, kita sedang membangun suatu memori tak terlupakan bersama orang-orang tercinta.

Suatu teori mengatakan bahwa sesuatu yang jarang Anda lihat akan lebih berkualitas dalam memori, ketimbang dengan hal-hal yang biasa dilihat. Ketika kita membentuk memori-memori baru selama melakukan rekreasi dengan orang tercinta, kita akan lebih memikirkan keluarga, pasangan, atau sahabat kita dan jadi mempedulikan mereka.

6. Melepas ketegangan dan stress

Ketika melakukan rekreasi, mata kita melihat pemandangan-pemandangan baru dan barang-barang yang bisa meningkatkan kebahagiaan hati kita. Suatu penelitian dilakukan di departemen Psikologi Universitas Tel Aviv, dua ahli bernama Mina Westman dan Dove Eden memberitahu hasil penelitiannya pada 76 pegawai yang ditemukan adanya penurunan perasaan tertekan dan stress secara signifikan karena melakukan rekreasi pada saat liburan. Adanya rasa senang dan bahagia itu akan meningkatkan produktivitas kerja serta kualitas Anda dalam masyarakat.

7. Sekaligus berolahraga

Selagi berekreasi, sebenarnya Anda juga banyak melakukan aktivitas fisik seperti manfaat berjalan kaki, berlari, dan gerakan tubuh lainnya. Gerakan ini merupakan bentuk olahraga ringan yang sangat mempengaruhi kesehatan Aanda. Bahkan biasanya kegiatan rekreasi dilakukan selama seharian, yang juga meningkatkan taraf gerakan fisik Anda yang berguna untuk memperlancar aliran darah Anda.

8. Membuat waktu yang berkualitas

Dibandingkan harus melakukan kegiatan tidak jelas saat liburan, rekreasi akan membuat anda mendapatkan waktu yang berkualitas untuk mengisi liburan. Rekreasi bisa dilakukan dengan pergi ke tempat-tempat bersejarah, menikmati pemandangan alam, berbelanja, mempelajari alam dan sebagainya. Setelah pulang dari rekreasi liburan, pasti akan mendapatkan inspirasi-inspirasi baru yang lebih segar dan berkualitas.

9. Sarana edukasi

Tentu saja, rekreasi juga merupakan sarana edukasi bagi anak-anak maupun orang dewasa. Anak-anak yang sering diajak liburan akan terus merangsang rasa ingin tahunya dan kreativitas dalam memecahkan masalah. Bahkan dengan rekreasi, anak-anak akhirnya melihat sesuatu yang tidak pernah mereka lihat dan pelajari biasanya di sekolah.

Tujuan rekreasi yang edukatif misalnya museum, kebun binatang, cagar alam atau suaka margasatwa. Dengan melihat binatang-binatang, mereka menjadi lebih peduli dan ingin tahu dengan keberadaan makhluk-makhluk tersebut. Sedangkan untuk orang dewasa, kita bisa melihat berbagai keindahan alam dan inspirasi untuk pekerjaan kita. Dengan melihat sesuatu yang tidak pernah kita lihat sebelumnya, kita akan mempelajari bagaimana caranya berinovasi.

10. Memiliki umur yang lebih panjang

Penelitian dilakukan di Amerika dengan mengambil sampel hingga 749 wanita berumur 45-64 tahun. Mereka diberi waktu liburan beberapa lama. Pada hasilnya, mereka bisa hidup lebih nyaman dan santai sehingga menurunkan resiko terkena serangan jantung.

Kematian pada umumnya disebabkan oleh penyakit-penyakit kronis yang sebenarnya disebabkan oleh stress dan tekanan yang berkelanjutan. Rekreasi dapat mengurangi depresi yang anda rasakan. Alam terbuka memberikan udara segar yang menghapus lara atau tekanan yang membuat susah. Maka, dianjurkan bagi para pekerja aktif untuk berkala mengambil liburan sejenak dan tidak usah terlalu terikat dengan pekerjaan hingga, mengambil waktu liburan untuk bekerja.

11. Menambah intelektual

Seorang ilmuwan bernama James Sands dari South Coast Institute melakukan penelitian terhadap 112 wanita yang berusia 65-92 tahun. Penelitian itu memberi kesimpulan bahwa ada hubungan antara rutinitas harian dengan penurunan fungsi otak. Semakin besar usia hidup anda, semakin besar kemungkinan terkena penyakit pikun.

Namun demikian, hal ini bisa dicegah dengan rekreasi berkala pada saat liburan. Manfaat rekreasi bisa membangun suatu kerja otak dan intelektual yang bisa menurunkan kecenderungan pikin pada usia 60 tahun ke atas. Dengan rekreasi, pikiran Anda terangsang untuk terus berpikir kreatif dan inovatif.

, ,
Post Date: Monday 11th, January 2016 / 05:07 Oleh :
Kategori : Kesehatan