Sponsors Link
     Sponsors Link

7 Manfaat Magnesium bagi Tubuh

Sponsors Link

Magnesium merupakan salah satu mineral penting yang berperan dalam kesehatan tulang, jantung dan sistem metabolisme tubuh. Beberapa fungsi metabolisme tubuh yang berkaitan dengan magnesium meliputi sintesa protein, fungsi saraf dan otot, mengatur kadar glukosa darah, dan juga mengontrol tekanan darah. Magnesium dapat diperoleh dari sumber makanan sehari-hari dan juga dari beberapa jenis suplemen. Tubuh manusia dewasa memiliki magnesium sebesar 25 gram, di mana 50% sampai 60% diantaranya berada di dalam tulang dan sisanya berada di dalam sel jaringan lunak.

Kurang dari 1% magnesium berada dalam peredaran darah setiap orang. Kadar magnesium di dalam tubuh secara otomatis telah dijaga jumlahnya oleh ginjal. Jika kadar magnesium dalam tubuh berlebih maka ginjal akan melakukan pembuangan magnesium bersamaan dengan urin. Sebaliknya, jika kadar magnesium di dalam tubuh kurang, secara otomatis ginjal akan mengurangi pengeluaran magnesium dari dalam tubuh. Magnesium merupakan salah satu jenis nutrisi terbanyak ke-11 di dalam tubuh manusia. Magnesium yang berbentuk ion sangat berguna untuk pembentukan komponen polifosfat, seperti ATP, DNA, dan juga RNA. Jika dikecap dengan lidah, magnesium akan terasa asam. Biasanya, magnesium akan ditambahkan dalam minuman isotonik sehingga rasanya menjadi sedikit asam.

Manfaat Magnesium bagi Tubuh

Magnesium memiliki peranan penting untuk menjaga kesehatan tulang. Selain itu, magnesium juga memiliki peran untuk menjaga kesehatan jantung. Kekurangan magnesium memang tidak akan berdampak langsung pada gangguan kesehatan seperti gangguan jantung dan kerusakan tulang. Namun, jika asupan magnesium ke dalam tubuh kurang, tubuh akan lebih beresiko terkena osteoporosis dan juga gangguan jantung.

Lalu, apa saja manfaat dari magnesium bagi tubuh manusia?

1. Menjaga Kesehatan Tulang

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, magnesium merupakan salah satu jenis mineral dengan jumlah terbanyak berada di dalam tulang. Sebanyak 50% hingga 60% magnesium dalam tubuh berada di bagian tulang. Di dalam tubuh, magnesium akan mengatur kadar kalsium, vitamin D, tembaga, dan juga seng sehingga kepadatan tulang akan selalu terjaga. Alhasil, penyakit osteoporosis dapat dicegah.

2. Mencegah Resiko Diabetes Tipe 2

Salah satu penelitian yang dilakukan oleh studi Kohort Prospektif menyebutkan bahwa magnesium memiliki peranan penting untuk menurunkan resiko penyakit diabetes tipe 2. Bagaimana bisa? Magnesium ternyata dapat mempertahankan homeostasis glukosa serta mengatur sekresi dan sensitivitas insulin. Dengan kinerja seperti itu, magnesium dapat mencegah penyakit diabetes tipe 2 di dalam tubuh. Bahkan, bukti epidemiologi menyatakan bahwa melakukan diet dengan magnesium terbukti dapat mencegah penyakit diabetes tipe 2.

3. Mencegah Gangguan Jantung

Mengkonsumsi magnesium dalam dosis yang dianjurkan terbukti dapat mencegah gangguan kardiovaskuler. Magnesium dapat mencegah tekanan darah tinggi sehingga mencegah kerusakan pembuluh darah arteri yag menjadi biang munculnya penyakit jantung koroner. Magnesium juga terbukti mampu mencegah aritmia, yaitu gangguan irama jantung yang tidak normal. Untuk menjaga kesehatan jantung, Anda dapat mencukupi kebutuhan magnesium sebanyak 100 mg/hari.

4. Mencegah Konstipasi

Konstipasi atau sembelit merupakan gangguan pencernaan yang menyebabkan kesulitan buang air besar. Konstipasi juga menjadi faktor pendorong timbulnya penyakit wasir atau ambeien. Untuk mencegah konstipasi, Anda dapat mencukupi asupan magnesium ke dalam tubuh. Magnesium dapat melemaskan otot-otot usus sehingga membangun ritme yang halus di dalam pencernaan. Selain itu, magnesium juga memiliki kemampuan untuk menarik air sehingga dapat digunakan untuk melembutkan tinja agar lebih mudah dikeluarkan oleh tubuh.

5. Membantu Kinerja Enzim

Sel-sel tubuh manusia memiliki peranan penting, salah satunya untuk menghasilkan energi yang digunakan untuk melakukan berbagai aktifitas. Proses untuk menghasilkan energi yang dilakukan oleh sel-sel tubuh tersebut melibatkan kinerja enzim dengan urutan yang tidak dapat diubah-ubah. Magnesium akan mendukung kinerja enzim untuk menghasilkan energi atau menjalankan fungsi lainnya. Karena itu, Anda harus waspada apabila tubuh Anda cepat lelah. Bisa jadi tubuh Anda kekurangan energi yang diakibatkan kurang pasokan magnesium sehingga membuat enzim tidak bisa membantu kinerja sel untuk menghasilkan energi.

6. Mencegah Depresi

Dalam susunan saraf manusia terdapat membran-membran yang memiliki reseptor untuk mengatur keluar masuknya pesan ke dalam sel-sel saraf tersebut. NMDA merupakan salah satu jenis reseptor yang berada di dalam otak manusia. NMDA merupakan salah satu reseptor yang mengatur tingkat depresi seseorang. Di dalam kinerjanya, NMDA membutuhkan magnesium untuk menjalankan fungsinya sebagai reseptor. Dengan kata lain, magnesium memiliki peranan penting untuk mencegah seseorang dari gangguan depresi. Makin kurang kadar magnesium dalam tubuh, maka akan makin besar resiko seseorang untuk terkena depresi.

7. Manfaat Lainnya

Selain keenam fungsi yang telah disebutkan di atas, magnesium masih memiliki segudang manfaat lain bagi tubuh. Magnesium berfungsi untuk mencegah resiko penyakit stroke, mencegah asma, mengobati nyeri punggung dan kram, menghasilkan kolagen, menyerap mineral makanan, mencegah sakit kepala sebelah atau migrain, membantu sistem metabolisme, dan mencegah gangguan pencernaan.

Sumber Makanan yang Mengandung Magnesium

Magnesium merupakan salah satu nutrisi yang sangat penting untuk menjaga kekuatan tulang dan juga untuk mencegah berbagai jenis penyakit. Untuk memperoleh magnesium, Anda bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak magnesium atau mengkonsumsi suplemen yang juga megandung magnesium. Berikut ini beberapa jenis makanan yang mengandung banyak magnesium :

sponsored links
  • Alpukat. Manfaat alpukat merupakan salah satu jenis buah yang kaya akan kandungan magnesium. Kandungan magnesium dalam buah alpukat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung.
  • Rempah-rempah. Selain buah, rempah-rempah teryata juga mengandung banyak magnesium. Selain untuk menambah cita rasa masakan, rempah-rempah juga baik untuk meningkatkan kadar magnesium dalam tubuh. Serai dan kemangi merupakan dua jenis rempah-rempah yang kaya akan magnesium. Karena itu, mulai sekarang jangan ragu untuk menambahkan serai dan kemangi dalam menu masakan Anda.
  • Susu. Susu merupakan minuman sehat yang kaya akan magnesium. Selain susu, beberapa jenis makanan olahan susu juga baik untuk meningkatkan asupan magnesium, di antaranya yogurt dan keju.
  • Labu. Labu merupakan salah satu jenis buah yang paling kaya akan kandungan magnesium.
  • Tomat. Selain labu dan alpukat, manfaat tomat merupakan salah satu jenis buah yang kaya akan kandungan magnesium. Karena itu, mulai sekarang konsumsilah tomat agar memperoleh manfaat magnesium darinya. Selain kandungan magnesium, tomat juga kaya akan vitamin A dan juga antioksidan yang baik untuk kesehatan mata dan mencegah penyakit yang timbul akibat radikal bebas.
  • Ikan. Hampir semua jenis ikan mengandung banyak magnesium. Selain kaya akan magnesium, ikan juga kaya akan protein hewani yang baik untuk kesehatan. Berbagai jenis ikan laut juga kaya akan omega 3 yang baik untuk menjaga kesehatan jantung.
  • Kacang-kacangan. Kacang-kacangan merupakan makanan yang kaya akan magnesium. Selain itu, kacang-kacangan juga kaya akan protein nabati yang baik sebagi cadangan energi. Beberapa jenis kacang-kacangan yang kaya akan megnesium di antaranya kacang almond, kacang kenari, kacang tanah, kacang mete, dan kacang kedelai.
  • Sayuran Hijau. Sayuran hijau selain kaya akan serat ternyata juga kaya akan kandungan magnesium. Beberapa jenis sayuran hijau yang kaya akan magnesium di antaranya bayam, brokoli, dan selada.
  • Biji-bijian. Biji-bijian salah satunya biji bunga matahari merupakan makanan yang kaya akan magnesium. Mengkonsumsi sebanyak satu cangkir biji-bijian dapat memenuhi 100% kebutuhan magnesium dalam satu hari.
  • Makanan pencuci mulut. Beberapa jenis makanan pencuci mulut yang terasa manis seperti permen, puding, dan coklat, merupakan makanan yang banyak mengandung magnesium. Karena itu, jangan pernah menyepelekan makanan pencuci mulut.

Itulah beberapa jenis makanan yang kaya akan kandungan magnesium. Selanjutnya, kita perlu mengetahui berapa dosis magnesium yang dibutuhkan oleh tubuh kita.

Dosis Magnesium yang Disarankan

Dosis magnesium yang dibutuhkan setiap orang ternyata berbeda, biasanya jumlahnya akan bergantung pada usia, jenis kelamin, dan juga kondisi tubuh.

  • Pria yang berusia 19 sampai 30 tahun membutuhkan magnesium sebanyak 400 mg/hari.
  • Pria dengan usia 31 tahun ke atas membutuhkan magnesium sebanyak 420 mg/hari.
  • Wanita dengan usia 19 sampai dengan 30 tahun membutuhkan magnesium sebanyak 310 mg/hari.
  • Wanita dengan usia 31 tahun ke atas membutuhkan magnesium sebanyak 320 mg/hari.
  • Untuk wanita hamil yang berusia 19 sampai 30 tahun membutuhkan magnesium sebanyak 350 mg/hari.
  • Untuk wanita hamil dengan usia 31 tahun ke atas membutuhkan magnesium sebanyak 360 mg/hari.

Itulah dosis magnesium yang disarankan untuk dipenuhi setiap harinya. Kekurangan magnesium dapat berakibat buruk pada kesehatan tubuh. Secara normal, ginjal memang akan mengatur pengeluaran magnesium dari dalam tubuh agar tubuh tidak kekurangan magnesium. Namun kekurangan magnesium dapat menyebabkan beberapa gangguan seperti anorexia, sikap apatis, merasa bingung, mudah lelah, sulit tidur, kram otot, menurunnya daya ingat, detak jantung melemah, dan halusinasi.

Untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan manfaat magnesium ini, disarankan agar mengkonsumsi beberapa jenis makanan yang kaya akan kandungan magnesium. Hindarilah asupan suplemen yang mengandung terlalu banyak magnesium karena dapat membuat tubuh mengalami keracunan magnesium. Beberapa gejala yang menunjukkan tubuh memiliki kadar magnesium terlalu tinggi di antaranya perasaan senang yang berlebih, detak jantung kencang, napas melambat, tekanan darah rendah, otot melemah, dan rasa ngantuk berlebihan.

Konsumsilah magnesium sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Dalam kondisi yang ekstrim, kelebihan magnesium dapat menyebabkan koma bahkan kematian. Untuk itu, Anda dapat mengkonsumsi magnesium dengan mencukupi asupan sayur, buah, serta beberapa jenis makanan yang mengandung banyak magnesium. Jangan mengkonsumsi suplemen dengan kandungan magnesium yang terlalu tinggi tanpa anjuran dari dokter.

Advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Tuesday 09th, February 2016 / 09:04 Oleh :
Kategori : Nutrisi